Miris, Diduga Akibat Pembuangan Limbah Pabrik Tahu, Air Susukan Curug Mamenong Berwarna Hitam Pekat dan Berbau Busuk

0
702 views

BogorPolitan – Ciampea,

Air susukan (sungai kecil) Curug Mamenong yang berada di perbatasan Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang dengan Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea berwarna hitam pekat dan berbau busuk yang diduga dialiri limbah beberapa pabrik tahu yang membuang langsung ke aliran susukan.

Pasalnya air susukan itu kini berwarna hitam pekat dan berbau busuk. Hal ini membuat warga yang dulunya sempat digunakan untuk keperluan rumah-tangga, pertanian dan perikanan, kini tak bisa dipakai lagi.

Empang Mas Usin, warga Cibadak yang terkena imbas limbah Pabrik Tahu

Seperti yang dialami Mad Usin, warga RT 01 RW 08, Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea yang terkena imbas langsung dari air pembuangan limbah.

“Usaha ikan keluarga kami hancur, karena Ikan Mas yang kami pelihara tidak bisa bertahan hidup dengan air susukan yang bercampur limbah dari Pabrik Tahu,” ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, hanya ikan patin yang bisa bertahan hidup karena lebih kuat daripada ikan yang lainnya dan pernah dirinya mengalami kerugian 2 kwintal ikan Nila yang mati.

“Saya berharap ada perhatian Pemerintah untuk mengatasi pembuangan limbah dari Pabrik Tahu yang berbau busuk ini,” pintanya.

Sementara itu Kepala Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, Mardiman menuturkan akan mencari solusi terkait pembuangan limbah dari Pabrik Tahu ke Susukan Curug Mamenong.

“Kami akan ke DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Bogor untuk mencari solusi yang terbaik, karena Pabrik Tahu ini pun yang punya penduduk Girimulya dan yang bekerjanya pun orang setempat,” jelasnya. (And)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini