BogorPolitan – Ciomas,
Dalam rangka mendukung persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas atau PTM Terbatas pemerintah berupaya terus melakukan Percepatan Vaksinasi Pelajar Tingkat SMP dan SMA sederajat atau Usia 12 – 17 tahun.
SMPN 3 Ciomas yang berada diwilayah Desa Kota Batu Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor melaksanakan Percepatan Vaksinasi Pelajar, Senin (20/9).

Hadir turut memantau dalam giat tersebut Camat Ciomas Chairuka Judhianto, Kades Kota Batu Ratna Wulansari yang didampingi Kepala SMPN 3 Ciomas Hj. Sulastri.
Kepada awak media, Sulastri Kepala SMPN 3 Ciomas yang didampingi Waka Kesiswaan Kristin mengatakan hari ini kami bekerjasama dengan Puskesmas Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas dan Pemerintah Desa Kota Batu melaksanakan Vaksinasi Covid 19 Dosis Pertama Vaksin jenis Pfizer bagi sejumlah 1025 siswa-siswi SMPN 3 Ciomas dari total siswa berjumlah 1144.
“Sekitar 93 persen siswa kami siap diVaksin berdasar surat ijin yang disampaikan orangtua siswa melalui Google form, kemudian mengumpulkan Kartu Keluarga untuk disentri disekolah, sisanya sekitar 7 persen yang tidak atau belum divaksin hari ini, ada yang sudah divaksin bersama keluarganya, juag ada yang sakit dan alasan lainnya,” ucap Sulastri.
Quota Vaksin yang disiapkan Puskesmas Desa Kota Batu sejumlah 2000 Dosis, oleh karenanya selain siswa-siswi SMPN 3 Ciomas yang divaksin, untuk memenuhi quota yang tersedia juga ada siswa dari 6 sekolah lainnya yaitu dari MTs. Insan Taq’wa, MA Insan Taq’wa, MTs. Al Inayah, SMK YASPI, SMP PGRI Kota Batu, MTs. Anwarul Hidayah juga dari saudara pendidik dan warga sekitar.
“Untuk memenuhi Quota Dosis Vaksin yang disiapkan sejumlah 2000 Dosis juga memberikan peluang bagi masyarakat usia 12 – 17 tahun kalau ada yang berusia diatas 18 tahun jika diperkenankan oleh dokter maka silahkan untuk di Vaksin di SMPN 3 Ciomas,” jelasnya
Sulastri berharap dengan telah divaksin nya siswa-siswi SMPN 3 Ciomas, anak-anak mendapatkan kekebalan tubuh, menjadi sehat dan terhindar dari paparan Virus Covid 19, bisa belajar seperti biasa dimulai dari Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, semoga kedepannya bisa masuk semua, sambung Sulastri berharap.
Terkait pelaksanaan PTM Terbatas, SMPN 3 Ciomas akan melaksanakan PTM Terbatas sesuai dengan aturan yang diberlakukan yaitu kehadiran siswa 50 persen PTM disekolah dan 50 persen daring dirumah.
“Untuk PTM Terbatas kita bagi menjadi 2 shift berdasar nomor absen siswa, misal kelas 7A masuk shift pertama nomor absen 1 hingga 20, kemudian shift ke 2 nomor absen 21 hingga 40 begitupun untuk kelas 8 dan kelas 9, dalam seminggu dengan 3 kali pertemuan atau PTM disekolah dan 2 kali daring dirumah,” ucap Sulastri mengakhiri perbincangan dengan awak media.
Sisi lain Camat Ciomas Chairuka Judhianto menuturkan tadi kami sampaikan agar siswa-siswi jangan takut divaksin karena dengan divaksin dapat meningkatkan imun atau kekebalan tubuh hingga dapat terhindar dari paparan virus ini, jika para siswa sudah divaksin maka kegiatan PTM dapat dilaksanakan.
Dikatakan Camat bahwa diwilayah Ciomas untuk Percepatan Vaksinasi Pelajar anak usia 12 tahun keatas sudah mencapai 50 persen, terus kita upayakan agar seluruh pelajar usia 12 tahun keatas di Ciomas mendapatkan Vaksinasi Covid 19.
“Saya menghimbau pada seluruh masyarakat agar segera ikut Vaksinasi Covid 19, masyarakat bisa Memilih Vaksin yang disediakan, sebelum vaksinasi dilaksanakan kita umumkan jenis vaksin dan dosisnya, yang jelas terus kita sosialisasikan agar masyarakat melaksanakan Vaksinasi dan Alhamdulillah terlihat antusias masyarakat semakin tinggi untuk ikut vaksinasi,” pungkas Chairuka.
Dharmawan






