Bogorpolitan.com, Gunung Putri
Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kang Putra Mada, menyambut positif langkah besar PSI yang semakin menguat di kancah nasional, terutama setelah Ir. H. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia ke-7, resmi ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pembina Partai PSI SUPER Tbk. (1/2/2026)
Menurut Kang Putra Mada, kehadiran sosok yang sangat dicintai rakyat ini menjadi energi baru bagi PSI untuk tumbuh menjadi partai besar yang modern, kuat, dan berpihak pada rakyat, tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai kultural masyarakat.
“Ini adalah momentum bersejarah bagi PSI. Kehadiran Bapak Ir. H. Joko Widodo sebagai Ketua Dewan Pembina menjadi simbol harapan baru. Beliau adalah figur yang lahir dari rakyat biasa, pernah menjadi pengusaha kayu, lalu meniti jalan hingga menjadi Presiden Republik Indonesia ke-7. Ini adalah teladan bahwa siapa pun bisa memimpin negeri ini dengan kerja keras dan kejujuran,” ujar Kang Putra Mada.
Ia menegaskan bahwa PSI di tingkat daerah, khususnya di Kabupaten Bogor, dan lebih spesifik lagi di Kecamatan Gunung Putri, siap bergerak lebih aktif membangun basis kekuatan rakyat sambil tetap menjaga nilai budaya lokal.
“PSI harus tumbuh besar secara nasional, tetapi tetap membumi. Kami di Gunung Putri berkomitmen menjaga pesan budaya, kearifan lokal, dan nilai gotong royong. Politik bukan hanya soal kekuasaan, tapi juga tentang adab, etika, dan keberpihakan kepada masyarakat kecil,” tambahnya.
Kang Putra Mada juga mengajak seluruh kader dan simpatisan PSI untuk meneladani gaya kepemimpinan Presiden Jokowi yang sederhana, dekat dengan rakyat, serta konsisten bekerja untuk kepentingan bangsa.
“PSI harus menjadi partai masa depan, partai anak muda dan rakyat, yang berani maju, berani bersih, dan berani berpihak,” pungkasnya.
Dengan semangat baru ini, DPC PSI Kecamatan Gunung Putri optimistis PSI akan semakin kuat dan menjadi kekuatan besar dalam percaturan politik nasional, sekaligus tetap menjadi bagian dari denyut kehidupan masyarakat di daerah.






