BogorPolitan – Kota Bogor,
Laporan : Dharmawan ||
Yayasan Insantama Cendikia yang mewadahi 3 Unit Lembaga Pendidikan Islam Terpadu yaitu SDIT, SMPIT dan SMAIT, laksanakan kegiatan bertajuk Insantama Momen Spesial (IMS) di Braja Mustika Convention Senter pada Kamis (23/6) lalu.

IMS dilaksanakan diakhir masa belajar bagi siswa kelas 6, kelas 9 dan 12 yang juga sebagai bentuk Tasyakuran .
Tersebut disampaikan Humas Manajemen Insantama Bogor Eko Agung. “Selama 2 tahun kemaren kita off, disekolah melaksanakan hybird kini Bogor sudah level 1, sudah ada ijin dari Polsek juga dari pihak gedung jadi sudah aman. Ini puncak pembelajaran bagi anak-anak yang sudah selesai sekolahnya bagi siswa Kelas 6 SDIT, kelas 9 SMPIT dan kelas 12 SMAIT. Acara ini sebagai bentuk Tasyakuran, Alhamdulillah dapat dilaksanakan secara Offline (tatapmuka) dengan tetap menerapkan Proses,” jelas Agung panggilan dari Eko Agung.
Acara yang mengambil Tema “Menuju Pribadi Para Juara dan Pemimpin Sejati Ansharullah” dilaksanakan dengan 2 sesi. Sesi pertama yang sedang berlangsung saat ini bagi SDIT Insantama hingga Pk. 11.00 WIB kemudian Pk. 13.00 sesi ke 2 Insantama Spesial Momen bagi SMPIT dan SMAIT.
Sejumlah 134 siswa kelas 6 SDIT Angkatan ke 16, 174 siswa kelas 9 SMPIT Angkatan ke 13 dan 154 siswa kelas 12 SMAIT Angkatan ke 10 dilepas dan diwisuda dengan prosesi adat Sunda Ki Lengser. Turut dihadiri Ketua Yayasan Insantama Ir. H. Muhammad Ismail Yusanto M.M. beserta Pengurus Yayasan, juga para Kepala Sekolah Insantama, Pengawas dari Dinas, Staf dan guru serta para orang tua siswa.
Agung mengatakan untuk prosesi wisuda juga diisi dengan kreatifitas seni dan kemampuan peserta didik mulai dari kelas 1 hingga kelas 5, sedang untuk tingkat SMP dan SMA hanya perwakilan saja yang tampil.
Masih kata Agung, semua siswa kami adalah sang juara jadi semua kita berikan penghargaan. Juga disampaikan pengumuman siswa berprestasi dan ucapan selamat kepada para juara yang telah menorehlan prestasi yang luar biasa.
Khusus bagi siswa terbaik dengan nilai tertinggi di ujian sekolah kita berikan reward berupa bebas SPP 1 tahun bagi rangking pertama dan bebas SPP 6 bulan bagi rangking ke 2 dan 3 bagi yang melanjutkan ke SMPIT dan SMAIT nsantama.
“Itu kita sampaikan secara personal kepada orang tua siswa yang anaknya peraih prestasi tersebut,” tegasnya.
Terkait lulusan SDIT dan SMPIT Insantama, Agung mengatakan 45 Persen melanjutkan di Insantama Bogor , sisanya ke Pondok atau ke sesama Sekolah Islam Terpadu (SMPIT dan SMAIT).
“Untuk lulusan SMAIT Insantama sudah ada yang diterima Perguruan Tinggi di Turki juga melalui jalur SNMPTN sudah lolos dibeberapa PTN seperti IPB dan lainnya, sementara jalur UTBK dalam proses,” ucapnya.
Agung mengutip sambutan Ketua Yayasan Ismail Yusanto bahwa kita akan memulai era baru setelah pandemi. Ucapan terimakasih dan rasa syukur terutama saat menjalani proses belajar selama pandemi. Hal tersebut telah mengajarkan banyak hal kepada kita semua dan kita dapat melewati dengan baik tanpa putus asa dan selalu semangat pantang menyerah. Beliau juga menyampaikan pesan penting untuk para juara yang akan melanjutkan pendidikan di jenjang selanjutnya yaitu agar para juara tetap menjadi anak yang sholih dan sholihah yang memiliki kepribadian islam.
“Beliau memotivasi dan mengingatkan para wisudawan untuk menyadari bahwa kelulusan bukanlah satu langkah akhir, āAda penambahan semangat belajar, penambahan semangat ibadah, tetap semangat,ā ucapnya mengutip sambutan Ketua Yayasan.
.






