BogorPolitan – Leuwiliang,
Pembagian Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dari perluasan Mandiri, Desa Leuwimekar dipantau langsung oleh Ketua Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Leuwiliang Berty Agustina, guna memastikan kualitas dan kuantitas komoditi yang dibagikan agen ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum).

Seperti diuraikan Berty Agustina, Selasa, 07/09/2021, yang didampingi Sekretaris Desa Leuwimekar Ade Umyana, mengatakan bahwa Kpm harus mendapatkan sesuai haknya.
“Pengecekan dan penyerahan ke kpm, saya rasa sudah cukup melebihi dari kualitas yang sempurna, makanya kita kroscek, kita dampingi, agar kpm mendapat kan sesuai haknya, termasuk dengan hal-hal lain, yang berkaitan dengan kpm, kita langsung terjun kelapangan, agar semuanya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,
“Sebanyak 108 kpm untuk Desa leuwimekar, dari perluasan mandiri, untuk 7 bulan ini kita kasih full, sambil proses pembagian berjalan, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dimasa pendemik ini,
Komoditi yang diberikan sesuai pedum, beras dengan kualitas yang bagus, daging, telur, buah dan kacang, pokonya semua sesuai dengan pedum,” urainya kepada Bogor politani. com
Ditempat yang sama, Sekretaris Desa Leuwimekar Ade Umyana, menyatakan apresiasi kepada pemerintah atas turunnya bantuan BPNT diwilayahnya.
“Kami atas nama Kepala Desa, bahwasannya BPNT ini sangat membantu bagi mereka yang terdampak Covid 19, yang saat ini sangat terasa, oleh karena itu kami ucapkan terimakasih kepada pemerintah pusat dan daerah yang telah berupaya membantu warga dalam penanganan dari dampak yang masih berlangsung hingga saat ini.”pungkasnya. (Ipay).






