Forecast Kabupaten Bogor Dorong Solusi Masalah Kemacetan Leuwiliang – Bogor

0
426 views

BogorPolitan – Leuwiliang

Polemik kemacetan jalur lalu lintas Leuwiliang – Bogor, menjadi persoalan serius bagi semua pihak, hal itu mengundang keprihatinan tersendiri dari Forum Perencanaan & Percepatan Strategi Penataan Daerah Persiapan Otonomi (FORECAST) Kabupaten Bogor, dengan mendorong Pemerintah Kabupaten untuk segera merealisasikan Pembangunan Jalan Lingkar Galuga – Atang Sanjaya (ATS).

Solusi mengurai kemacetan yang didorong oleh Forecast disampaikan oleh juru bicaranya Ki Jalu melalui wawancara dengan BogorPolitan.com, Senin, 13/12/2021, di Kantor ATR BPN Wilayah Bogor Barat – Leuwiliang.

“Sebetulnya rencana Pemda Kabupaten Bogor membuat jalur jalan lingkar Galuga – Atang Sanjaya, Forecast akan mendukung secepatnya agar dapat terealisasikan, karena itulah jalan yang efektif dalam mengurai kemacetan yang ada di Wilayah Bogor Barat,” terangnya

Menurut Ki Jalu, Jalan Lingkar Galuga – Atang Sanjaya yang akan dibangun sangat lebar, hingga dapat mengurai 12 titik kemacetan yang ada di Wilayah Kabupaten Bogor bagian Barat.

“Jalur itu yang menurut rencana lebih lebar, mengingat jalan itu sangat urgent kebutuhan nya bagi masyarakat, dengan kondisi saat ini yang mendesak, terlebih pada hari libur, sabtu dan minggu, total titik kemacetan ada 12, kemudian jika di urai lagi ada 6 titik, posisinya hampir semua di setiap pertemuan jalan antara Kabupaten dan Nasional, sangat macet, satu satunya solusi yaitu tadi segera dibuat kan Jalan Lingkar Galuga – Cijujung – Lapangan Tembak – Ciampea hingga Atang sanjaya,” urainya.

Pada kesempatan yang sama, Ki Jalu juga menyoroti Jalan Nasional yang berlubang, yang menjadi kewenangan Pusat.

“Menyikapi jalan Nasional yang banyak bolong – bolong karena kewenangan nya ada di pusat, bukan ada di Daerah, itu yang kadang menjadi polemik juga,” katanya.

Ki Jalu melanjutkan, “Ada beberapa yang mengakomodir, yang memang sangat dibutuhkan, baik itu sebagai jalan tikus, atau jalan alternatif maupun sarana pendukung lainnya dengan progres yang baik, dari program Samisade dengan tujuannya bagaimana sarana pendukung, terutama jalan – jalan Desa itu dilalui masyarakat,” pungkasnya. (Ipay).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini