Bupati Bogor Siapkan Rumah Tetangga Presiden, Rusun Paspampres Dikebut Tanpa Drama

0
42 views

Bogorpolitan.com, Bogor

Kalau urusan keamanan Presiden, Kabupaten Bogor tak mau pakai rem tangan. Bupati Bogor Rudy Susmanto menunjukkan keseriusannya dengan menggelar audiensi pembangunan Rumah Susun (Rusun) untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Rabu (7/1/2026), di Ruang Soekarno-Hatta. Nama ruangannya saja sudah nasionalis, apalagi agendanya.

Tak cukup hanya rapat sambil duduk manis, Bupati Rudy langsung turun ke lapangan.

Bersama Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan dan jajaran Paspampres, ia meninjau lokasi calon Rusun di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang.

Lokasinya strategis, persis di sebelah Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN). Cocok tetangga pintar, penjaganya sigap.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rudy menegaskan bahwa Pemkab Bogor siap pasang badan demi kelancaran pembangunan rumah dinas prajurit Paspampres.

“Kalau negara sudah butuh, pemerintah daerah dan pusat harus kompak. Tidak usah hitung-hitungan untung rugi. Paspampres butuh rumah dinas? Kami fasilitasi, administrasi kami kebut,” ujar Rudy, tegas tapi santai.

Pemkab Bogor bahkan rela “mengikhlaskan” lahan milik daerah seluas sekitar satu hektare untuk diserahkan ke pemerintah pusat.

Konsekuensinya, rencana pembangunan gelanggang olahraga di lokasi tersebut resmi dicoret dari papan rencana. Ganti lapangan olahraga, jadilah hunian pasukan elite.

Proses serah terima Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) kini tinggal menunggu garis finis. Bupati Rudy optimistis, semua urusan perizinan dan administrasi bakal beres paling lambat minggu depan.

“Kami dukung penuh agar pembangunan Rusun Paspampres bisa langsung gas, tanpa hambatan administratif,” katanya.

Rudy juga menepis anggapan bahwa penyerahan lahan ini akan mengurangi aset daerah. Menurutnya, ini bukan kehilangan, melainkan bentuk kerja sama.

“Ini bukan pengurangan aset, tapi perpanjangan tangan pemerintah pusat. Kalau pusat minta dukungan, Bogor siap kasih yang terbaik,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan, Sri Haryati, mengungkapkan bahwa pembangunan Rusun Paspampres bersama Rusun Kopassus menjadi program prioritas pemerintah pusat tahun 2026.

Dukungan Pemkab Bogor dinilai krusial, terutama soal kesiapan lahan dan kesesuaian tata ruang.

“Ini bentuk perhatian khusus Pak Menteri agar pasukan pengamanan Presiden mendapatkan hunian yang layak. Saat ini kami masih melakukan survei lokasi dan koordinasi teknis, termasuk dengan Pemkab Bogor,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini