BogorPolitan – Leuwiliang
Laporan : M. Ilyas
Pembayaran Bantuan Langsung Tunai – Bahan Bakar Minyak (BLT BBM), sebesar Rp. 150.000 untuk dua bulan sekaligus dan Program Sembako bagi September 2022. Sehingga jumlah yang diterima satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Sejumlah Rp. 500.000
Namun ketika ditelusuri ke Lapangan, ternyata ada sebagian KPM hanya mendapatkan BLT-BBM saja, sebesar Rp. 150.000 dikali 2 bulan, dibayarkan oleh Kantor Pos dan Giro Leuwiliang.
Inilah penjelasan dari Kepala Kantor Pos dan Giro Leuwiliang Julfadli, Rabu 21/09/2022, di Kantornya. Tentang adanya 2 pembayaran yang berbeda, antara Pembayaran BLT-BBM Plus Program sembako Rp. 500.000 dengan Rp. 300.000.
“Tiga Ratus Ribu untuk BLT BBM dan Rp. 200.000 untuk Program Sembako,
kalau kamu disini sifatnya hanya menyalurkan. Jadi kami mendapatkan SP (Surat Pemberitahuan) dari pusat, tentu sumbernya dari Kemensos, kami hanya data base dan soft copy lalu dicetak baru disebar permasing masing korlap,” ucapnya mengawali.
Empat Kecamatan yang harus dilayani Kantor Pos dan Giro Leuwiliang, yang dipimpin oleh Julfadli.
“Kecamatan Pamijahan, Leuwiliang, Cibungbulang dan Leuwisadeng untuk pelaksanaan. Karena kemarin sifatnya mendesak dan permintaan Kemensos harus cepat, kita adakan disetiap dikecamatan dan disebar, kurang lebih seribuan KPM,” lanjut Julfadli.
Menurut Julfadli, Kantor Pos dan Giro Cabang Leuwiliang, telah memberikan Jadwal pengambilan, bagi KPM yang mengambil Dana BLT-BBMnya.
“Untuk Kecamatan Leuwiliang dan Leuwisadeng, langsung mengambil dikantor ini pukul 08 : 00 – 12 : 00 dan Leuwiliang jam 01 : 00 sampai dengan selesai dengan dihadiri pihak Kepolisian dan Koramil. Kita akan membantu untuk kepentingan masyarakat dan juga pelayanan harus dengan baik,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Julfadli juga merincikan perbedaan antara Bantuan Sosial BLT-BBM + Program Sembako dan Non Program Sembako.
“Ada yang mendapatkan BLT-BBM Rp. 500.000 dan Rp. 300.000, istilahnya BS1plus BS2 itu Tiga Ratus ditambah Dua Ratus BLT BBM plus Sembako.
Ada lagi BS4, bunyinya hanya BM3 murni BLT-BBM yang hanya mendapat Rp. 300.000,-. Untuk percepatan, sebelum undangan sampai sudah diketahui warga yang mana saja dan disesuaikan,” jelasnya.
KPM Cibungbulang, lanjut Fadli “total keseluruhan 986 KPM BLT-BBM plus sembako, untuk yang mendapatkan BLT-BBM murni sebesar Rp. 300.000,- ada 2.771 KPM.
Total 4 Kecamatan untuk keseluruhan BS3 dan BM3 ada 3.757 KPM, sebelumnya kami juga turun ke Desa Desa dan berkoordinasi untuk percepatan serta ada skala prioritas pelayanan yang baik,” pungkasnya.






