Pelatihan “Social Etiquette” Warnai Peringatan Sumpah Pemuda di Nanggewer Mekar

0
186 views

Bogorpolitan.com || Cibinong

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, Kelurahan Nanggewer Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. menggelar kegiatan pelantikan dan pelatihan social etiquette yang berlangsung di aula kelurahan pada Selasa (28/10/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, di antaranya Tim Penggerak PKK, kader posyandu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para ketua RT/RW, serta masyarakat umum. Tak hanya pelatihan etika sosial, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pelayanan masyarakat seperti bazar UMKM, BPJS keliling, konsultasi dokter gratis dari RS Assalam, penjualan beras murah oleh Polsek Cibinong, pemeriksaan mata gratis dari Optik AURA, layanan kecantikan gratis, serta pelayanan pajak pratama.

Seluruh rangkaian kegiatan disponsori oleh PT Perfettivan Melle Indonesia dan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Dalam sesi pelatihan, Juliana Lukita Prawatyo selaku narasumber menjelaskan pentingnya pemahaman tentang social etiquette atau etiket sosial di kehidupan modern.

“Etiket sosial adalah seperangkat norma tidak tertulis yang mengatur perilaku sopan santun dalam interaksi bermasyarakat, baik di dunia nyata maupun di dunia maya,” ujarnya.

Juliana juga menambahkan bahwa etika sosial mencakup perilaku dalam berbagai konteks mulai dari keluarga, lingkungan kerja, hingga pergaulan sehari-hari.

“Cara menyapa, berjalan, makan, hingga duduk yang baik semua itu mencerminkan tata krama yang perlu kita pelajari dan biasakan,” katanya.

Peserta pun diajak untuk mempraktikkan langsung berbagai contoh perilaku sopan santun dalam keseharian agar dapat diterapkan di lingkungan masing-masing.

Lurah Nanggewer Mekar, Hanny Septianie, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dan aparatur kelurahan dalam memperkuat budaya pelayanan yang beretika.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin menanamkan semangat Perkuat Etika dalam Harmoni Bermasyarakat. Setiap staf dan pegawai kelurahan harus mampu melayani tamu dengan profesional, penuh senyum, ramah, dan sopan,” ujar Hanny.

Ia berharap, ke depan Kelurahan Nanggewer Mekar dapat menjadi contoh pelayanan publik yang baik dan dikenal luas, tidak hanya sebagai “Nanggewer”, tetapi benar-benar “Mekar” maju dan berkarakter. “Dalam perubahan menuju yang terbaik dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan,” katanya.

Sementara itu, Ilham Rizky Fajrin dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia yang turut hadir dalam acara tersebut menilai pelatihan social etiquette ini sangat penting di tengah menurunnya kesadaran masyarakat terhadap tata krama sosial.

“Banyak kesalahpahaman dalam kehidupan sehari-hari muncul karena kurangnya pemahaman tentang etika sosial. Diharapkan peserta yang hadir bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat dan menularkannya kepada keluarga serta lingkungan sekitar,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini