Respon Positif Kades dan Masyarakat, Pembagian Beras Bulog di Kantor Desa

0
569 views

BogorPolitan.com – Leuwiliang,
Laporan : Raka Bayu Kamajaya ||


Data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) beras bulog kepada Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kec. Leuwiliang, Kab. Bogor, Senin 29 Mei 2023.

Total pembagian yang terpantau media dilapangan, yang sedang dibagikan oleh 3 Desa sebanyak 2.713, dengan rincian KPMnya sebagai berikut

  1. Desa Leuwi Mekar : 648
  2. Desa Karya Sari : 1.022
  3. Desa Puraseda : 1.043.

Untuk Desa Leuwi Mekar, pembagian di saksikan langsung Kades May Sumarno
bersama dengan jajaran menurutnya, PT Pos Indonesia Cabang Leuwiliang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

“Berasnya di kirim ke Kantor Desa Leuwi Mekar, untuk dibagikan disini bersama juru baginya, dibantu oleh pihak desa bagian kesra, Rt Rw serta pendamping sosial juga linmas,” ujarnya.

May Sumarno menyebutkan, “karena pembagian beras ini jumlahnya sangat banyak, mencapai angka 648 kpm, jadi dibutuhkan kerja ekstra yang kompak dari tim.

Mudah-mudahan kepada masyarakat bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, walaupun beras sepuluh kilo, bagi warga yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Terpisah, Danu Kesra Desa Puraseda, yang memiliki 1.043 KPM mengatakan, pembagiannya di Kantor Desa sangat efektif, mengingat wilayahnya terpisah – pisah perbukitan.

“Dari 1.043 kpm kami miliki, tersebar di wilayah perbukitan sehingga perlu waktu yang lumayan lama, untuk mencapai ke Kantor Pos Leuwiliang, selain itu ekstra anggaran yang dikeluarkan tidak akan sesuai dengan yang didapatkannya,” ujarnya.

Senada dengan Danu, warga Kampung Cigoong menyampaikan apresiasinya pada PT. Pos Indonesia Cab. Leuwiliang yang membagikan beras bulognya di Kantor Desa Puraseda.

“Dengan demikian kami punya waktu yang leluasa, selain itu juga dari sisi transportasi bisa ditekan,” ucapnya.

Sementara menurut Hendra, Kesra Desa Karya Sari menyampaikan keluhannya, terkait kebutuhan dari para pekerja yang harus ditanggung oleh pihak Desa.

“1.022 kpm desa Karya Sari, mengambil beras bulog saat ini dan ini menjadikan tanggungjawab kami dari pemdes untuk melayani masyarakat. Termasuk untuk kebutuhan makan, minum serta ngopi juga menjadi beban kami,” ungkapnya.

Dia mengharapkan, “pihak Kantor Pos itu, kalau kita melihat seperti ini yang lebih efektif itu, harusnya dibawa ke tingkat RW atau dor to dor. Bersama tim juru bayarnya,”.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini