SMA Bina Sejahtera, SMK Bina Sejahtera 2, SMK Bina Sejahtera 3 dan SMK Bina Sejahtera 4 Bogor Buka Pendaftaran Untuk Siswa Tidak Lolos Negeri, Melalui Program SSK

0
15 views

Laporan : Dharmawan

Bogorpolitan.com – Kota Bogor
Program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK) adalah kolaborasi Pemprov Jawa Barat dan lebih dari 1.000 SMA/SMK swasta untuk menampung siswa yang tidak diterima di sekolah negeri.

Program ini menyediakan bantuan pendidikan dan beasiswa guna menjamin biaya sekolah siswa agar tidak membebani orang tua.

SMK Bina Sejahtera 3 dan SMK Bina Sejahtera 4 Bogor yang berlokasi di Jl. Radar Baru Kelurahan Margajaya Bogor Barat Kota Bogor dan SMA Bina Sejahtera dan SMK Bina Sejahtera 2 yang berlokasi di Jl. Ledeng Sindangsari Kebon Kelapa Bogor Tengah menjadi sekolah swasta yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dalam program perluasan akses pendidikan.

Sekolah yang berada dalam naungan Yayasan Bina Sejahtera Bogor ini membuka kesempatan bagi calon siswa yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan secara gratis tanpa biaya SPP.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Jawa Barat, SMA Bina Sejahtera, SMK Bina Sejahteta 2, SMK Bina Sejahtera 3 dan SMK Bina Sejahtera 4 Bogor siap menerima siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. Sesuai MoU Insya Allah bebas pembiayaan selama 3 tahun, tidak menarik biaya apapun kecuali untuk pakaian, untuk jurusanpun tidak diploting sesuai dengan keinginan dan minat calon siswa,” ujar Nurul Hidayati, S.E., M.Pd. selaku Kepala SMK Bina Sejahtera 3, Senen (13/7/2026).

Diketahui kuota SSK 2 kelas atau sejumlah 72 siswa untuk SMK Bina Sejahtera 2 dan 3, SMK Bina Sejahtera 4 kuota sejumlah 1 kelas atau 36 siswa.

Saat ini, pendaftaran program SSK masih berlangsung namun belum mencapai target kuota yang ditetapkan.

Pihak sekolah berharap dalam dua hari ke depan jumlah pendaftar akan terus bertambah hingga memenuhi kuota yang tersedia.

Terkait persyaratan khusus calon siswa Program SSK yaitu sekolah swasta yang dituju sebagai pilihan ke 2 atau ke 3 setelah dinyatakan tidak lolos ke negeri, kemudian disertai surat keterangan Desil 1 – Desil 5 yaitu warga prioritas mendapat batuan dari pemerintah.

Nurul berharap Program SSK ini bisa membantu para calon peserta didik yang memang kondisinya tidak mampu dan berharap masuk ke sekolah negeri tapi tidak lolos, dengan ditampung di sekolah swasta, diharapkan dengan program ini mampu membantu calon peserta didik untuk tetap bersekolah, dengan wajib belajar 12 tahun berharap capaian atau target peserta didik khususnya angka minimal pendidikan setara SMA/SMK bisa tercapai.

“Kepada peserta didik penerima Program SSK diharapkan dapat menjaga sikap, berperilaku baik, dan menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” tandas Nurul.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini