Warga Sibanteng Gerudug PT. BAI, Karena Beroperasi di Malam Takbiran

0
1,040 views

BogorPolitan – Leuwisadeng,

Warga Desa Sibanteng gerudug pabrik PT. Bentonit Alam Indonesia (BAI) yang memproduksi tanah lempung yang di tepungkan, umumnya digunakan sebagai adsorben dalam proses pemurnian minyak dan lemak, yang dapat dimakan, karena diduga melakukan kegiatannya pada malam takbiran Iedul Adha, sehingga cukup mengganggu masyarakat setempat, Senin, 19/07/2021 di Kampung Lio Jambu.

Dalam keterangannya Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Sibanteng, Acep Nugraha, yang hadir dalam aksi masa tersebut menuturkan, datangnya warga kelokasi tersebut sebagai bentuk pengingat kepada pihak perusahaan.

“Berawal dari kegiatan masyarakat di Desa kita, malam takbiran yang kita laksanakan sesuai dengan prokes, berdasarkan info, di BAI tetap melaksanakan kegiatannya, mengingat warga Sibanteng ini mayoritas umat muslim, kami harapkan perusahaan dapat saling menghormati menghargai dihari raya ini, selain itu mayoritas karyawan nya 90 persen muslim, tentunya mereka juga ingin melaksanakan kegiatan takbiran, sholat iedul adha berjamaah bersama keluarga, makanya karena keresahan warga melihat perusahaan BAI ini terus melaksanakan kegiatan nya makan kami mohon kepada pihak perusahaan untuk diistirahatkan untuk sementara waktu,” terangnya.

“Mengingat ada warga yang datang ke MUI juga RW dengan menyampaikan keluhannya, agar mengistirahatkan karyawan nya untuk bisa melaksanakan takbiran dan sholat takbiran, penyembelihan hewan qurban, masa harus kerja juga,” Acep menambahkan.

“Ini terjadi sejak dulu, aksi ini murni dari masyarakat, Desa Sibanteng, yang punya 9 RW, Kampung jambu, spontan warga turun langsung kesini, dari gunung peuyeum, kawung Luwuk, dari semua mayarakat, atas dasar panggilan jiwa, sesama muslim,” terangnya.

Ditempat yang sama Kepala Desa Sibanteng H. Didin Hapiddudin, menyikapi warganya yang melakukan aksi dengan melakukan upaya negosiasi dengan pihak perusahaan, karena hanya ada miss komunikasi.

“Saya sudah upayakan dengan menegosiasikan dengan pihak pabrik, ini hanya perlu dibangun komunikasi saja, mulai malam ini pabrik diliburkan sampai dengan hari Rabu pagi, yang tadinya memang mengingat pertimbangan pabrik mungkin karena berberapa pertimbangannya awalnya tidak diliburkan hanya dikurangi jam kerja yang shift 3 hingga pukul 05 subuh, agar ada kesempatan buat karyawan melakukan sholat iedul adha.

Masih Kata Didin, “Shift satu yang biasanya masuk jam 08 menjadi pukul 10.00, karena masyarakat lingkungan dan jamaah masjid yang berjumlah 14 dan 8 musholla akan ada pergerakan demonstrasi ke PT Bentonit Alam Indonesia, kita dengan sigap mengatasi masalah ini jangan sampai timbul persoalan yang tidak diinginkan, sekarang sudah teratasi dan tidak terjadi masalah, sesuai permintaan masyarakat sudah dikabulkan oleh pihak perusahaan,” tegasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini