Bogorpolitan.com, Nanggung
Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade), menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Nanggung pada Selasa (27/1/2026).
Dalam kunjungannya, ia menyoroti banyaknya keluhan masyarakat terkait pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Antam UBPE Pongkor yang dinilai belum optimal.
Merespons aspirasi tersebut, Jaro Ade menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan warga agar perusahaan milik negara tersebut memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
”Ada tiga skala prioritas yang kami usulkan. Pertama, pembinaan intensif bagi pelaku UMKM. Kedua, penguatan sarana infrastruktur, khususnya penyediaan air bersih. Ketiga, dukungan terhadap Koperasi Merah Putih serta program ketahanan pangan,” ujar Jaro Ade.
Ia menambahkan, sinergi dengan PT Antam sangat krusial mengingat perusahaan memiliki sejumlah lahan strategis yang potensial untuk dikembangkan bagi kepentingan publik.
Berdasarkan tinjauan dari unsur Muspika, Danramil, dan Camat, terdapat beberapa titik lahan Antam yang dinilai sangat cocok untuk pembangunan gerai Koperasi Merah Putih.
Meski menyadari bahwa kebijakan CSR merupakan kewenangan pusat, Jaro Ade berharap manajemen PT Antam dapat memberikan prioritas khusus bagi wilayah Kecamatan Nanggung sebagai ring satu operasional perusahaan.
”Karena kebijakan strategis Antam berada di pusat, kami mendorong agar pemerintah pusat turut memprioritaskan penyaluran CSR untuk kebutuhan mendesak di Kecamatan Nanggung,” jelasnya.
Selain pembangunan fisik, Jaro Ade juga menekankan pentingnya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Para kepala desa berharap PT Antam turut berperan dalam membina pengelola koperasi desa agar memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni.
”Penguatan SDM sangat penting karena pengelolaan koperasi desa menggunakan konsep kerja sama bisnis (business-to-business). Kami berharap PT Antam mendukung penuh hal ini agar program yang dijalankan memiliki keberlanjutan ekonomi,” pungkasnya. (And)






