SMP Negeri 1 Ciomas Siap Pembelajaran Tatap Muka

0
1,041 views

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Humas SMPN 1 Ciomas, Siswanto terkait pembelajaran Tatap Muka dimasa Pandemik Covid 19 kepada pewarta mengatakan, SMPN 1 Ciomas adalah salah satu sekolah yang telah melaksanakan Verifikasi dalam rangka seleksi Metode Pembelajaran Tatap Muka yang telah dilaksanakan pada Senin, 18 Januari 2021 lalu yang juga diikuti SD Negeri Pagelaran 4, SMA Negeri 1 Ciomas dan SMK Ngeri 1 Ciomas.

“Kami masuk sekolah yang disurvei oleh Tim Kabupaten untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Kami sudah diverifikasi Senin kemarin. Kondisi kami seperti ini tidak mengada-ada tinggal nanti menunggu keputusan Disdik dan Bupati,” jelas Siswanto, Kamis (21/1).

Ia melanjutkan Tim sudah melihat langsung kondisi sekolah terkait Sarana prasarananya, kecukupan ruang kelas, wastafel tempat cuci tangan, hand sanitizer kami sudah siap kalau harus melaksanakan PTM kita serahkan kepada yang berwenang.

“Sebenarnya dari pihak guru-guru ada kekawatiran, karena kami guru-guru banyak yang berumur 50 tahun keatas, usia yang rentan dimasa Pandemi ini. Kalau memang harus melaksanakan PTM kami harus siap,” tegasnya.

Terkait syarat untuk PTM selain Sarpras yang memadai juga kesiapan guru dan persetujuan dari orangtua siswa anaknya untuk Pembelajaran Tatap Muka.

Siswanto menjelaskan mekanisme PTM, pembelajaran dilaksanakan dengan 2 shift mulai dari Pk. 07.30 hingga Pk. 12.30 WIB.

“Shift pertama dimulai pad Pk. 07.30 hingga Pk. 09.30, shift kedua Pk. 10.30 hingga Pk. 12.30 WIB, satu shift pembelajaran berlangsung 120 menit, kita jeda 1 jam antar shift agar tidak terjadi kerumunan siswa. Kelas 7 hingga kelas 9 rata-rata jumlahnya 35 siswa perkelas, di PTM nanti perkelasnya hanya 15 hingga 17 siswa,” papar Sis.

Untuk Mata Pelajaran Sis mengatakan Hari Senin hingga Kamis 6 Mata Pelajaran sedang Hari Jum’at hanya 4 Mata Pelajaran. Tidak ada waktu istirahat, kantinpun ditutup. Selesai belajar siswa langsung pulang.

Untuk pengawasan selama PTM diawali dengan pengukuran suhu tubuh dengan Termo Gun dan kita siapkan 10 Unit. Kemudian didepan pintu gerbang sekolah ada tempat cuci tangan beserta sabunnya juga disetiap depan ruang kelas kita siapkan termasuk Handsanitizernya sesuai yang diarahkan dalam Prokes.

Untuk pengawasan ada Tim Satgas, Tim Kesehatan juga Kehumasan yang mengawal dan mengawasi anak-anak di Pembelajaran Tatap Muka.

“Harapan saya dengan Kondisi saat ini, saya sebagai Guru juga orangtua (putri saya masih ada yang di SMP), Pandemi ini segera berakhir, Vaksin secepatnya bisa sampai kemasyarakat sampai kelapisan terbawah dengan aman, sukses dan tanpa ekses tidak ada ragu dan ketakutan, Pandemi terus melandai turun terus dari Zona Merah hingga Zona Hijau dan kita bisa hidup normal, aman dan nyaman,” pungkasnya.

Dharmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini