Bupati Bogor Intruksikan Satgas Covid-19 Sidak PT. Banteng Pratama

0
813 views

BogorPolitan – Citeureup,

54 karyawan PT Banteng Pratama terkonfirmasi positif, Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menutup sementara perusahaan tersebut. Selasa (13/07/2021).

Perusahaan yang berlokasi di Kelurahan KarangAsem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor ini disidak satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor sebab tak memberikan laporan kepada lingkungan setempat walau adanya karyawan perusahaan tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Ridwan Said, Camat Citeureup menuturkan, penindakan perusahaan-perusahaan pelanggar PPKM dilakukan bersama Satgas Covid Kecamatan, Danramil dan Kapuskesmas Citeureup.

“Siang tadi Pak Kasatpol PP, Satgas Covid Kabupaten, melakukan sidak PPKM karena adanya laporan terkait kasus positif 54 orang di PT. Banteng Pratama dan mengecek kegiatan perusahaan-perusahaan non esensial lain yang ada di Kecamatan Citeureup,” ucapnya, Selasa (13/07/2021).

Perusahaan-perusahaan yang dimaksud, lanjut Ridwan Said, adalah PT Sinhan, Banteng Pratama, OZ Guitar, dan juga Jimtech.

“Namun Banteng Pratama saja yang ditindak agar menyesuaikan dengan PPKM Darurat dan untuk sementara di lakukan penutupan (Segel) oleh Satgas Covid-19 Kabupaten,” singkatnya.

Sementara itu, Andry Yana, Ketua RT. 06, RW.05, Kelurahan Karang Asem Barat mengungkapkan, sesuai Intruksi Ade Yasin, Bupati Bogor, karena tidak adanya konfirmasi kepada lingkungan terkait banyaknya karyawan PT Banteng Pratama yang terkonfirmasi positif.

“Dari 54 orang karyawan PT Banteng Pratama yang positif Covid-19, terkonfirmasi 3 diantaranya adalah warga saya,” ucapnya.

Andry Yana amat menyayangkan ketidakterbukaan Perusahaan kepada lingkungan, karena menurutnya dengan tidak adanya komunikasi yang baik antara perusahaan dan juga lingkungan, ditakutkan membuat klaster-klaster baru di lingkungan.

“Jika saja kita tidak bergerak cepat untuk mendata warga kita, mungkin para karyawan yang isoman ini tidak akan mendapat penanganan yang baik dari pemerintah,” pungkasnya. (Koes)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini