Pemdes Sukaharja Cijeruk Gelar Vaksinasi Dosis 1 dan 2 Vaksin Sinovac

BogorPolitan – Cijeruk,

Dalam mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penanganan wabah pandemi global Covid-19, serta memutus mata rantai penyebaran virus Corona, Pemdes Sukaharja Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Percepatan Vaksinasi Massal, bertempat di Kantor Desa Sukaharja, Selasa (21/9).

Jack Staf Desa Sukaharja kepada media ini mengatakan bahwa Pemdes Sukaharja sudah 5 kali mengadakan Vaksinasi Massal, Alhamdulillah warga antusias hadir untuk turut di Vaksin, Jum’at (24/9).

“Luar biasa warga begitu antusias untuk divaksin dan mereka sudah sadar akan pentingnya Vaksinasi ini,” ucap Jack.

Selanjutnya ia menambahkan Dosis yang diberikan bukan hanya Dosis pertama tapi juga Dosis ke dua untuk Vaksin Sinovac.

“Diperkirakan sampai dengan saat ini jumlah warga Desa Sukaharja yang mendapatkan Vaksin sudah mencapai diangka 60 persen, termasuk para pelajar usia 12-17 yang divaksin disekolah sekolah,” tegasnya.

Jack berharap kepada warga yang belum divaksin untuk segera mendaftarkan diri melalui Rt/Rw setempat, atau ke kadusnya masing-masing atau datang langsung ke Puskesmas.

Vaksinasi ini penting karena selain me jaga tubuh kita agar terhindar dari paparan Virus Covid 19, menjadikan imun dan kekebalan tubuh juga menjadi salah satu syarat kelengkapan untuk perjalanan dan ke area publik, sambungnya.

Ia berharap dengan Program Percepatan Vaksinasi Massal ini segera terbentuk Herd Immunity, warga menjadi sehat terbentuk kekebalan tubuh dengan meningkatnya imunitas. Dan menjadi harapan terbesar adalah berakhir ya Pandemi ini.

Program Percepatan Vaksinasi Massal.ini terlaksana bekerjasama dengan Puskesmas setempat dengan melibatkan 15 orang mulai dari bagian Screening, Vaksinator dan Tim Input Data yang juga melibatkan staf Desa Sukaharja.

Turut memantau dalam giat ini Kepala Desa Sukaharja, Satpol PP Kecamatan Cijeruk, Babinsa dan Bhabinmas.

Dharmawan

Memutus Penularan Covid 19, Pemdes Mekarjaya Adakan Vaksinasi

BogorPolitan – Ciomas,

Dalam rangka mendukung Program Pemerintah untuk memutus Mata Rantai Penularan Corona Virus Disease 19 Pemerintah Desa Mekarjaya Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor Gelar Percepatan Vaksinasi Massal di halaman Kantor Desa Mekarjaya, Jum’at (24/9).

Walau kini wilayah Desa Mekarjaya berstatus Zona Hijau untuk mencegah paparan virus dan meningkatkan imunisasi kekebalan tubuh bagi warga Desa Mekarjaya perlu dilaksanakan Vaksinasi. Tersebut disampaikan Sekretaris Desa Mekarjaya Syaiful Imam ditengah kegiatan Vaksinasi.

Hari ini kami laksanakan Vaksinasi Dosis 1 dan Dosis 2 Jenis Vaksin CoronaVac atau yang dikenal dengan Vaksin Sinovac bekerjasama dengan Puskesmas Desa Kota Batu. Target Vaksin 1000 Dosis, hingga Pk. 13.30 ini pendaftar telah mencapai diangka 750 Insya Allah target 1000 akan tercapai, paparnya.

Ia menambahkan Vaksinasi ini ke 2 kali yang dilaksanakan di Desa Mekarjaya, Alhamdulillah berjalan lancar, warga antusias dan tertib mengikuti tahapan atau proses dalam vaksinasi ini dengan menerapkan Prokes.

“Dari total jumlah warga desa 8973 jiwa, kurang lebih 60 persen warga Desa Mekarjaya sudah tervaksin, jumlah tersebut termasuk warga yang divaksin diprogram vaksinasi lain juga anak-anak usia sekolah 12-17 tahun yang divaksin disekolah-sekolah,” ujarnya.

Ia berharap pada Warga Desa Mekarjaya walau sudah di vaksin harus tetap disiplin menjalankan Prokes, tetap memakai masker bila berkegiatan diluar rumah, sering mencuci tangan dan hendaknya terus menjaga jarak. Dan bagi mereka yang belum vaksin, segera manfaatkan kesempatan ini untuk turut di Vaksin karena Vaksin disaat ini sangat penting selain sebagai penangkal Virus dan meningkatkan Imun atau Kekebalan tubuh, Vaksin diperlukan sebagai persyaratan perjalanan.

Pantauan media tenaga Nakes, mulai dari skrining, vaksinator dan Relawan Penginput data sejumlah 32 orang diantaranya dari staf desa, Kader PKK, Posyandu dan Satgas Covid tingkat desa.

Turut memantau dalam giat tersebut Satpol PP Kecamatan Ciomas, Babinsa dan Bhabinmas.

Dharmawan

Peringatan Hari UUPA ATR/BPN Kabupaten Cianjur, Pemberian Satya Lencana dan Sertifikat PTSL

BogorPolitan – Cianjur,

ATR/BPN Kabupaten Cianjur memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang ke 61 Tahun 2021.yang dilaksanakan di halaman kantor ATR/BPN Cianjur,Jalan Raya Bandung No. 61 Sadewata, Sabandar, Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jum’at (24/09/2021).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional” .

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Cianjur, Anthony Tarigan mengatakan, dalam peringatan hari Agraria dan Tata Ruang ke 61 Tahun 2021 ini, ATR/BPN Kabupaten Cianjur, ada dua acara yang dilaksanakan yaitu pemberian Satya lencana kepada pegawai dilingkungan ATR/BPN Cianjur yang sudah 30 tahun mengabdi, serta penyerahan sertifikat dari program prioritas nasional dan strategis nasional.

” Pada hari Agraria dan Tata Ruang hari ini,ada dua sub acara yang kita laksanakan, pertama pemberian Satya lencana kepada pegawai yang sudah 30 tahun mengabdi, kedua penyerahan sertifikat program prioritas nasional dan strategis nasional,” katanya

Pada kegiatan tersebut diberikan sebanyak 20 sertifikat hak pakai untuk pemerintah, dan 6000 sertifikat program PTSL kepada masyarakat.

“20 sertifikat hak pakai untuk pemerintah seperti PLN, BMN dari kementerian PUPR dibawah koordinasi DJKN, dan juga untuk BMN, serta 6000 sertifikat PTSL yang kita serahkan secara simbolis yang selanjutnya akan diberikan petugas kita kelapangan atau kepada masyarakat yang mendapatkannya,” ungkapnya.

Anthony menjelaskan, untuk program PTSL kabupaten Cianjur targetnya ada 70.000 bidang tanah dan beberapa petugas di lapangan masih terus melanjutkan dan mengumpulkan data fisik dan yuridisnya sesuai laporan dan telah tercapai sebesar 90 persen.

Menurutnya PTSL ini merupakan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat karena Dapat memberikan kesejahteraan masyarakat , meminimalkan adanya konflik pertanahan dan penertiban penguasaan tanah serta bisa menumbuhkan ekonomi sebagai akses permodalan.

“Sebagaimana diketahui, bahwa Presiden telah menyerahkan sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria dan hasil penyelesaian konflik pertanahan sebanyak 124.120 sertifikat di 26 provinsi dan 127 Kabupaten/Kota. Selanjutnya perlu dikawal mengenai pemberdayaan masyarakatnya (acces reform) untuk memastikan penerima sertipikat mendapatkan akses permodalan,” ungkapnya.

Ia berharap dengan bertambahnya usia ATR/BPN mampu mewujudkan pelayanan untuk lebih baik kedepannya.

“Melalui momentum peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional kali ini kita wujudkan pelayanan yang terbaik bagi kepentingan Bangsa dan Negara tercinta serta apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat dan nilai tambah untuk banyak orang” pungkasnya.

Reporter : Eka

Danrem 061/Sk Suport Vaksinasi Kolaborasi MUI Kab Bogor Dengan Satgas Covid 19

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Percepatan Vaksinasi Covid-19 terus dilakukan oleh Forkopimda Kabupaten Bogor bersama jajarannya dan juga bersama dengan Korem 061/SK, itu adalah langkah yang diambil untuk mendukung Pemerintah dalam percepatan penanggulangan wabah Covid-19.

Tersebut disampaikan Brigjen. TNI Achmad Fauzi S.I.P.M.M. selaku Komandan Korem 061/Sk pada kegiatan Launhcing Vaksinasi Massal di Pondok Pesantren Darussalam Kp. Bubulak Rt. 07/ 02 Kel. Padasuka Kec. Ciomas Kab. Bogor, Kamis (23/9).

Lanjut Danrem bahwa kunjungannya ke Ponpes Darussalam untuk menjalin silaturahmi juga untuk mendukung kegiatan percepatan serbuan vaksinasi covid-19. Yang mana upaya percepatan vaksinasi tersebut adalah salah satu kepedulian seluruh komponen ataupun elemen masyarakat dan rasa cinta kepada tanah air, ini untuk keselamatan semua.

” Saat ini Vaksinasi sangat penting, dimana vaksin selain untuk meningkatkan imunitas tubuh yang dapat meminimalisir penularan Covid19, vaksin juga merupakan salah satu persyaratan untuk proses administrasi berbagai hal misalnya umroh atau berhaji. Oleh karena mari kita sama-sama mendukung program Vaksinasi ini,” ujar Danrem.

” Wabah pademi belum berakhir, Vaksinasi ini adalah usaha kita untuk mencegah penyebaran covid 19. Selain itu
kita juga harus selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Mari kita sama-sama saling menjaga, saling melindungi dan saling mengingatkan,” tegas Danrem.

Ditempat yang sama KH. Mukri Aji Ketua MUI Kab. Bogor dalam sambutannya menyampaikan bahwa Vaksinasi Massal Nasional dilaksanakan secara massif oleh pemerintah dan melibatkan unsur di beberapa daerah. Percepatan vaksinasi juga dilakukan Gerakan Nasional Majelis Ulama Indonesia (Gernas MUI) untuk Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Umat dengan menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Dompet Dhuafa. Dan Untuk mendukung percepatan vaksinasi pemerintah pusat, Gernas MUI-ACT-DD melalui Program Gerai Vaksinasi melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal kepada sekitar 2.000 warga. Program Vaksinasi kali ini digelar dengan sasaran penerima vaksin dari semua santri Ponpes Darussalam dan warga sekitarnya. Pelaksanaan program vaksinasi di Kab Bogor bersama dengan Dinas Kesehatan Kab, kemudian TNi-Polri-Dinkes Kab Bogor dan dibantu tim relawan dari Dompet Dhuafa dan Ketua MUI, Vaksinasi itu halal dan diiktiar untuk sehat.

Bupati Bogor selaku Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 mengajak seluruh komponen/elemen masyarakat turut serta melakukan percepatan vaksinasi di Kab. Bogor. Dan hal yang sama seperti yang disampaikan oleh Danrem 061, Bupati juga mengatakan bahwa Vaksinasi selain untuk kesehatan masyarakat juga menjadi kebutuhan semua orang dikarenakan hampir semua kegiatan diluar rumah akan membutuhkan bukti vaksin.

“Vaksinasi adalah tugas kita semua karena ini tugas negara untuk kesehatan dan keselamatan warga masyarakat Indonesia. Vaksinasi aman untuk masyarakat dan juga para santri. Saat ini ada beberapa pondok pesantren yang santrinya tertular Covid-19, oleh karena itu saat ini fokus program vaksinasi massal di 40 Kecamatan, termasuk Ponpes.” tutur Bupati.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Letnan Kolonel Inf. Sukur Hermanto Dandim 0621/Kab Bogor, AKPB Harun S,I,K. S.H Kapolres Kab. Bogor, Kajari Kab bogor, Ketua Pengadilan Negeri Kab. Bogor, Hadi Jana Asisten Pemerintahan & Kesra Kab. Bogor, Kadis Kesehatan Kab. Bogor, Mayor Inf Ratno Sudarmadi Danramil 0621-13/Ciomas, Kompol Yudi Kusnadi Kapolsek Ciomas, Drs. Chairuka J. Nugroho M.Si Camat Ciomas, KH. Drs. Mu’tasim Billah M.Si Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Budi Soleh Kurniawan S.E, Lurah Padasuka, para Kades se-Kecamatan Ciomas serta Perwakilan Tokoh Masyarakat.

Kegiatan Vaksinasi Massal ini untuk mendukung dan mensukseskan Bulan Vaksinasi yang telah di canangkan oleh Bupati Bogor selaku Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Satgas Kabupaten melaksanakan Vaksinasi Massal di 40 Kecamatan selama bulan September dan Oktober  2021.

Dharmawan
Sumber: Penrem 061/SK

Pemdes Sukamantri Vaksinasi Warga Berjalan Lancar Dengan Prokes

BogorPolitan – Tamansari,

Pemerintah Desa Sukamantri Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat melaksanakan Vaksinasi Dosis Pertama Jenis Sinovac dihalaman Kantor Desa Sukamantri, Rabu (22/9/2021).

Vaksinasi yang dilaksanakan untuk ke 4 kalinya ini sangat antusias diikuti warga Desa Sukamantri yang kini semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan meningkatkan imunisasi agar terhindar dari paparan Virus Covid 19.

Vaksinasi berlangsung dengan kondusif dan lancar atas dukungan berbagai pihak, yang juga turut dipantau dan dibantu oleh Linmas, Satpol PP Kecamatan, Babinsa Bhabinmas.

Kepada pewarta Kepala Desa Sukamantri Hendi Haerudin melalui Sekretaris Desa Puja Aditya S. mengatakan hari ini merupakan yang 4 kalinya kami melaksanakan Vaksinasi bagi warga Desa Sukamantri dengan Vaksin Sinovac khusus untuk Dosis 1.

“Gelaran Vaksinasi Massal ini sebagai dukungan kepada Pemerintah dalam rangka Percepatan Vaksinasi untuk memutus mata rantai Penyebaran Corona Virus Disease 19 atau Covid 19. Alhamdulillah warga semakin antusias untuk ikut Vaksin melalui proses dan tahapan pendaftaran mulai dari skrining, vaksinasi hingga observasi berjalan dengan tertib dan terkendali,” ujar Puja.

Terdaftar sejumlah 1712 dari Dusun 1 hingga Dusun 4 Desa Sukamantri yang terdiri dari warga dusun 1 hingga dusun 4.
“Sampai saat ini ada 1393 peserta yang sedang diinput dan masih berjalan, bila sudah tidak ada lagi kita close karena input data ini bisa sampai malam,” jelas Puja.

Target Harian 1000 peserta sudah melewati lanjutnya, dari total jumlah warga Desa Sukamantri 13.000 jiwa 50 persennya sudah tervaksin. Kalau dihitung dengan anak yang divaksin disekolah kita mencapai 60 persen artinya 6000 lebih warga Desa Sukamantri telah tervaksin.

“Mayoritas saat ini warga antusias luar biasa, yang belum vaksin biasanya terkendala penyakit bawaan atau kondisi fisiknya yang tak mengijinkan atau juga waktunya. Bagi yang ingin divaksin silahkan daftar ke RT/RW setempat atau ke Kadusnya untuk didata nanti akan kita agendakan lagi untuk vaksinasi,” paparnya.

Wawar terus kita laksanakan, bagaimana caranya vaksin ini terus berjalan dengan baik dan musibah pandemi ini segera berakhir.

“Saat ini Desa Sukamantri Zone Kuning harapannya menjadi Hijau,” pungkasnya.

Dharmawan

Wujudkan Program Ketahanan Pangan, Dandim 0608/Cianjur Panen Raya Demplot Padi di Cugenang

BogorPolitan.com – Cianjur,

Guna memenuhi ketersediaan beras dalam rangka ketahanan pangan, Kodim 0608/Cianjur melakukan panen raya demplot di Kampung Pasir Angin, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (22/09/2021).

Pelaksanaan panen raya tersebut dihadiri Dandim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi, S.H., M.M dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Dr.Ir.Parwinia MM. Serta, Kasdim 0608 Mayor CHB R. Khoirul Amin, Forkopimcam Cugenang, Kades dan Tokoh Masyarakat setempat.

Komandan Kodim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi, S.H., M.M mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program ketahanan pangan TNI AD di tengah pandemi Covid-19 dan pemberdayaan lahan agar tetap produktif.

“Ini adalah program nasional untuk mendukung ketahanan pangan dan juga kepedulian dari TNI AD terhadap kebutuhan pangan masyarakat khususnya beras”, ujarnya.

Selain itu, juga ada program Bupati Cianjur dan berharap mengembalikan lumbung-lumbung yang ada di Wilayah Kabupaten Cianjur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Dr. Ir. Parwinia mengucapkan terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 0608/Cianjur yang sudah membantu Pemerintah dalam ketahanan pangan.

“Karena ini memang teladan untuk kita semua bahwa Kabupaten Cianjur awalnya lumbung padi, dan kita sekarang mengembalikan lagi seperti itu. Dan kita bekerja sama dengan pihak BUMD,” ujarnya.

Laporan : Eka

Ratusan Santri di Ponpes Izzul Islam Jadi Sasaran Serbuan Vaksin Kodim 0608/Cianjur

BogorPolitan – Cianjur,

Pondok Pesantren Izzul Islam di Jalan KH.Shaleh, di Kampung Pamokolan RT 02/04, Desa Sukamanah, Kecamatan Karang tengah, menjadi sasaran Serbuan Vaksinasi yang diselenggarakan Kodim 0608/Cianjur, Selasa (21/09/2021).

Kegiatan vaksinasi yang diperuntukan para santri dan santriwati sebanyak 500 Dosis vaksin, kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh Komandan Kodim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi, S.H., M.M, serta pimpinan Ponpes Izzul Islam, KH. M Wawan Ridwan.,S.Sy.,M.M. Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Danramil karang tengah, Kapten inf Ojang, Kapolsek Karang Tengah, Kompol H Toha Ma’rup,S.H.

Dandim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi, S.H., M.M mengatakan, kegiatan serbuan vaksin yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Izzul Islam untuk mendukung percepatan vaksinasi nusantara untuk para santri di pondok pesantren.

“Serbuan vaksinasi ini untuk mendukung percepatan vaksin di pondok pesantren. Saat ini, kita melakukan vaksin dosis pertama ini peruntukannya khusus untuk kalangan pondok pesantren, bagi 500 orang santri,” katanya.

Kedepannya, kata Dandim, Santri dan santriawati di Ponpes lainnya juga akan menggelar serbuan vaksinasi.

“Kita juga akan melaksanakan vaksin di Ponpes lainnya, sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, vaksin dilaksanakan di Ponpes agar para santri di Wilayah Cianjur untuk menuju sehat.

“Jangan Khawatir di vaksin, vaksin itu halal dan aman,” pungkasnya.

Laporan : Eka

Dukung Program Pemerintah Polsek Tamansari Kabupaten Bogor Laksanakan Vaksinasi Indonesia Pasti Bisa

BogorPolitan – Tamansari,

Polsek Tamansari bersama Puskesmas Tamansari dan Pemerintahan Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor Gelar
Vaksinasi Massal Covid-19 Indonesia Bisa, pada Selasa (21/9).

Terpantau warga sangat antusias mengikuti Vaksinasi Covid 19 Jenis Vaksin Sinovac, bahkan ada yang sejak Shubuh sudah antri. Gelaran Serbuan Vaksinasi Indonesia Bisa ini dilaksanakan dihalaman Mapolsek Tamansari Jl. Kebon Jati No. 65-68 Desa Sirnagalih Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor dimulai sejak Pk. 08.00 WIB, dengan Target 2400 Dosis untuk 10 hari.

Tersebut disampaikan Kapolsek Tamansari IPTU Kusnadi S. Ap kepada para awak media ditengah kegiatan.

“Kami ditargetkan oleh Polres Kabupaten Bogor sebanyak 2400 Dosis selama kurun waktu 10 hari, satu hari target minimal 350 peserta dan sampai Pk. 10.00 ini sudah terdaftar melebihi 700 peserta, saya siap melayani masyarakat,” papar Kapolsek Kusnadi

Hari merupakan pelaksanaan Vaksinasi Masal hari ke 3 Dosis 1 dan Dosis 2 Jenis Vaksin Sinovac, Alhamdulillah warga sangat antusias dan makin sadar untuk melaksanakan Vaksinasi dan antri dengan tertib menerapkan Prokes,” sambungnya.

Masih kata Kusnadi, dalam mencegah kerumunan dan protokol kesehatan dan lebih tertib di lokasi kami mendatangkan lebih banyak relawan, mulai dari guru, KNPI, Ormas, Linmas, Satpol PP juga dari Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Unsur Muspika Tamansari.

Untuk Tenaga Nakes, terdiri dari skrining, vaksinator dan penginput data keseluruhan berjumlah 15 orang.

Terkait himbauan pada masyarakat khususnya warga Kecamatan Tamansari, Kapolsek mengatakan dirinya bersama jajaran termasuk Rt dan Rw selalu melaksanakan wawar atau sosialisasi secara door to door bahkan bersama MUI Kecamatan Tamansari mendatangi pesantren-pesantren untuk mengajak para santri melaksanakan Vaksinasi Covid 19.

“Ayo warga masyarakat ajak saudara-saudaranya, temannya yang belum divaksin untuk segera lakukan Vaksinasi Covid 19, seluruh warga bisa datang kesini tidak hanya yang ber KTP wilayah setempat tapi terbuka untuk seluruh wilayah terpenting punya NIK,” ajak Kapolsek.

Diakhir perbincangan Kapolsek Kusnadi mengatakan dengan Vaksinasi ini otomatis kesehatan kita terjaga, warga bisa sehat semua, bisa melaksanakan kegiatan usaha, bekerja, ibadah dengan tertib aman dan nyaman.

Dharmawan

Samisade Nanggung, Menembus Akses Wisata Diantara Perbatasan

BogorPolitan – Nanggung,

Rabat beton Kampung Siranggap – Rancabakti, sepanjang 1,5 Kilo meter (Km), sepenuhnya menjadi prioritas utama kualitas, pembangunan Infrastruktur yang menggunakan anggaran Satu Milyar Satu Desa (Samisade) yang baru digelontorkan sebesar 40 persen untuk Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung.

Dalam sambutannya Kepala Desa Nanggung, Ahmad Sodik menyatakan bahwasanya, akses jalan yang dibangunnya dapat berfungsi ganda dalam peningkatan ekonomi masyarakat juga sebagai jalur wisata diwilayahnya, Selasa, 21/09/2021, di Kampung Siranggap.

“Program yang luar biasa, bermanfaat selain untuk akses ekonomi masyarakat, juga akses wisata – wisata, tentang setu yang ada Curug bitung karena itu merupakan perbatasan 2 wilayah, banyak sekali akses yang menggunakan jalan ini, tidak lagi Kampung banar Nangela tidak harus berkeliling, dengan poros Desa ini bisa lancar,

Pembangunan ini tanpa ada dukungan dari masyarakat, yang sekaligus sebagai penerima manfaat harus menjadi kontrol, karena kita akan mengutamakan kualitas, agar kedepan sebagai akses yang lebih maju,” katanya.

Ditempat yang sama, Ketua Tim monitoring Samisade Kecamatan Nanggung Suharsono, merasa bersyukur untuk wilayahnya semua Desa mendapatkannya, juga merupakan janji politik Bupati Bogor.

“Program samisade merupakan janji kampanye bupati, yang hari ini direalisasikan, untuk kecamatan Nanggung 11 Desa sudah mendapatkannya, tinggal bagaimana kita menjalankan nya sesuai dengan ketentuan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu pula hadir Kepala Kepolisian Sektor Nanggung, AKP Dedi H, berpesan dalam penggunaan anggaran nya harus sesuai ketentuan

“Gunakan uang sesuai fungsi, dalam penggunaannya, jangan sampai menjadi urusan pidana korupsi,” tegasnya. (Ipay)

Kasi Penkes Cibungbulang Ungkap Target Percepatan Vaksin

Bogorpolitan – Cibungbulang,

Dalam rangka percepatan Vaksinasi Kabupaten Bogor, Kepala Seksi Pendidikan dan Kesehatan (Kasi Penkes), Kecamatan Cibungbulang, Ridwan, mengungkap target sebanyak 3.222, yang harus diselesaikan selama 25 hari, untuk bulan September, dengan mengoptimalkan 3 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Desa juga Sekolah.

“Vaksin massal dalam rangka percepatan vaksinasi, di Kabupaten Bogor, guna pencapaian 20 persen dari target pemerintah, Kecamatan Cibungbulang targetnya 3.222, untuk 1 bulan September ini, dan jumlah tersebut dibreak down hingga muncul jumlah satu rt kebagian 8 orang,” ungkap Ridwan, di Kantor Kecamatan Cibungbulang, Selasa, 14/09/2021, sesaat setelah melakukan pemantauan langsung di Puskesmas Situ Udik.

Kecamatan Cibungbulang memiliki 415 Rt, Ridwan melanjutkan, “Dari 15 Desa, jika dihitung rata rata menjadi 3.450, lebih tinggi dari jumlah awal 3.222, dalam pelaksanaannya menggunakan 2 system, pertama, pelayanan di puskesmas buka, yang kedua system pelayanan turun langsung ke Desa,

Setiap hari mulai dari Senin sampai Sabtu, Puskesmas Situ Udik, Cibungbulang, serta Cijujung, bahkan tim kami ke Desa dan Sekolah, Tim Kesehatan yang dibantu oleh pihak swasta selama 25 hari ini berkerja semaksimal mungkin, guna pencapaian target, bulan ini ada 3 sasaran, yaitu puskesmas, Desa, dan Sekolah,” tambahnya.

Pihaknya juga langsung melaporkan kegiatannya kepada Bupati dan Wakil Bogor, Sekda, Ketua satgas Covid 19, serta Kadinkes, yang ditandatangani oleh PLT Camat Cibungbulang Agus Sutardi.

“Hasil kegiatan vaksinasi massal, dalam rangka percepatan vaksinasi Nasional, Bulan September, pada tanggal 14/09/2021,

  1. Puskesmas Cijujung, dimulai pada pukul 08.00 – 13.30, target sasaran 1200 datang 255 orang, tervaksin 248, ditunda 1, dosis 1 : 247, dosis 2 : 1, pemakaian Vaksin : 41 vl, jenis vaksin Pfizer, Shinoparm : 1, stok vaksin Pfizer : 176 vl, Shinovac : 1200 vl, Sinoparm : 4 vl, Astrazeneca : 0 vl.
  2. Puskesmas situ udik, Target 1.222, datang : 905 orang, tervaksin : 886, Dosisi 1 : 886, pemakaian vaksin, Pfizer : 148 vl, Sinoparm : 1 vl, Stok : Pfizer. :. 162 vl, Sinovac : 1232 vl, Sinopharm : 4 vl.
  3. Puskesmas Cibungbulang : target 1222 orang, datang : 500, tervaksin : 494, ditunda : 4, Dosis 1 : 494, pemakaian vaksin, Pfizer. : 84 vl, stok Pfizer : 395 vl, Sinoparm : 4 vl, Sinovak : 247 vl.

Total hasil Kecamatan Cibungbulang
Target Kecamatan : 3222
Datang/ terdaftar : 1660
Tervaksin : 1628
Di tunda : 34
Dosisi 1. : 1627
Dosis 2 : 1

Pemakaian vaksin
Pfizer : 273 vl
Sinoparm : 2 vl.
Stok vaksin
Pfizer : 733 vl
Sinoparm : 12 vl
Sinovac : 2.679 vl.
(Ipay)

Target Vaksinasi, Puskesmas Situ Udik Habiskan Vaksin Pfizer

Bogorpolitan – Cibungbulang,

Pelaksanaan percepatan vaksinasi tahap I, sesuai intruksi Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin (AY), untuk Kecamatan Cibungbulang, digelar di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Situ Udik, Selasa, 14/09/2021, dengan sasaran 1000 orang yang berasal dari Desa Situ Udik, Situ Ilir, Sukamaju, dan Cemplang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Situ Udik, Irna, dalam wawancara bersama bogorpolitan.com disela Kegiatannya.

“Namun jika dari wilayah lain ada, silahkan, karena instruksi Bupati, harus adanya percepatan vaksin, kemarin sesuai hasil rapat di Kecamatan, setelah diperhitungkan per rt itu minimal 8 orang, jika dihitung secara akumulasi sekitar 900 orang, se-Cibungbulang,” katanya.

Walaupun kesadaran masyarakat Kecamatan Cibungbulang, akan vaksinasi masih rendah, ditambah dengan beberapa waktu lalu ada kekurangan vaksin, juga kurangnya Tenaga Kesehatan (Nakes), sehingga pihaknya melakukan berbagai upaya.

“Wilayah Cibungbulang termasuknya rendah, jadi kita mengadakan percepatan, karena kemarin sempat kekurangan vaksin, namun minggu kemarin sudah dibanyakin, disesuaikan dengan kebutuhan, bagi keempat Desa, semoga ada peningkatan untuk vaksinasi di wilayah Cibungbulang, sesuai target untuk puskesmas Situ Udik 1000 perhari,

Hasil dari rapat koordinasi dengan pihak Kecamatan, hari ini kegiatan di puskesmas, Selasa, Rabu di Sekolah dan pesantren, kemudian Jum’at dan seterusnya digilir perdesa, misalkan Jum’at Desa Sukamaju, bukan berarti Desa itu saja yang mendapatkan vaksin, tapi hanya tempatnya aja, dengan tenaga kesehatan dari puskesmas juga swasta, untuk saling memmembantu,

Pelaksanaan dilakukan oleh 27 orang, Irna menambahkan, “Untuk tenaga kesehatannya dirasakan kurang, karena hanya 10 orang, maka dari itu diperbantukan pihak swasta, semoga nanti berdasarkan evaluasi setiap desa perbaikannya hingga nantinya bisa jemput bola,

Vaksinasi hari ini menghabiskan vaksin pfizer, karena pfizer itu harus habis satu bulan setelah itu tidak bisa digunakan lagi, progres ini berlanjut hingga mencapai target, sekitar hingga akhir tahun,” pungkasnya. (Ipay).

Menuju Desa Religi Pemerintah Desa Ciomas Gelar Gema MTQ

BogorPolitan – Ciomas,

Mengambil Tema “Dengan MTQ Bangun Generasi Tingkatkan Prestasi Ciptakan Desa Religi” Pemerintah Desa Ciomas Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor menggelar acara Gema Musabaqoh Tilawatil Qur’an Tingkat Desa Ciomas, Selasa (14/9).

Acara yang digelar di Balai Pertemuan Desa Ciomas tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Ciomas Chairuka Djudianto yang didampingi Kepala Desa Ciomas Jaja Gojali dengan ditandai penabuhan bedug sebagai tanda dimulainya Lomba MTQ.

Ketua Panitia Pelaksana Ustaz. Ricky Choir kepada awak media mengatakan Gelaran MTQ Tingkat Desa Ciomas ini merupakan Lomba Perdana yang dilaksanakan dan diikuti sejumlah 96 peserta dari 12 RW yang ada diwilayah Desa Ciomas dan dilaksanakan 2 hari Selasa – Rabu (14-15/9).

“Dalam lomba MTQ ini kami prioritaskan bagi peserta usia 6 sampai 15 tahun dan penduduk asli Desa Ciomas. Adapun kategori yang diperlombakan adalah Tahfiz Zuzz 30, Murotal, Kaligrafi dan Cerdas Cermat,” urai Ricky.

Dipaparkan Ricky kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama Pemdes Ciomas, MUI Desa Ciomas, juga KUA Desa Ciomas dan BPD serta dukungan dari masyarakat warga Desa Ciomas.

Diketahui Juri atau Tim Penilai Lomba MTQ ini berasal dari LPTQ Kecamatan Ciomas. Pemenang dalam lomba ke 1 MTQ Tingkat Desa Ciomas ini akan meraih hadiah dari Kepala Desa berupa Piala, Piagam, Medali dan Uang Pembinaan.

Ricky berharap Lomba MTQ Ke 1 di Desa Ciomas ini dapat meningkatkan semangat ghirah keagamaan, warga kembali perdalam ilmu-ilmu keagamaan.

Ditempat yang sama Kades Ciomas Jaja Gojali mengatakan kegiatan ini terselenggara dengan maksud dan tujuan pertama mencari bibit-bibit unggul kemudian membangkitkan anak-anak dari kejenuhan selama 2 tahun tidak ada Tatap Muka.

“Tujuan utama kami bagaimana menciptakan Desa Ciomas menjadi Desa Religi untuk membangun dan membina akhlak dan moral anak-anak. Sebagaimana tertuang dalam syair Lagu Indonesia Raya “Bangkitlah Jiwanya Bangkitlah Badannya” jadi dengan MTQ ini saya berharap bukan hanya bangkit jiwanya tapi juga bangkit badannya, sehingga anak-anak kita menjadi anak yang Sholeh Sholehah Berbakti pada Orangtua dan pada Nusa dan Bangsa,” papar Jaja.

Dengan antusiasnya warga Ciomas dalam gelaran MTQ ini, kedepan Kades akan lebih meningkatkan acara ini dan Insya Allah akan dilaksanakan secara rutin setiap tahun.

Dharmawan

DPUPR Kabupaten Bogor Akan Coba Tangani Pembangunan Pasca Banjir

Bogorpolitan – Jasinga,

Tiga setengah jam diguyur hujan, dari mulai sekira pukul 17.30 hingga pukul 20.45, dengan intensitas cukup tinggi, hingga menyebabkan luapan air disungai Cikaniki, mengakibatkan putusnya jembatan jalur akses ke PT. Antam, Kecamatan Nanggung, beberapa waktu lalu, Senin, 05/09/2021.

Sementara untuk aliran sungai Cidurian yang melingkupi wilayah Kecamatan Sukajaya, Cigudeg serta Jasinga, jembatan yang putus, Desa Kiarasari, Kampung Cisangku, dan Desa Urug Kampung Urug, Desa Sukamaju, Kampung Cigowong, serta Desa Kalong sawah, Kampung Parungsapi Kaum yang mengisolir 22 Kepala Keluarga (KK).

Menurut warga Kampung Parung Sapi Kaum, yang tidak mau disebutkan namanya, menuturkan kejadiannya berulang, pertama kali saat memasuki awal tahun 2020, memasuki bulan September 2021 terjadi lagi.

“Tahun baru 2020, pertama kalinya terjadi banjir bandang, sehingga bendungan yang baru beberapa bulan selesai dibangun, diduga tidak kuat menahan air, pecah lalu airnya menimpa persawahan serta menghantam rumah lalu jebol, terciptalah aliran sungai ini, lalu dibuat jembatan darurat, yang kemarin putus lagi karena terhantam banji,” terangnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Bidang Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kabupaten Bogor R. Indra Nurcahya, yang mendatangi lokasi bencana di Desa Kalong Sawah, bahwa menurutnya untuk penanggulangan bencana belum bisa dilakukan namun akan dicoba dahulu.

“Mudah – mudahan mungkin nanti kedepan akan kita coba tangani semua, secara bertahap dengan skala prioritas, untuk dilakukan normalisasi dari akibat bencana ini,” ungkapnya. (Ipay).

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Cihideung Ilir Tambal Jalan Berkubang Air dengan Sirtu

BogorPolitan – Ciampea,

Kades Cihideung Ilir, H. Ilman bersama warga Desa Cihideung Ilir berjibaku bergotong royong memperbaiki Jalan Cihideung Ilir yang merupakan jalan Kabupaten Bogor dengan batu, hal ini dilakukan agar genangan air dijalan yang rusak tertutupi, Rabu 08/09/2021.

Kades Cihideung Ilir, H. Ilman mengaku, dirinya sudah mendapatkan info dari Kasie Ekbang Kecamatan Ciampea bahwa di tahun ini jalan tersebut akan di beton sepanjang 500 M.

“Jalan rusak ini sudah kurang lebih 10 bulan setelah pemeliharaan oleh pihak UPT Jalan dan Jembatan,” katanya.

Menurutnya, Jalan Cihideung Ilir, pada awalnya sudah disetujui di Musrenbang Kecamatan Ciampea, yang mana pengajuannya adalah betonisasi jalan sepanjang 1.000 M.

“Memang sepertinya jalan terpengaruh karena kontur tanah dan tidak ada saluran air atau got,” ucapnya.

Sementara itu melalui telpon selular, Kepala UPT UPT Jalan dan Jembatan Wilayah IV Ciampea, H. Bondan Tryana mengungkapkan, untuk perbaikan ruas jalan Cihideung Ilir masih menunggu, apakah di Dana Perubahan masih ada atau tidak.

“Karena memang situasi dan kondisinya masih dalam Pandemi Covid-19, maka dana proyek pembangunan banyak yang dialihkan untuk Recofushing,” tutupnya.

(And)

Berikut video lengkapnya

Jangan lupa Like dan Subscribe yaa…

Pemdes Tapos II Laksanakan Penyuluhan Program PTSL

BogorPolitan – Tenjolaya,

Pemerintah Desa Tapos II Kecamatan Tenjolaya Kabupaten Bogor menyelenggarakan sosialisasi dan penyuluhan terkait Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Selasa 7 September 2021 di aula Kantor Desa Tapos II.

Sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Desa Tapos II Fuad Wahyudi SAg, Sekdes Tapos II Abdul Rozak, Tim dari BPN Kab. Bogor diketuai Muhammad Mimbar SH, Binmas, Bhabinsa, BPD, LPM, Ketua RT / RW, dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Fuad mengatakan bahwa dengan dilaksanakannya sosialisasi dan penyuluhan PTSL ini agar masyarakat bisa faham mengerti aturan atau cara mendaftar dalam Program PTSL.

“Ini penting untuk dilaksanakan, agar masyarakat tahu dan mengerti mekanisme tentang PTSL hingga pada tahap pembuatan sertifikat, oleh karenanya mohon disiapkan syarat-syarat kelengkapan untuk bisa menjadi peserta Program PTSL ini,” ucapnya.

Bila data dan syarat-syaratnya sudah lengkap baru bisa dilakukan pengukuran tanah, sedang untuk biaya dalam Program ini sesuai SKB 3 Menteri sebesar Rp. 150 ribu.

Dikatakan, para Ketua RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan dan perwakilan masyarakat harus dapat menyampaikan informasi ini kepada masyarakat lingkungannya masing – masing. “Untuk itu bagi peserta yang belum mengerti bisa bertanya kepada narasumber agar jelas dan faham bagaimana ikut dalam program PTSL ini,” sambungnya.

Fuad melanjutkan kuota yang disediakan BPN untuk Desa Tapos II ini sejumlah 3000 lebih sedang yang baru mendaftar kurang dari 1000 jadi mohon disampaikan kepada yang lain untuk mengambil kesempatan ini.

Semoga pelaksanaan Program PTSL di Desa Tapos II ini berjalan sukses tanpa ekses dan dengan telah disertifikatkan tanah (Sertifikat Hak Tanah) maka kepemilikan tanah menjadi syah secara hukum.

Sementara Muhammad Mimbar selaku Ketua Tim PTSL BPN mengatakan dalam pelaksanaan pengukuran nanti melibatkan masyarakat dan koordinator desa, maka mohon intensitas komunikasi antar masyarakat dan koordinator desa terkait data persyaratan agar bisa segera dipenuhi.

Dikatakannya yang bisa diikutsertakan dalam Program PTSL ini yaitu tanah pemukiman, tanah kebun/sawah, tanah wakaf, tanah hibah termasuk aset. Sedang tanah yang tidak bisa dan tidak boleh ikut dalam program ini yaitu tanah yang telah bersertifikat dan mau dibagi bagi. Jadi tegasnya yang boleh adalah tanah yang belum ada sertifikatnya.

“Desa Tapos II mendapatkan Quota sejumlah 3367 bidang tanah jadi saya mohon untuk target quota ini mohon dimaksimalkan, karena tahun depan tidak ada pengajuan lagi untuk Desa Tapos II,” tutup Mimbar.

Dharmawan