Lima Tahun Sudah Jalan Rusak Parah, Sekdes Curug Bitung Curhat

0
991 views

BogorPolitan – Nanggung,

Rusaknya Ruas Jalan Cihiris – Curug Bitung – Malasari, Kecamatan Nanggung, menjadi keprihatinan tersendiri bagi Ibu Warung (49), yang setiap hari menyaksikan langsung kondisi sebenarnya, selain berbahaya bagi pengguna, karena jika cuaca terik timbul debu, hujan turun ada genangan air disekitarnya, bahkan kecelakaan senantiasa mengintai setiap saat, jika kurang hati – hati.

Menurutnya, “Berbagai upaya telah dilakukan oleh warga sekitar, termasuk bergotong, bahkan karena saking kesalnya masyarakat, sempat ditanami pohon pisang ditengah jalan, karena rusak parahnya hampir 4 tahun berlalu,” katanya, .

Hal itu dibenarkan Sekretaris Desa (Sekdes) Curug Bitung Dede Taufik, diruang kerjanya, Kamis, 06/10/2021, kepada bogorpolitan.com, dengan mengatakan, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Infrastruktur Jalan dan Jembatan (Injanjem) Wilayah Cigudeg hanya meminjamkan alat berat (Baby Roller) dengan biaya bahan bakar yang dibebankan kepada pihak Desa.

“UPT Jalan dan Jembatan dulu pernah meminjamkan alat berat, ketika kita adakan gerakan masyarakat, untuk memperbaiki jalan yang berlobang sangat besar, upt jj membantu kita dengan menurunkan alat berat namun untuk biyaya solar dan lainnya kita yang menanggung,” urainya.

Kerusakan parah jalan yang sekarang terjadi, Dede menduga itu disebabkan karena, tidak adanya perawatan yang dilakukan pihak terkait, itu terjadi sejak 5 tahun yang lalu.

“Adapun untuk kerusakan jalan sendiri, sudah kurang lebih mau 5 tahun, namun untuk rusak parahnya di tahun ini, seharusnya ketika sudah ada jalan yang rusak, segera lakukan pemeliharaan oleh upt, namun nyatanya tidak terkontrol, kami sudah berkordinasi beberapa kali bahkan kami sudah berkordinasi juga dengan salah satu Anggota Dewan,” tegasnya.

Dulu sebelum bulan agustus Dede Taufik menambahkan, “Kami mendengar kabar gembira, waktu kita mengadakan gerakan masyarakat, kami mendapatkan jawaban akan adanya realisasi, pembangunan jalan yang rusak sepanjang 2 kilometer, akan tetapi kesini nya, kami mendapatkan info kembali, bahwa yang akan direalisasikan hanya 1 kilo meter saja,

Kemaren ini juga kami kedatangan tamu, dari salah satu dewan dari praksi PKB bapak Jaro peloy, sedikit saya ngobrol dan menanyakan prihal jalan yang rusak ini beliau mengatakan, Kami sudah kawal dan anggaran sudah di setujui mudah – mudahan tahun ini realisasi paling lambat akhir tahun ini,

Waktu Bupati Bogor bersama Kadis PUPR, ke Desa Bantar Karet, datang dan survei lokasi jalan di wilayah kami dan lokasi longsor di wilayah nanggung katanya sudah ok untuk di perbaiki.

Guna mengantisipasi terjadinya kejadian, yang tidak diharapkan bagi pengguna jalan, pihaknya bersama seluruh elemen masyarakat, bahu membahu memperbaiki dengan dana swadaya.

“Adapun gerakan untuk mencegah, terjadinya kecelakaan yang kerap kali terjadi, sudah 4 kali, Pemerintah Desa bersama elemen Karang Taruna Desa, Panguyuban RT/RW, Linmas dan Masyarakat, bahkan untuk masyarakat sendiri hampir setiap hari, mereka memperbaiki jalan, karena ke khawatiran akan seringnya, terjadi pengedaran roda dua yang berjatuhan, akibat jalan bebatuan yang berserakan ini,” pungkasnya. (Ipay).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini