BogorPolitan – Leuwiliang
Laporan Raka Bayu Kamajaya ||
Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) Kabupaten Bogor Hartono Anwar yang didampingi oleh Kepala PD Pasar Unit Leuwiliang Mulyadi, melakukan Monitoring dan Evaluasi hasil pekerjaan relokasi Tempat Penampungan Sementara (TPS) pasca terjadinya kebakaran.
Pelaksana pembangunan TPS berasal dari pihak ke – 3, alokasi anggaran yang diserap berasal dari dana Bantuan Tidak Tetap (BTT). Kabupaten Bogor tahun 2023.
“Dalam rangka menyirkulasi dan memonitoring serta evaluasi pengerjaan tps di pasar Leuwiliang, bersama semua pihak harus bersama-samq mengawal, agar pengerjaan selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan. Agar bisa menampung dan dapat mengakomodir para pedagang yang terdampak, akibat dari kebakaran beberapa waktu lalu,” ungkap Anwar.
Anwar menyatakan, progres di dalam pelaksanaan pekerjaan relokasi TPS, bagi korban kebakaran pasar Leuwiliang, berakhir pada tanggal 05 Desember 2023.
“Target pelaksanaan pengerjaan tps ini 05 Desember, semoga tercapai bisa selesai tepat waktu, serta tertampung semua para pedagang yang terdampak. Karena PD Pasar Tohaga dalam hal ini yang mengatur dibawah, untuk para pedagang yang sudah mereka punya, kemudian ini hanya untuk sementara,” ujarnya.
Sementara menurut Mulyadi, jumlah Kios yang akan dibangun sebanyak 700 unit, karena adanya keterbatasan lokasi di area relokasi.
“Jumlah kiosnya sebanyak 700, karena itu mengingat lokasinya yang terbatas, luas perunitnya 1,25 dikali 1,50 meter dan itu bagi mereka yang memiliki kartu kuning, sebagai data maping pedagang aktif dan sebelum kebakaran juga kartu kuning sudah ada sebagai data,” jelasnya.






