Bogorpolitan – Nanggung,
Laporan : M. Ilyas
Bentuk komitmen dengan dasar transparansi PT. Aneka Tambang (Antam) Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, dalam mengakomodir setiap usulan masyarakat Kecamatan Nanggung. Terlebih dahulu harus melalui agenda Musyawarah Pemberdayaan Masyarakat Desa (Muspemasdes).
Muspemasdes yang digelar ditingkat Desa, guna merumuskan semua usulan menjadi skala prioritas PT. Antam Tbk UBPE Pongkor merealisasikannya dalam bentuk Corporate Social Responsibility (CSR).

Hal itu disampaikan Gold Mining Corporate Social Responsibility (CSR) Specialist PT. Antam Tbk UBPE Pongkor, Rohyan, dalam diskusi santai di Gazebo Ketua Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Nanggung Jani Nurjaman, Minggu 22/01/2023.
“Semua usulan masyarakat yang terserap di Muspemasdes menjadi prioritas kami, termasuk apa yang diusulkan para Pemuda, Pt. Antam Tbk UBPE Pongkor berkomitmen apa yang di usulkan Muspika, para Kepala Desa dan UPT melalui program Muspemasdes,” terang Rohyan.
Keterangan Rohyan di benarkan oleh Ketua
Apdesi Kecamatan Nanggung Jani Nurjaman, yang baru pulang dari kunjungan Study Tiru ke Desa Pujon Kidul Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang di pasilitasi Pt. Antam Tbk UBPE Pongkor.
“Semua usulan telah direalisasikan oleh Pt. Antam Tbk UBPE Pongkor, kami menampung semua yang mejadi usulan masyarakat, termasuk didalamnya usulan para Pemuda dan setiap rapat kita undang,” katanya.
Menurut Jani Nurjaman, komitmen PT. Antam Tbk yang baru saja direalisasikannya dengan memfasilitasi Sebelas Kepala Desa (Kades) berserta Badan Permusyawaratan Desa (BPD)nya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nanggung dalam kegiatan Study Tiru ke Jatim.
“Kegiatan ini kita beri tema “Strategi Memanfaatkan dan Meningkatkan potensi Desa Menuju Desa Mandiri”. Kegiatan Study Tiru berlangsung selama 5 Hari di Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur.
Mulai Hari Selasa sampai Sabtu tanggal 17 hingga 21 Januari 2023, dipasilitasi oleh Pt. Aneka tambang Tbk UBPE pongkor. Selain para Kades dan BPD juga Forkopimcam turut serta UPT Pendidikan dan Kesehatan,” beber Jani Nurjaman.
Kegiatan yang dilakukan Jani Nurjaman dan Rombongan dalam Study Tiru di Desa Pujon Kidul, untuk melihat langsung system management pengelolaan Dana Desa di wilayah tujuannya yang menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes) mencapai 2,4 Milyar Rupiah pertahun.
“Study Tiru ini yang lebih utama melihat dari dekat, pengelolaan Desa Wisata Pujon Kidul Kabupaten Malang, salah satunya adalah pengelolaan Dana Desa. Potensi wisata dan manajemen Bumdesnya, dimana desa ini sudah mampu menghasilkan PADes sampai Rp. 2,4 milyar pertahun,” katanya.
Selain dari sisi keberhasilan, Jani Nurjaman juga memperdalam pemahaman tentang bagaimana mencari solusi ketika muncul permasalahannya.
“Ini juga dilakukan untuk meningkatkan harmonisasi Pemerintahan Desa, juga memperdalam pemahaman tentang menggali potensi dan memecahkan masalah yyang dihadapi Desa untuk kemajuan Desa kedepan terutama disektor peningkatan Ekonomi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jani Nurjaman serta Rombongan mengucapkan Terimakasihnya kepada PT. Antam Tbk UBPE pongkor, yang telah memfasilitasi Study Tiru ke Jatim.
“Jadi, dari hasil studi tiru ini ketika kami pulang maka kami bisa mengelola potensi alam yang ada, sehingga kami dapat mengimplementasikan apa yg kami lihat, dan kami dengar, agar kami dapat menjadikan desa lebih maju untuki kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. [And]






