Sambut Hari Kemerdekaan RI Ke 80, Desa Wisata Bojongrangkas Adakan Lomba Mewarnai di Gunung Kapur Ciampea

0
213 views

BogorPolitan – Ciampea,

Sambut hari Kemerdekaan RI ke 80, Desa Wisata Bojongrangkas yang digawangi oleh Anita Cs dan KKN Mahasiswa UIN Jakarta gelar lomba mewarnai tingkat Paud/TK dan tingkat Sekolah Dasar di kawasan Puncak Roti, Gunung Kapur Ciampea, Minggu pagi 10/08/2025.

Dalam lomba mewarnai, peserta lomba berdatangan dari sekolah yang berada di Desa Bojongrangkas. Tak hanya siswa TK/Paud dan Sekolah Dasar, peserta lomba juga banyak yang dari Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ketua Panitia sekaligus penggagas Desa Wisata Bojongrangkas, Anita, mengatakan, untuk Desa Wisata Bojong Rangkas selama 1 tahun mungkin kita memang masih disebutnya desa wisata rintisan tapi dengan perkembangan dan kekompakan para pengurus desa wisata yang bekerjasama dengan perangkat desa serta masyarakat sekitar, Alhamdulillah kita menjadi salah satu desa wisata yang insya Allah akan diberikan pengakuan dari Kabupaten Bogor.

“Sejauh ini memang kita masih mengembangkan potensi yang ada. Diantaranya kami menawarkan paket wisata alam yang ada di Puncak Roti, Gunung kapur Desa Bojongrangkas Kecamatan Ciampea,” jelasnya.

Anita menambahkan, adapun paketan wisata alam di Gunung Kapur itu, selain Puncak Roti yang dikenal dengan wisata tracking, Camping Ground dan Susur Goa.

“Di Gunung Kapur ini, kami juga menawarkan pesona beberapa Goa yang memang patut kita lestarikan dan kita explore ke dunia luar. Wisata Gunung Kapur ini termasuk salah satu wisata Geopark Halimun Salak Bogor yang menjadi trend pemerintah Kabupaten Bogor terutama dari Bapedalitbang dan Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor yang sudah mengeksplor Goa AC,” ungkapnya.

Dalam melakukan promosi, Desa Wisata Bojongrangkas menggunakan website sendiri untuk desa wisata Bogor melalui akun-akun IG dan media sosial lainnya. Untuk pengunjungnya sendiri, untuk saat ini memang masih masyarakat lokal sekitaran wilayah Kabupaten Bogor.

“Untuk biaya tiket masuk di harga Rp.10. 000,-. Dalam pembagian hasil, setengah untuk pengelola Gunung Kapur itu sendiri dan setengahnya lagi masuk ke kas desa wisata yang dipergunakan untuk pemberdayaan dan sarana prasarana seperti WC, kamar mandi, Musholla dan sarana parkir yang belum memadai,” katanya.

Dirinya berharap, Pemerintah Kabupaten Bogor untuk lebih serius dalam memperhatikan Desa Wisata Bojongrangkas ini, terutama untuk segala hal yang memang bisa meningkatkan pembangunan sarana prasarana yang memang belum memadai.

“Untuk kedepan, program kerja kedepannya itu ada River Tubing di mana ada di wilayah RW 07, juga ada Wisata Agro Bisnis dan Wisata Sentra Industri Tas dan sentra olahan ikan patin,” tutupnya. (And)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini