Miris, Satu Keluarga Tak Mampu di Cianjur Tak Dapat Bantuan Apapun

0
502 views

Laporan : Eka Rufa ||

BogorPolitan.com – Cianjur,

Sungguh miris, tinggal dirumah tak layak huni satu Keluarga di Kp. Purabaya Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, kondisinya sangat mengkhawatirkan.

Mereka tinggal di rumah yang sangat tidak layak huni, bahkan satu keluarga ini ada 9 orang yang harus tidur berdempetan. Lebih miris lagi jika turun hujan sering terjadi bocor karena atap yang sudah lapuk dan genteng bocor.

Kepala Keluarga, Ranto Sugito (43) mengatakan, jika kondisi rumah yang ia tempati sangat mengkhawatirkan, rumahnya yang terbuat dari bilik bambu kondisinya sudah lapuk.

“Kalau lihat dari kelayakan memang tidak layak karena sudah banyak keropos, kasarnya tidak layak huni, saya juga kasihan sama keluarga tapi mau gimana lagi,” katanya, Rabu (20/09/2023).

Ia mengatakan, sudah lebih dari 10 tahun keluarga tersebut tinggal di rumah tersebut, bahkan tak jarang anak-anaknya harus tidur di tengah rumah karena rumah yang sangat sempit.

“Yang tinggal disitu ada sembilan orang termasuk saya, jadi ada saya dan istri kemudian lima anak saya dan mertua saya,” katanya.

Ia mengatakan, meski rumahnya terdampak gempa bumi, namun tidak sepeser pun ia mendapatkan bantuan dana stimulan.

“Yang lain cuma sehelai rambut dapet, tapi saya ini ga dapet, memang tidak ada yang mendata sama sekali,” ucapnya.

Lebih miris lagi, bantuan sosial dari Pemerintah juga tidak di dapatkan, dikatakan Ranto bahwa sudah mengajukan ke pihak RT setempat juga tidak ada respon sama sekali.

“Bantuan dari Desa juga sama sekali tidak dapat, dari Desa belum pernah, bahkan perangkat desa sebenarnya depan rumah, saya ke pihak RT setempat sudah ngobrol, udah ngajuin ga ada tanggapan dan tidak direspon,” tuturnya.

Ranto yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas ini juga harus memenuhi kebutuhan keluarganya sendiri.

“Yang bekerja kan saya aja, jadi mau dari mana lagi, saya juga serabutan kadang-kadang tidak ada pekerjaan,” katanya.

Ia mengatakan, agar Pemerintah lebih memperhatikan rakyat yang memang benar-benar membutuhkan.

“Harapan saya ya, bantu kami warga tak mampu, kalau memang ada bantuan sosial kenapa harus pilih kasih, saya yang benar-benar tidak mampu ko ga dapet,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini