Laporan : Bah Dani
Editor. : Eka Rufa ||
Cianjur – BogorPolitan.com
Tingkat permasalahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) diwilayah Kabupaten Cianjur masuk dalam peringkat kedua di Jawa Barat.
Hal tersebut diungkapkan Ketua DPW Forum Perlindungan Migran Indonesia (FPMI) Jawa Barat, Dhani Rahmad.
Dhani menyebutkan, selama priode Januari hingga Juni tercatat ada sebanyak 400 kasus yang ditangani dan tersebar disejumlah wilayah di Jawa Barat.
“Dari jumlah tersebut, perkara PMI paling banyak terjadi diwilayah Karawang, Kabupaten Cianjur, Cirebon, Sukabumi dan Ciamis,” katanya pada wartawan, Sabtu (02/07/2022).
Hingga saat ini, kata dia, dari sebanyak 400 kasus tersebur, sekitar 50 persen diantaranya telah ditangani dan selesai bersama dinas atau instansi tekait.
“Dari ratusan kasus yang kami temui atau atas laporan dari masyarakat itu terdiri dari kasus pemberangkat ilegal, tidak mendapatkan upah, hingga kekerasan yang dialami para PMI,” ucapnya.
Ia mengatakan, pihaknya hingga saat ini tengah masih terus menangani perkara para PMI yang telah tercatat.
“Semoga saja permasalahan PMI yang menjadi pahlawan devisa ini dapat segera selesai dan mendapatkan hak-haknya sepenuhnya,” kata dia
Dhani berharap pemerintah daerah dan intansi terkait dapat bekerja sama untuk menangani sejumlah kasus PMI yang hingga kini masih banyak ditemukan terutama di Cianjur dan Karawang.
Wilayah Kabupaten Cianjur masuk dalam peringkat ke dua dalam urutan kedua .






