BogorPolitan – Kab. Bogor,
Keberhasilan suatu pendidikan terhadap anak, ada 3 faktor yang menentukan. Hal ini diutarakan Budy Antoro M.Pd., Ketua Yayasan SMK Pesona Dywantara, saat BogorPolitan menyambangi ke kediamannya di bilangan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Rabu 26/08/2020.
Pertama, menurut Budy adalah faktor lingkungan keluarga. Keluarga adalah sarana pendidikan yang paling utama dan paling dominan. Karena waktu paling banyak siswa ada didalam keluarga. Pembinaan orangtuanya kepada anak, bimbingan kakak kepada adiknya. Pembelajaran budaya hormat kepada yang lebih tua.
“Kedua adalah faktor lingkungan masyarakat. Lingkungan masyarakat ini bisa dilihat, anak itu bermain dengan siapa dan bermain apa. Hal ini bisa berimbas pada daya fikir seorang anak. Skill motoriknya akan jalan bila bermain,” paparnya
Ketiga, masih kata Budy, adalah faktor lingkungan sekolah. Ketika seorang anak yang bersekolah secara Daring, akan kehilangan teman bermain. Contohnya anak saya yang begitu merindukan teman sekolahnya, sampai menangis bila melihat foto teman-temannya.
“Ada yang hilang ketika cara pembelajaran tatap muka disekolah diganti dengan secara Daring. Antaranya adalah pembelajaran karakter akhlak kasih sayang antar teman,” tambah Budy Antoro
Budy yang juga Ketua Forum PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Kabupaten Bogor, mengasumsikan bahwa saat ini Pemerintah ingin memutarbalikkan cara pembelajaran saat ini. Pasalnya Pendidikan Formal dibuat seperti Pendidikan Non Formal.
“Saat ini Pendidikan Formal sudah menjurus seperti cara pembelajaran PKBM yang tidak setiap hari murid belajarnya dan belajarnya dimana saja,” tukas Budy. (And)






