Ketua Forum PKBM : Saya Tidak Bisa Berkomentar
Laporan : TIM ||
BogorPolitan.com – Cianjur,
Terkait Dikotomi pembangunan yang banyak tidak tidak tepat sasaran serta merata di duga dinas pendidikan dan kebudayaan serta oknum lainnya banyak yang bermain, Jum’at (13/10/2023).
Seperti halnya di dua PKBM yang sudah melakukan mutasi sebanyak 1400 untuk jumlah keseluruhannya.
Sementara 600 lebih untuk pengajuan di tahun 2024 sama jumlahnya di tahun 2023 ada 1400 dan banyaknya alasan pindah, yang menjadi kendala saat ini, bagi yang lulus kemarin mencapai 300 lebih untuk di Kabupaten Cianjur.
Menurut ketua forum PKBM, Deni Abdul holik dirinya tidak bisa berkomentar, karena menurutnya bukan ranahnya.
“Tugas forum PKBM merupakan salah satu organisasi yang di bentuk oleh para kepala PKBM untuk menjalankan tugas sesuai organisasi,” komentarnya.
Seperti halnya dalam melakukan rapat dalam rangka meningkatkan IPM di bidang pendidikan di Cianjur, ucapnya, saat di hubungi via chat WhatApps nya.10 : 21 WIB , Sabtu (14/10/2023).
Banyak kejanggalan dilapangan seperti untuk usia 23 tahun ke bawah khususnya paket B anggarannya cukup besar.
Sementara untuk paket A ada 1300, Paket B yang setara dengan SMP ada 1600, sedangkan untuk Paket C setara SMA jumlahnya mencapai 1800 belum untuk jumlah dapodik yang double (ganda) kalau ditotalkan jumlahnya lumayan.
Sementara itu, menurut salah satu pengkaji masyarakat pendidikan Kabupaten Cianjur mengatakan, kami melihat diduga ada keterlibatan oknum terkait dikotomi pembangunan yg tidak merata dan tidak tepat sasaran Pasca gempa cianjur, mulai dari pejabat dinas sampai lainnya.






