Kawal Pengecoran Jalan Cikampak Hingga Tengah Malam, Hasani : Dari Rakyat Untuk Rakyat

0
501 views

BogorPolitan – Ciampea,

Setelah sempat tertunda cukup lama, proyek pengecoran dan rekonstruksi Jalan Cikampak-Gunung Picung akhirnya dimulai.

Proyek ini berdampak pada penutupan total Jalan Cikampak yang berada di Desa Bojongrangkas, Ciampea, Kabupaten Bogor.

Arus lalu lintas pun sementara dialihkan ke beberapa jalur alternatif.

Pekerjaan ini merupakan bagian dari lanjutan proyek infrastruktur yang digarap PT Banten Putra Konstruksi, dengan nilai kontrak mencapai Rp2,65 miliar.

Berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tertanggal 10 September 2024, proyek ini seharusnya sudah berjalan lebih awal, namun sempat tertunda karena sejumlah kendala teknis.

Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, M. Hasani ST., mengaku terus mendorong agar proyek ini segera direalisasikan.

Bahkan, ia turun langsung ke lokasi saat proses pengecoran dimulai pada Rabu malam (11/6/2025), tepat pukul 22.00 WIB hingga lewat tengah malam.

“Sengaja saya kawal di tengah malam seperti ini supaya pengerjaannya bisa maksimal dan sesuai aturan,” ujar Hasani saat ditemui di lokasi proyek.

Menurutnya, Jalan Cikampak sudah terlalu lama menjadi keluhan warga lantaran rusak parah dan sering memicu kecelakaan.

“Beberapa warga melapor langsung ke saya soal kondisi jalan ini. Maka, sebagai wakil rakyat, saya merasa wajib mengawal prosesnya. Ini dari rakyat, untuk rakyat,” katanya.

Proyek ini pun disambut positif oleh warga sekitar. Mereka berharap jalan tersebut segera rampung agar aktivitas masyarakat kembali lancar dan lebih aman.

“Alhamdulillah akhirnya dibenerin juga. Tiap hari saya lewat sini bawa anak sekolah, jalannya udah parah banget kemarin,” ujar Rani (34), warga Desa Bojongrangkas.

Hal serupa disampaikan Rojak (47), ojek pangkalan setempat. Ia menyebut perbaikan jalan ini sangat ditunggu karena kerusakan jalan sudah mengganggu penghasilan para pengemudi.

“Kalau jalannya bagus, kita bawa penumpang juga lebih nyaman. Gak takut jatuh,” ujarnya singkat.

Pemerintah setempat mengimbau warga agar bersabar selama proses pengerjaan berlangsung, dan tetap mengikuti jalur alternatif yang telah ditentukan demi kelancaran bersama.***(And)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini