Laporan : Dharmawan,
Bogorpolitan – Rancabungur ||
Bertempat di Politeknik Digital BOASH Indonesia Jl. Atang Senjaya KM. 02 Bantarsari Kec. Ranca Bungur Kabupaten Bogor, IKA PGKP IPB melaksanakan Pra Munas dan Reuni yang dibalut dengan kegiatan Khitanan Massal dan Penanaman Pohon Langka, Kamis (1/6).
Bendahara Panitia Willyudin Abdul Rasyid Dhani yang biasa disapa Ustad Dhani kepada awak media mengatakan bahwa Ikatan Alumni PGKP (Pendidikan Guru Kejuruan Pertanian) IPB dari angkatan ke 6 hingga angkatan ke 13 melaksanakan giat bhakti sosial di Kampus Boash ini yang kebetulan Pemilik Boash Muztahidin Al Ayubi Lulusan PGKP IPB Angkatan ke 6, karena itu kegiatan dipusatkan disini.
“Dalam Bhaksos kita memprioritaskan masyarakat yang ada disekitar Desa Bantarsari Bantarkemang Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor dengan Khitanan Massal dengan target sejumlah 100 orang dan ternyata ada sekitar 53 anak yang kita Khitan,” papar Ust. Dhani.
Para peserta khitan kita berikan seekor ayam bakakak, kue-kue dari Alumni dan Santunan uang sebesar Rp. 250 ribu.
Untuk dokter sunat kita bekerjasama dengan dokter dari Tangerang, tadinya mau libatkan RS. Islam ternyata alumni ada yang aktifis dokter yang biasa mengadakan khitanan massal, juga dibantu oleh Tenaga Medis dari Tim Borcess dan Boash.
Selain itu juga, sambungnya kami melaksanakan Penanaman Pohon langka sejumlah 200 bibit pohon diluas area 2 hektar yang akan dijadikan Pesantren Boash di Gg. Rukun arah Cimulang Rancabungur yang akan ditanam oleh Panitia dan para dosen PGKP IPB yang masih aktif sampai hari ini mendampingi kita dalam kegiatan alumni.
Pohon yang ditanam diantaranya Pohon Gaharu, Kamper, Campolay/Sawo Mentega/Alkesah, Lengkeng, Duren Musang King dan lain-lain.
“Tanggal 24 dan 25 Juni 2023 kita akan mengadakan Munas disini, sebelum melaksanakan kita kulonuwun pada masyarakat sekitar dengan berbagi dari hasil jerih payah kita, sebagai bentuk kebersamaan dengan bhaksos kepada masyarakat sekitar lingkungan,” ucapnya.
Harapannya pertama kita ingin keberkahan dari Allah SWT untuk kita semua juga untuk alumni dan PGKP supaya kompak selalu, saling support, saling menolong juga untuk membantu sosial kemasyarakatan dimasyarakat sekitar yang dimana kita reuni, ada alumni kita laksanakan bhakti sosial disitu.
Pini sepuh PGKP IPB Ahmad Parto Wiyoto menambahkan bahwa acara ini betul-betul bermanfaat, para alumni sudah beberapa kali mengadakan reuni tapi kali ini cukup fenomenal karena dibarengi dengan Munas IKA PGKP IPB, juga difasilitasi oleh salah seorang Alumni yang benar-benar sukses yaitu Muztahidin, semua menghargai beliau sebagai salah satu diantara teman-temannya yang sukses khususnya dibidang pendidikan.
“Ada juga alumni yang sukses dibidang bisnis, jabatan dan lain-lain tapi Pak Muz khusus menyelenggarakan fasilitas pendidikan saya kira wajib kita beri apresiasi dan mudah-mudahan ada yang lain yang bisa berprestasi paling tidak mendekati Pak Muz,” paparnya.
Ahmad Parto Wiyoto berharap semua bisa berkembang lebih baik, tetap berdo’a apa yang telah dicapai ini agar menjadi lebih baik agar lebih bermanfaat bagi semua, karena nomor 1 orang yang paling baik itu adalah orang yang bisa memberikan manfaat pada orang lain.
Sisi lain Abdul Rahman Kepala Desa Semplak Barat turut hadir dalam giat Khitanan Massal di Kampus Boash.
“Saya mengantar dan mendampingi warga yang turut dikhitan dalam Khitanan Massal ini, ada 19 anak warga Semplak Barat yang disunat dari total peserta 53 anak, Alhamdulillah saya sambut baik dan saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, dari masyarakat juga responnya baik sehingga Alhamdulillah kita dikasih target 20 anak untuk sunat kita bisa bawa 19 anak. Saya ucapkan terimakasih pada panitia penyelenggara yang sudah membantu warga kami,” ucap. Abdul Rahman






