Irfan Derajat : Ganti Untung Upaya Trauma Healing Yang Tepat Untuk Masyarakat Terdampak Bencana

0
545 views

BogorPolitan – Leuwiliang
Laporan : M. Ilyas ||

Adanya kejadian bencana tentunya jadi perhatian semua, tak terkecuali Banjir Bandang uang terjadi di daerah Kampung Cisarua Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang, serta Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan, pada Rabu 22/06/2022 silam.

Menurut Ketua Karang Taruna (Katar) Kabupaten Bogor Irfan Derajat, ketika di jumpai di Posko Bencana Kantor Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang, Jum’at 01/07/2022 menyatakan, perlunya penanganan pasca kejadian yang terintegrasi.

“Yang pasti setelah saat ini bantuan sedang berjalan, nanti untuk kedepan nya penanganan pasca bencana ini harus komprehensif, logistik dan terintregasi. Karena banyak kerugian berapa ratus hektar tanah masyarakat, berapa ratus ton ikan yang mengalami kerugian perlu penanganan terintregasi, dari mulai pemerintah pusat sampai ke kabupaten sehingga penanganan pasca bencana ini bisa betul betul membahagiakan masyarakat,” katanya.

Seluruh masyarakat yang terdampak, tentunya butuh penggantian kerugian atas musibah tersebut, Irfan Derajat berpandangan, melalui bantuan uang tunai agar bisa bisa kembali menjalani kehidupan dan bisa berusaha dengan baik.

“Kalo saya lihat di desa purasari ada empat ratus dua puluh lima KK yang terdampak, bagaimana kerugian tanah berapa ratus hektare, berapa ratus ton ikan berapa ternak hilang, bagaimana agar mereka kembali menjalankan rutinitas sehari hari ? dengan bantuan bantuan dari pemerintah karena saat ini mungkin mereka tidak punya uang.

Saya pikir tadi, dengan bantuan itu bisa tertunaikan juga sebuah trauma healing, jikalau memang perlu ada tausyiah dari Kiai, atau hiburan yang membahagiakan masyarakat semua cara bisa dilakukan,” ucapnya lagi.

Trauma healing terbahagia adalah, sambung Irfan, “ketika apa kerugian masyarakat tergantikan, terbayarkan
saat ini sudah mulai baik dengan sistem satu pintunya manajemen pendistribusian bantuan dengan data by name by adress, para relawan menurut saya sudah cukup sangat baik.

Setahu saya posko di desa purasari ada tiga titik, kalau di cibunian ada satu titik, semua posko-posko saling berkomunikasi dan saling berbagi,
yang paling penting pasca bencana oleh pemerintah ada penanganan penanganan sampai selesai sehingga masyarakat terbantukan,” kabarnya.

Tidak kalah pentingnya, Irfan Derajat dalam kesempatan itu mengingatkan bahwa, ada kerugian lain yang tidak bisa terbantahkan.

“Untuk masalah surat-surat yang hilang, saya pikir itu ada salinan di desa, dalam hal ini RT RW sampai desa menginventarisir kalau memang betul hilang itu tinggal di usulkan ke dinas terkait. Yang mungkin lebih tahu di tingkat RT RW dan desa, bisa jadi disini terjadi miskin baru, mengingat sumber ekonominya terganggu karena dalam kondisi bencana, dan biasanya pemerintah ada kebijakan-kebijakan.

Saya yakin bahwa bantuan dari pemerintah pusat,gubernur dan lain lain sebesar itu untuk kepentingan masyarakat yang terdampak bencana,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini