Eka Rufa ||
BogorPolitan.com – Cianjur,
Pedagang domba yang banyak yang mengeluh hal tersebut dikarenakan turunnya daya beli masyarakat di pasar domba Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalong kulon Kabupaten Cianjur, Selasa (19/08/2025).
Pasar domba di Cikalongkulon buka dalam seminggu cuma dua hari, yaitu hari selasa dan sabtu. Dalam transaksinya bandar domba yang datang bukan dari kawasan Cianjur saja ada pula yang dari Cariu, Jonggol yang notabenenya masuk ke Kabupaten Bogor.
Diantara salah satunya pedagang domba, Asep warga Caringin Cianjur memaparkan, pada saat ini hancur harga domba yang di sebabkan bulan safar juga di cuaca yang membuat domba riskan terkena penyakit.
Di samping itu pula para pembeli menurun daya belinya, kami para pedagang harga domba di tawar konsumen rendah. Dari kalkulasi kami turunnya mencapai dua persen dari harga normal. Dua persen itu dihitung global dari coz bensin dan lain-lain.
Asep masih menambahkan, “Dari pada domba kami tidak laku ya terpaksa kami mengikuti harga daya beli dari konsumen, biarlah walaupun sangat tipis untungnya,” tutupnya dengan wajah lesu.***






