Bogorpolitan – Ciampea,
Laporan : M. Ilyas / Raka Bayu Kamajaya ||
Ratusan Warga mendatangi Kantor Kecamatan Ciampea, menyerbu kegiatan Bazar yang diadakan oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Selasa 22 Maret 2023.
Sebanyak 16 Stand yang ada di Halaman Kantor Ciampea, menggelar aneka Kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako). Diantaranya Beras, Minyak, Terigu dan Telur.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor Entis Sutisna, Bazar murah untuk memperingan beban masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadhan.
“Dengan bazar ini mudah-mudahan masyarakat sekitar ciampea dan Kecamatan Kecamatan lain nanti untuk di adakan bazar seperti ini, kita setiap hari memantau pergerakan harga sembako yang ada di kabupaten Bogor. Namanya harga sembako itu nasional, tapi kita melaporkan ke pusat bagaimana inflasi dari pergerakan, dari mulai harga BBM dan sembako kita pantau,” ujarnya.
Guna menjamin ketersediaan stok barang kebutuhan masyarakat, Entis Sutisna berkoordinasi dengan pihak penyedia kemudian diinput melalui Applikasi Silida sebagai laporan harian.
“Stok minyak yang kita pantau itu ada dalam ketersediaan, otomatis wajib itu ada, yang terpenting masyarakat menjelang ramadhan dan lebaran nanti ketersediaannya itu terjamin. Kita koordinasi dengan penyedia juga dan yang lain – lain kita pantau terus, kita laporkan ke Provinsi melalui aplikasi SILIDA. Pengendalian Inflasi Daerah kita lakukan setiap hari,” katanya.

Masih ditempat yang sama, Camat Ciampea, Yudi Santosa menjelaskan, Bazar murah digelar menjelang Bulan Suci Ramadhan 1444, sebagai respon positif Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor untuk menekan Inflasi.
“Kegiatan masyarakat yang membutuhkan ketika menjelang bulan Ramadhan, tradisi masyarakat kita menjelang puasa itu berbelanja. Pemerintah Daerah dan Bupati merespon ini untuk masyarakat Ciampea, kita memberikan Bazar Murah yang juga sebagian dari program TPID untuk menekan inflasi Daerah,” terangnya.
Menurut Yudi, ada 17 Stand yang dipersiapkan untuk melayani masyarakat dalam Bazar Murah, yang menyediakan kebutuhan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) di Halaman Kantor Kecamatan Ciampea.
“Ada 17 tenda dengan harga yang jauh dibawah harga pasaran contoh telur, yang tadinya 30 ribu disini sekilo cukup ditebus dengan 20 ribu, dengan begitu berharap masyarakat bisa punya ruang yang lebih banyak membantu masyarakat. Paling tidak ketika mereka dalam berpuasa cukup makanan, yang disediakan untuk sahur dan berbuka puasa. Kita akan upayakan Bazar Murah ini menjelang lebaran, tentu yang berbeda kalau menjelang lebaran biasanya pakaian atau kue,” tegasnya.
Salah satu Stand Telur yang disediakan oleh Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswana Migas) yang turut berkontribusi dalam kegiatan Bazar Murah, melalui Kepala Bidang Stasiun pengisian bulk elpiji (Ka.Bid SPBE) Kabupaten Bogor mengatakan itu sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR).
“Ini sebagai bentuk kontribusi atau CSR kita kepada masyarakat, kebetulan kemarin Disdagin menyampaikan info, untuk berpartisipasi di Bazar Murah dalam membantu masyarakat sebagai bentuk kepedulian yang diperlukan masyarakat yaitu sembako,” jelasnya.
Hiswana Migas menyediakan telur standby sebanyak 1 ton, dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat, mudah-mudahan cukup, karena ini stok untuk dua tempat hari pertama di Tajur halang hari kedua di Ciampea.
“Harga telur di pasaran 28 ribu kita subsidi, lalu di jual ke masyarakat yang memang membutuhkan,” tegasnya.
Menurut salah seorang warga yang datang dari Desa Bojongrangkas, Fitri, dengan adanya Bazar sangat membantu terutama menjelang Ramadhan 1444 H.
“Ya terbantulah, apalagi saat ini menjelang Bulan Suci Ramadhan, semua harga mulai merangkak naik, saya harap ini terus bisa dilakukan oleh Pemerintah,” pungkasnya.






