Taopik Abu Sopian
Bogorpolitan.com I Cianjur
Gerakan Edukasi Mencintai Alam Sekabupaten Cianjur (GEMAS) yang digelar organisasi Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (Paudqu) Kabupaten Cianjur diikuti peserta dari 13 kecamatan.
Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi anak-anak untuk mengenal dan mencintai alam secara langsung.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Sarongge, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Minggu (27/9/2026), diikuti sekitar 1.500 anak.
Jumlah tersebut lebih sedikit dari target awal sekitar 2.000 anak karena sebagian peserta berhalangan hadir, termasuk karena kondisi kesehatan.
Ketua DPC Paudqu Kabupaten Cianjur, M. Rahmat Gunawan, M.Pd., mengatakan kegiatan GEMAS merupakan bentuk penerapan pembelajaran yang selama ini diperoleh anak-anak di dalam kelas.
Menurutnya, anak-anak tidak cukup hanya mendapatkan pemahaman melalui teori. Mereka juga perlu diajak melihat dan berinteraksi langsung dengan lingkungan alam agar tumbuh rasa cinta serta kepedulian terhadap alam.

“Zaman sekarang itu membutuhkan pembuktian, tidak hanya teori yang dipelajari. Anak-anak perlu melihat langsung apa yang dipelajari sehari-hari di kelas, mengetahui manfaatnya, kemudian memahami apa yang harus dilakukan untuk menjaga alam,” ujar Rahmat.
Ia menambahkan, GEMAS tidak hanya melibatkan anak-anak. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk kolaborasi antara anak, orang tua, guru, dan pengurus organisasi Paudqu.
Rahmat menilai kawasan Sarongge sangat mendukung pelaksanaan kegiatan. Selain suasananya yang nyaman, berbagai fasilitas yang dibutuhkan peserta juga tersedia.
“Anak-anak terlihat menikmati kegiatan. Fasilitas yang dibutuhkan seluruh peserta tersedia dengan lengkap dan nyaman,” katanya.
Ia menjelaskan, persiapan kegiatan dilakukan selama sekitar dua bulan. Memasuki 10 hari terakhir sebelum pelaksanaan, panitia meningkatkan intensitas persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.
“Persiapannya bukan dalam waktu singkat. Kami mempersiapkannya sekitar dua bulan, kemudian dalam 10 hari terakhir kami lebih intensif melihat berbagai situasi agar program ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan anak-anak,” tuturnya.
Rahmat mengatakan evaluasi juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan pelaksanaan program pada masa mendatang.
Setiap kekurangan akan menjadi bahan evaluasi, sementara kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi dari anak-anak akan dikembangkan.
Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian peserta adalah aktivitas merangkak. Menurutnya, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti permainan tersebut.
“Atas nama pengurus DPC Kabupaten Cianjur, kami menyampaikan terima kasih kepada para guru se-Kabupaten Cianjur yang telah memberikan dukungan maksimal. Terima kasih juga kepada panitia yang telah mengakomodasi berbagai kebutuhan sehingga kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia GEMAS, Odang Mansyur, S.Ag., mengatakan kegiatan tersebut dirancang dalam lima pos edukasi.
Setiap pos memberikan pengalaman berbeda kepada anak-anak dengan tetap mengedepankan unsur pendidikan dan kecintaan terhadap alam.
“Tujuannya agar anak-anak Paudqu dapat mengaplikasikan bagaimana cara mencintai alam dengan baik, terutama dengan merawat lingkungan sekitar,” kata Odang.
Lima pos tersebut meliputi pengenalan huruf hijaiyah, pengenalan flora dan fauna, kegiatan menanam sayuran maupun buah-buahan, permainan melompat dan merangkak, serta kegiatan memanjat dan menangkap ikan.
Pada pos flora dan fauna, misalnya, anak-anak diajak mengenal berbagai jenis tumbuhan dan hewan sekaligus menirukan suara hewan. Sementara melalui kegiatan menanam, anak-anak dikenalkan secara langsung dengan proses merawat tanaman.
Odang menambahkan, konsep kegiatan tersebut telah dimasukkan dalam program Paudqu sejak sekitar dua tahun terakhir.
Anak-anak diajak untuk lebih dekat dengan alam sekaligus mengingat kebesaran Sang Pencipta.
“Dengan berada di alam, kita mengajak anak-anak untuk mengingat siapa yang menciptakan alam ini dan menjadi lebih dekat dengan Sang Pencipta,” ungkapnya.
Pengurus DPC Paudqu Kabupaten Cianjur, Mirna, S.Ag., mengatakan kegiatan GEMAS melibatkan hampir 1.600 anak bersama orang tua.
Jika ditambah guru, panitia, dan pendamping lainnya, jumlah peserta yang terlibat mencapai sekitar 3.000 orang.
Ia berharap kegiatan tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari pemerintah serta dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari kegiatan edukasi anak usia dini.
“Harapannya pemerintah dapat mengapresiasi kegiatan GEMAS ini sehingga program seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi anak-anak,” pungkasnya.






