BogorPolitan – Rumpin,
Pemerintah Desa Leuwibatu, dibawah Pimpinan H. Muhammad Sidik, sebagai penerus perjuangan, Almarhum Kepala Desa Adung, melanjutkan pembangunan Jalan Veteran Cinyurup Kanta larang, mengingat fungsinya yang sangat dibutuhkan, dengan akses lintas Kecamatan Rumpin – Leuwi Sadeng.

Hal itu disampaikan Kepala Desa (Kades) Leuwibatu dalam obrolan santainya dilokasi lounching Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Satu Milyar Satu Desa (Samisade) Kabupaten Bogor, Sabtu, 07/08/2021, bersama Bogorpolitan.com.
“Jalur kantalarang 1, 2, 3, Parungsinga, Citeras, langsung menuju arah Jambu, Desa Sibanteng Kecamatan Leuwisadeng, sekitar 5 kilo meter, ini merupakan jalur yang menjadi prioritas pembangunan karena jika sudah dibangun akan ramai, sepinya karena kondisi jalan aja yang belum dirawat,” terangnya mengawali.
Awal pembukaan jalur yang sangat luar biasa, hingga melibatkan empat kali pergantian Pimpinan Kecamatan sebelumnya, namun pada memasuki peralihan Camat yang kelima Camat Rumpin Rustandi baru bisa realisasi, H. Muhammad Sidik menambahkan.
“Dibuka akses sebelum merdeka, namun sudah 4 Camat mengajukan belum juga turun, Camat Dace, Camat Panji, Camat Zulkifli, Camat Wahyu, dan Camat Ruslandi, jadi 5 Camat yang telah mengusulkannya, pada saat Rustandi baru bisa diurus, karena dibuka pas merdeka aturan mah nama jalannya Veteran, ketika jaman Belanda orang Veteran disini,
Saat lurah adung menjabat dibatu sama beliau padahal saat itu belum ada bantuan anggaran, duit apa aja digunakan, menggunakan anggaran pribadinya, pada saat jabatannya selesai digantikan oleh lurah Awaludin, tidak dilanjut, namun pada saat saya naik menjadi Kepala Desa saya lanjutkan, walaupun orangnya sudah wafat, sebagai pelanjut perjuangan lurah Adung yang menjadikan Pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,”
Ditempat yang sama Anggota komisi IV Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Daen Nuhdiana, menurutnya bahwa dengan pembangunan infrastruktur akan membawa dampak positif bagi semua lini
“Itu bagus guna memperlancar mobilisasi dari sektor pertanian, sisi kesehatan seperti mengangkut orang yang sakit, dalam segi pendidikan tidak terhambat, dari awal DPRD Kabupaten mendukung program samisade ini bagi 300 lebih Desa, karena untuk menunjang semua lini, karena bagaimana pun infrastruktur ini yang utama, yang berdampak positif,” terangnya.
Sementara itu, masih ditempat yang sama, Sekretaris Camat (Sekcam) Rumpin Suparman menjelaskan, semua Desa diwilayah binaannya untuk tahun 2021 dipastikan semua mendapatkan program unggulan Kabupaten Bogor.
“Realisasinya pada saat pertama bulan Juli tahun 2021 ini sudah 7 Desa, sekarang ditambah lagi 3, serta kemari sudah masuk sp2d nya hampir semua rata rata selesai,” tegasnya.(Ipay).






