Laporan : Sandi ||
Redaktur : Eka Rufa
Cianjur – BogorPolitan.com,
Sempat ramai di linimasa media elektronik, cetak dan media sosial, terkait adanya penemuan ladang ganza di area perhutani tepatnya di bukit Gunung Karuhun yang berlokasi Kampung Pasir Leneng, Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Selasa (28/06/2022) kemarin.
Menyikapi hal tersebut, Polres Cianjur bersama Perhutani akan mengadakan operasi gabungan sisir keberadaan tanaman ganza yang ada di hutan milik perhutani tersebut.
Kepada wartawan, Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan menyampaikan, menindak lanjuti adanya temuan ladang ganza di area perhutani kemarin, tentunya kami (Pihak Kepolisian) akan mengadakan operasi gabungan antara Polres Cianjur dan Perhutani Cianjur Jawa Barat.
“Agenda tersebut kita lakukan berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Perhutani Cianjur Jawa Barat hari ini Kamis 30 Juni 2022, untuk mengantisipasi adanya tanaman ganza yang ditanam di lahan Perhutani, ” kata Doni di lobi Mapolres Cianjur usai melakukan koordinasi dengan pihak perhutani.
Seperti kita ketahui bersama, lanjut Doni, Perhutani di Jawa Barat itu cukup banyak tidak hanya di Cianjur saja. Sehingga perlu dilakukan antisipasi dengan melaksanakan operasi gabungan yakni menyisir lokasi di wilayah Perhutani Campaka, apakah masih ada tanaman ganja yang belum diamankan yang terkendala dengan situasi dan medan.
“Tujuan dari agenda operasi gabungan ini, kita ingin memastikan semua tanaman ganza clear tidak ada tanaman ganja yang tersisa, ” tuturnya.
Masih dikatakan Doni, operasi gabungan ini akan dilakukan tidak hanya di lokasi yang kemarin saja, melainkan dalam pelaksanaannya nanti akan meyisir lokasi – lokasi yang lain.
“Artinya Polres Cianjur bersama Perhutani bersinergi melakukan pencegahan adanya penanaman ganza di wilayah hukum Polres Cianjur Polda Jabar ini khususnya, ” ucapnya.
Terakhir Doni menyampaikan, bahwa benar adanya keberadaan tanaman ganza tersebut memang berada di wilayah/lahan Perhutani.
“Tanama ganza yang kita temukan memang benar berada lahan Perhutani dengan luas lebih kurang 10 Hektar, namun keberadaan tanaman tersebut tidak di satu titik melainkan terpisah-pisah,” tutupnya.






