Belajar Sambil Bermain di Alam, PAUDQU Al-Hadi Antusias Ikuti GEMAS se-Kabupaten Cianjur

0
36 views

Laporan: Taupik Abu Sopian

Bogorpolitan.com, Cianjur

Pendidikan anak usia dini tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui kegiatan Gerakan Edukasi Mencintai Alam (GEMAS) se-Kabupaten Cianjur, anak-anak diajak mengenal lingkungan, bereksplorasi di alam terbuka, sekaligus belajar membangun sikap mandiri dan bertanggung jawab.

Kegiatan GEMAS dilaksanakan pada Ahad, 27 September 2026, bertempat di Sarongge Valley, Jalan Sarongge, Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Kegiatan tersebut melibatkan kepala sekolah, guru, orang tua, serta wali santri.

PAUDQU Al-Hadi menjadi salah satu peserta yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Bagi pihak sekolah, GEMAS menjadi sarana pembelajaran di luar kelas yang memberikan pengalaman langsung kepada anak untuk berinteraksi dengan alam dan teman-teman dari lingkungan yang lebih luas.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan pada berbagai bentuk lingkungan alam, mulai dari tumbuhan hingga hewan. Mereka juga diberikan kesempatan untuk bermain dan bereksplorasi secara langsung di alam terbuka.

Rangkaian kegiatan dikemas dalam sejumlah pos permainan. Anak-anak mengikuti berbagai aktivitas mulai dari mengenal fauna pada pos kedua, mengenal flora pada pos ketiga, hingga permainan melompat dan merangkak pada pos keempat. Sementara pada pos kelima, anak-anak mengikuti permainan memanjat dan menangkap ikan yang menguji ketangkasan mereka.

Beragam respons anak terlihat selama mengikuti kegiatan. Sebagian anak dengan penuh antusias bermain air, bermain tanah, merangkak, maupun melewati berbagai rintangan yang telah disiapkan. Ada pula beberapa anak yang masih ragu untuk turun ke air. Namun secara umum, peserta dapat mengikuti kegiatan dengan gembira.

Menurut pihak sekolah, pengalaman bermain di alam terbuka tersebut memiliki manfaat penting bagi perkembangan anak. Selain mengenal lingkungan, anak juga belajar bersosialisasi dengan teman sebaya, termasuk teman yang tidak setiap hari mereka temui di sekolah.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar melakukan berbagai aktivitas secara lebih mandiri, tidak selalu bergantung kepada orang tua.

Persiapan mengikuti GEMAS sebelumnya dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan kepala sekolah dan guru. Rapat tersebut dilaksanakan di lokasi kegiatan pada 16 Agustus 2026. Hasil koordinasi kemudian disampaikan kepala sekolah kepada ketua komite dan orang tua untuk mendukung pelaksanaan kegiatan.

Dalam proses pendidikan di sekolah, pembelajaran yang diterapkan juga mengedepankan aspek keagamaan. Pihak sekolah menyebutkan bahwa komposisi pembelajaran yang diterapkan adalah 70 persen keagamaan dan 30 persen umum.

Perwakilan Kepala Sekolah PAUDQU Al-Hadi, Yanti Susilawati, S.Ag., mengatakan bahwa sekolah berharap seluruh siswa, baik laki-laki maupun perempuan, dapat berkembang dan berprestasi dalam bidang akademik maupun nonakademik.

“Harapan kami dari pihak sekolah, anak-anak dapat berprestasi baik di bidang akademis maupun nonakademis. Tentu harus ada kerja sama antara orang tua dan sekolah,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan seperti GEMAS dapat mempererat hubungan antara guru, wali santri, dan orang tua.

“Harapan saya sebagai guru, kegiatan ini memberikan kebermanfaatan bagi wali santri dan guru, serta membuat silaturahmi semakin terjalin,” katanya.

Menurutnya, kegiatan di alam terbuka bukan sekadar permainan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran anak. Melalui pengalaman langsung, anak dapat belajar mengenali lingkungan, bekerja sama, mengikuti aturan permainan, serta membangun keberanian dan kemandirian.

Kegiatan GEMAS pun menjadi pengalaman tersendiri bagi para peserta didik PAUDQU Al-Hadi. Dengan bermain, bereksplorasi, dan berinteraksi langsung dengan alam, anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di dalam kelas.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini