Andalan

Mamad Siap Mengabdi Untuk Masyarakat

BogorPolitan – Leuwiliang

Lima Bakal Calon (Balon) Kepala Desa sudah mempersiapkan dirinya untuk mendaftarkan menjadi Calon Kepala Desa dalam pesta demokrasi di tingkat desa. Pasalnya Pemilihan Kepala Desa Serentak di 273 Desa di Kabupaten Bogor  yang akan digelar pada November 2019 mendatang.

Salah satunya adalah Mamad (57), asal Kp. Pasir Ipis, Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang  yang telah menyatakan siap maju dan mencalonkan dirinya sebagai salah satu calon kepala desa di desa Purasari.

“Insya Allah atas dorongan yang diberikan masyarakat, saya siap untuk maju di Pilkades Serentak 2019 untuk Desa Purasari,” kata Mamad saat ditemui di pelataran rumahnya, Rabu  (28/08/2019).

Menurut Mamad, seorang Kepala Desa harus tegas dan bisa merealisasikan apa yang sudah dijanjikannya serta mampu membangun kontak emosional dengan masyarakat agar aspirasi dari masyarakat dapat diketahui.

Dari hasil silaturahmi dengan sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarajat, kata dia, ternyata banyak yang harus diselesaikan di Desa Purasari seperti ketransparanan anggaran, persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, pekerjaan, hingga persoalan infrastruktur.

“Jika terpilih tentu saja peroalan-persoalan itu menjadi prioritas. Tidak ada yang tidak mungkin jika ada niat dan ketulusan dari seorang pemimpin untuk bekerja dan menyelesaikan persoalan itu untuk masyarakat. Prinsipnya, jadi pemimpin jangan numpang hidup dari masyarakat, tetapi bagaimana bisa menghidupi masyarakat. Itu yang terpenting,” kata dia.

Mamad berharap di pelaksanaan Pilkades Serentak 2019 khususnya di Desa Purasari semua unsur elemen masyarakat agar ikut berperan aktif memantau jalannya ajang demokrasi, agar berjalan bersih aman dan tertib,” pungkasnya. (EJun)

Pemdes Sukaharja Cijeruk Gelar Vaksinasi Dosis 1 dan 2 Vaksin Sinovac

BogorPolitan – Cijeruk,

Dalam mendukung upaya pemerintah dalam percepatan penanganan wabah pandemi global Covid-19, serta memutus mata rantai penyebaran virus Corona, Pemdes Sukaharja Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Percepatan Vaksinasi Massal, bertempat di Kantor Desa Sukaharja, Selasa (21/9).

Jack Staf Desa Sukaharja kepada media ini mengatakan bahwa Pemdes Sukaharja sudah 5 kali mengadakan Vaksinasi Massal, Alhamdulillah warga antusias hadir untuk turut di Vaksin, Jum’at (24/9).

“Luar biasa warga begitu antusias untuk divaksin dan mereka sudah sadar akan pentingnya Vaksinasi ini,” ucap Jack.

Selanjutnya ia menambahkan Dosis yang diberikan bukan hanya Dosis pertama tapi juga Dosis ke dua untuk Vaksin Sinovac.

“Diperkirakan sampai dengan saat ini jumlah warga Desa Sukaharja yang mendapatkan Vaksin sudah mencapai diangka 60 persen, termasuk para pelajar usia 12-17 yang divaksin disekolah sekolah,” tegasnya.

Jack berharap kepada warga yang belum divaksin untuk segera mendaftarkan diri melalui Rt/Rw setempat, atau ke kadusnya masing-masing atau datang langsung ke Puskesmas.

Vaksinasi ini penting karena selain me jaga tubuh kita agar terhindar dari paparan Virus Covid 19, menjadikan imun dan kekebalan tubuh juga menjadi salah satu syarat kelengkapan untuk perjalanan dan ke area publik, sambungnya.

Ia berharap dengan Program Percepatan Vaksinasi Massal ini segera terbentuk Herd Immunity, warga menjadi sehat terbentuk kekebalan tubuh dengan meningkatnya imunitas. Dan menjadi harapan terbesar adalah berakhir ya Pandemi ini.

Program Percepatan Vaksinasi Massal.ini terlaksana bekerjasama dengan Puskesmas setempat dengan melibatkan 15 orang mulai dari bagian Screening, Vaksinator dan Tim Input Data yang juga melibatkan staf Desa Sukaharja.

Turut memantau dalam giat ini Kepala Desa Sukaharja, Satpol PP Kecamatan Cijeruk, Babinsa dan Bhabinmas.

Dharmawan

Diklat Provost PP Dalam Rangka Profesionalitas Internal Organisasi

BogorPolitan – Leuwi Sadeng,

Pendidikan serta Pelatihan (Diklat) Provost Pemuda Pancasila (PP) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kabupaten Bogor, dalam rangka penguatan profesionalitas dalam mengawal internal organisasi yang berbasis massa, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD / ART).

Pelaksanaan Kegiatan Diklat berlangsung 3 hari yang dimulai pada Jum’at hingga Minggu (24 – 26/09/2021), di Wisata Alam Seureuh Hejo, Kampung Gunung Seureuh, Desa Sadeng,

Seperti diuraikan dalam keterangannya, Ketua MPC Kabupaten Bogor, M. Yunus PBA, saat berbincang dengan media, disela kegiatannya Sabtu, 25/09/2021.

“Ormas Pemuda Pancasila ini adalah organisasi yang berbasis massa, organisasi para militer, artinya kita harus lebih profesional dalam menjalankan organisasi,

Secara profesional, kita bentuk provost untuk menanggulangi oknum – oknum, yang mungkin melakukan tindakan – tindakan yang merugikan organisasi, yaitu pelanggaran di ADART dan Peraturan Organisasi,” ungkapnya.

Menurut M. Yunus PBA, Pemuda Pancasila yang dipimpinnya, selalu menjalin sinergitas bersama semua pihak, dengan tetap menjaga kondusifitas, dalam kerangka persatuan dan kesatuan.

“Pada hari ini dilihat, bagaimana kita sama-sama dengan pak Danramil 2116/Leuwiliang, untuk memberikan materi tentang keamanan dan ketertiban, di Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Leuwiliang, serta Leuwisadeng, kita juga siap untuk membantu masyarakat, kedepan yang lebih baik,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Danramil 2116/Leuwiliang Kapt Inf Koswara, menyampaikan, merujuk tugas pokok Koramil, terhadap pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang Komponen Masyarakat, bukan hanya sebatas pemberian materi tetapi yang terpenting adalah silaturahmi.

“Intinya Diklat ini untuk mencegah isu-isu yang di luar sekarang kan banyak di media sosial misalnya kejadian yang belum jelas. Jadi, kita untuk menjaga kondusifitas wilayah Leuwiliang,” ucapnya.

Karena Diklatnya Provost, Kapt Inf Koswara melanjutkan, “Jadi pemberian materi lebih kepada penegakan hukum di internal, cukup bagus, antusias dari peserta ada yang bertanya, ada juga yang menyampaikan pendapat, bahkan ada juga peserta yang lebih dalam pengetahuannya cara penyelesaian masalah, semua aturan kepada Anggaran Dasar Rumah Tangga (ADART) nya,

Pelatihan itu cukup kondusif, bahkan terjadi interaksi yang nyaman, dan Ormas PP sudah bekerjasama dengan baik, sehingga dirinya dan Babinsa merasa terbantu, dan semakin menambah kekuatan didalam bidang penyelesaian semua persoalan di wilayah Leuwiliang maupun Leuwisadeng,

Jadi intinya kegiatan bernilai positif, didalam penyelesaian permasalahan, yang selama ini beban berat untuk Danramil, bisa dibantu dari rekan-rekan untuk bekerja bersama-sama dan Sama-sama Bekerja,” pungkasnya. (Ipay).

Diduga Oknum Agen BPNT Puas, 1.157 KPM Lemas, 93 KPM Lagi Menunggu Giliran

BogorPolitan – Ciampea,

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), perluasan Bank Mandiri disalah satu Desa di Kecamatan Ciampea, selain mutu Beras diduga jumlah nominal komoditi tidak sesuai dengan yang didapatkan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM), untuk 7 bulan sesuai haknya, sebesar Rp. 1.400.000,-.

Dalam wawancaranya Jum’at, 24/09/2021, salah satu Ketua Rukun Tetangga (RT), disalah satu Kampung yang enggan disebutkan namanya, merinci komoditi yang diterima warganya dengan detil.

“Ya segitu, per-KPM mendapat komoditinya, telor 106 atau100 atau105, 110 variatif tidak sama. Beras 7 karung per-karungnya 11 kiloan, ayam 2 ekor, buah Pear 7 kantong, kacang 7 bungkus, segitu aja,” ungkapnya.

Menurutnya, timbangan beras antara 11 kilo, yang kurang dari itu juga ada, tapi kalau diglobalkan ada 11 kilo lah, perbedaan antara 10 dan 11 kilo tujuh karung itu 77 kilo, jadi dari kantong pear 6,84 kilo, artinya 1 bungkusnya tidak sampai 1 kilo, daging ayam 2 ekor, kacang 7 bungkus.

“Sementara setahu saya, KPM sejumlah 1.250 yang belum pasti ada 93 KPM,” imbuhnya.

Ketua RT juga menjelaskan, bahwa beras yang diedarkan diduga tidak mempunyai izin edar. Selain itu Agen E-Warong juga tidak memiliki Warung, sehingga numpang di warung milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Agen E-Warong Mandiri yang numpang di BUMDes, pembagian BPNT nya di BUMDes, kita hanya punya penampungan itu aja, agennya disana, kemarin ada kesalahan yang terkontrol. Kesalahannya adalah, beras yang tida ada labelnya, akhirnya lurah yang tangani,” ucapnya.

Masih Kata Ketua Rt, Kampung disini, kalau tidak kosong jumlah semuanya ada 30-an, yang kosong 3 dan sudah dikoordinasikan, katanya bisa diambil sendiri antara Senin, Selasa, Rabu.

“Yang pegang mesin EDC-nya orang BUMDes, siapa lagi atuh yang ada disitu, orang BUMDes itu sementara diperbantukan sama orang agen. Agen itu masuknya ke BUMDes, ngirim barangnya ke BUMDes, yang punya gesekannya Rd (Agen E-Warong), karena dia agen, pak Rd itu numpang nya di BUMDes karena dia tidak memiliki warung,” urai Rt

Hal senada juga disampaikan salah satu warga di lain RT, yang identitasnya minta disembunyikan, karena ada kekhawatiran yang tidak diharapkan

“Tolong pak jangan dimasukan nama saya, karena khawatir ada sesuatu akan saya, untuk barang yang saya terima, Beras 7 karung, kemudian dikasihkan ke pak Rt wilayah sini, karena katanya untuk membagi yang tidak kebagian, namun berasnya kurang bagus, agak kekuningan, rada bau dan dimasakpun tidak putih. Telor 110 butir, Ayam 2 ekor, Pear 7 kantong, kacang tanah 7 bungkus (1 bungkus 4 ons),” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan Agen E-Warong belum bisa dikonfirmasi. (Ipay)

Memutus Penularan Covid 19, Pemdes Mekarjaya Adakan Vaksinasi

BogorPolitan – Ciomas,

Dalam rangka mendukung Program Pemerintah untuk memutus Mata Rantai Penularan Corona Virus Disease 19 Pemerintah Desa Mekarjaya Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor Gelar Percepatan Vaksinasi Massal di halaman Kantor Desa Mekarjaya, Jum’at (24/9).

Walau kini wilayah Desa Mekarjaya berstatus Zona Hijau untuk mencegah paparan virus dan meningkatkan imunisasi kekebalan tubuh bagi warga Desa Mekarjaya perlu dilaksanakan Vaksinasi. Tersebut disampaikan Sekretaris Desa Mekarjaya Syaiful Imam ditengah kegiatan Vaksinasi.

Hari ini kami laksanakan Vaksinasi Dosis 1 dan Dosis 2 Jenis Vaksin CoronaVac atau yang dikenal dengan Vaksin Sinovac bekerjasama dengan Puskesmas Desa Kota Batu. Target Vaksin 1000 Dosis, hingga Pk. 13.30 ini pendaftar telah mencapai diangka 750 Insya Allah target 1000 akan tercapai, paparnya.

Ia menambahkan Vaksinasi ini ke 2 kali yang dilaksanakan di Desa Mekarjaya, Alhamdulillah berjalan lancar, warga antusias dan tertib mengikuti tahapan atau proses dalam vaksinasi ini dengan menerapkan Prokes.

“Dari total jumlah warga desa 8973 jiwa, kurang lebih 60 persen warga Desa Mekarjaya sudah tervaksin, jumlah tersebut termasuk warga yang divaksin diprogram vaksinasi lain juga anak-anak usia sekolah 12-17 tahun yang divaksin disekolah-sekolah,” ujarnya.

Ia berharap pada Warga Desa Mekarjaya walau sudah di vaksin harus tetap disiplin menjalankan Prokes, tetap memakai masker bila berkegiatan diluar rumah, sering mencuci tangan dan hendaknya terus menjaga jarak. Dan bagi mereka yang belum vaksin, segera manfaatkan kesempatan ini untuk turut di Vaksin karena Vaksin disaat ini sangat penting selain sebagai penangkal Virus dan meningkatkan Imun atau Kekebalan tubuh, Vaksin diperlukan sebagai persyaratan perjalanan.

Pantauan media tenaga Nakes, mulai dari skrining, vaksinator dan Relawan Penginput data sejumlah 32 orang diantaranya dari staf desa, Kader PKK, Posyandu dan Satgas Covid tingkat desa.

Turut memantau dalam giat tersebut Satpol PP Kecamatan Ciomas, Babinsa dan Bhabinmas.

Dharmawan

Pemdes Ciapus, Kec. Ciomas Salurkan BPNT Bulan Januari – Juli Tahun 2021

Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT Desa Ciapus Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, dilaksanakan di E Warung Edi yang berada di Kp. Muruharja Desa Ciapus, Sabtu (25/9).

Kasie Kesra Desa Ciapus Utar yang didampingi Evi Pengelola E Warung Edi Agen Mandiri kepada media ini menuturkan ini merupakan penyaluran BPNT tahun 2021 yang disalurkan dari Bulan Januari hingga Juli 2021 atau 7 bulan dengan nilai tunai sejumlah Rp. 1,4 juta per KPM, juga diakuinya ada sebagian kecil warga yang mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai ini senilai Rp. 600 ribu Per KPM atau Rp. 200 perbulan untuk Bulan Januari, Februari dam Maret 2021.

“Ada beberapa KPM yang nilai Saldonya Rp. 600 ribu untuk 3 bulan kurang lebih yang tercatat sekitar 15 orang, ada juga malah yang saldonya nol,” sambungnya.

Utar menjelaskan sejumlah 1130 KPM yang mendapatkan BPNT ini kita bagikan perharinya kepada sejumlah 250 KPM agar tidak terjadi kerumunan maka kita adakan penyalurannya selama 5 hari.

Adapun komoditi Bahan Pangan yang disalurkan adalah :
Beras 7 karung, perkarung 10 kg, ayam 5 kg, Telur ayam 2 krat atau 80 butir, Kacang Ijo 3,5 kg, buah salak, buah jeruk dan kentang.

“Penyaluran BPNT dilaksanakan tetap dengan menggunakan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dan pembagian jadwal penyaluran diatur dalam 5 hari agar tidak terjadi kerumunan massa,” ucap Utar.

Utar berharap bagi warga yang belum mendapatkan bantuan ini (saldo masih kosong) untuk bersabar, kami dari Pemdes akan melaporkan keatas terkait warga yang masih kosong saldonya.

“Semoga bantuan ini terus berlanjut untuk membantu warga khususnya yang tidak mampu, dan bantuan terus berlanjut karena memang ini sangat diharapkan oleh warga dalam memenuhi kebutuhan sehari hari,” pungkas Evi.

Turut hadir memantau Kades Ciapus Pendi Bin Asim, Babinsa, Bhabinmas, Satpol PP, Satgas Covid, LPM dan BPD Desa Ciapus.

Dharmawan

Peringatan Hari UUPA ATR/BPN Kabupaten Cianjur, Pemberian Satya Lencana dan Sertifikat PTSL

BogorPolitan – Cianjur,

ATR/BPN Kabupaten Cianjur memperingati Hari Agraria dan Tata Ruang ke 61 Tahun 2021.yang dilaksanakan di halaman kantor ATR/BPN Cianjur,Jalan Raya Bandung No. 61 Sadewata, Sabandar, Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jum’at (24/09/2021).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Percepatan Pemulihan Ekonomi melalui Pelayanan Tata Ruang dan Pertanahan yang Profesional” .

Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Cianjur, Anthony Tarigan mengatakan, dalam peringatan hari Agraria dan Tata Ruang ke 61 Tahun 2021 ini, ATR/BPN Kabupaten Cianjur, ada dua acara yang dilaksanakan yaitu pemberian Satya lencana kepada pegawai dilingkungan ATR/BPN Cianjur yang sudah 30 tahun mengabdi, serta penyerahan sertifikat dari program prioritas nasional dan strategis nasional.

” Pada hari Agraria dan Tata Ruang hari ini,ada dua sub acara yang kita laksanakan, pertama pemberian Satya lencana kepada pegawai yang sudah 30 tahun mengabdi, kedua penyerahan sertifikat program prioritas nasional dan strategis nasional,” katanya

Pada kegiatan tersebut diberikan sebanyak 20 sertifikat hak pakai untuk pemerintah, dan 6000 sertifikat program PTSL kepada masyarakat.

“20 sertifikat hak pakai untuk pemerintah seperti PLN, BMN dari kementerian PUPR dibawah koordinasi DJKN, dan juga untuk BMN, serta 6000 sertifikat PTSL yang kita serahkan secara simbolis yang selanjutnya akan diberikan petugas kita kelapangan atau kepada masyarakat yang mendapatkannya,” ungkapnya.

Anthony menjelaskan, untuk program PTSL kabupaten Cianjur targetnya ada 70.000 bidang tanah dan beberapa petugas di lapangan masih terus melanjutkan dan mengumpulkan data fisik dan yuridisnya sesuai laporan dan telah tercapai sebesar 90 persen.

Menurutnya PTSL ini merupakan program yang sangat bermanfaat bagi masyarakat karena Dapat memberikan kesejahteraan masyarakat , meminimalkan adanya konflik pertanahan dan penertiban penguasaan tanah serta bisa menumbuhkan ekonomi sebagai akses permodalan.

“Sebagaimana diketahui, bahwa Presiden telah menyerahkan sertifikat redistribusi tanah objek reforma agraria dan hasil penyelesaian konflik pertanahan sebanyak 124.120 sertifikat di 26 provinsi dan 127 Kabupaten/Kota. Selanjutnya perlu dikawal mengenai pemberdayaan masyarakatnya (acces reform) untuk memastikan penerima sertipikat mendapatkan akses permodalan,” ungkapnya.

Ia berharap dengan bertambahnya usia ATR/BPN mampu mewujudkan pelayanan untuk lebih baik kedepannya.

“Melalui momentum peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang Nasional kali ini kita wujudkan pelayanan yang terbaik bagi kepentingan Bangsa dan Negara tercinta serta apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat dan nilai tambah untuk banyak orang” pungkasnya.

Reporter : Eka

Seorang Guru MTS Dibacok Kawanan Pencuri Ayam

BogorPolitan – Cianjur,

Seorang guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) 5 Cianjur solahudin (60) menjadi korban pembacokan maling ayam hingga mengalami luka berat sehingga harus masuk meja operasi rumah sakit swasta di Kota Sukabumi.

Peristiwa naas tersebut terjadi, Jum’at, pukul 02.30 WIB (24/09/2021) di Kampung bayubud RT 03 RW 01 Desa Rancagoong, Kecamatan Cilaku.

Kejadian bermula dengan kecurigaan sang tetangga yang juga sebagai saksi mata kejadian Wawan (50) sering kehilangan ayam peliharaannya berkali-kali hingga berinisiatif untuk memasang Kamera pengawas CCTV namun terkendala karena kerusakan memori penyimpanan video.

Karena penasaran wawan kemudian mencoba mengintip dari jendela untuk melihat gerak gerik pencuri, tak berselang lama maling yang berjumlah dua orang terlihat berjalan ke kandang ayam miliknya dan mencoba memasukkan beberapa ekor kedalam karung.

“Saya sering kehilangan ayam, udah 7 kali dan karena penasaran saya intip Sekitar jam 2, kebetulan ingin kencing juga. Pas liat ada 2 orang lagi masuk in ayam-ayam saya ke karung,” katanya.

Wawan kemudian berteriak agar para tetangga berdatangan untuk menangkap maling yang tengah membawa karung berisi ayam-ayam miliknya.

“Kemudian saya teriak maling,
Karena takut banyak yang berdatangan maling itu mengayunkan sebilah golok dan hampir kena, namun saya menghindar hingga golok tersebut menancap di pintu rumah saya,” ungkapnya.

Khawatir maling tersebut masuk rumah, wawan kemudian mengunci rumah dan mengikuti maling hingga menaiki atap rumah

“Saya suruh istri saya mengunci pintu, kemudian maling tersebut memanjat tembok di belakang rumah saya, saya ikut in dengan naik ke atap rumah,”ujarnya.

Sambil menunjukkan gestur menantang salah satu maling itu mengibas-ngibaskan sebilah golok untuk menakuti Wawan.

“Saya kira mau pergi tetapi maling tersebut malah nantang saya sambil mengayunkan golok,” ungkapnya.

Mendengar teriakan, tak lama solahudin datang menggunakan jalan belakang yang langsung tembus ke kandang ayam milik wawan.

“Datangnya lewat belakang rumah saya dekat sawah dan berhadapan dengan maling.
Di situ solahudin di bacok berkali-kali si sebelah pelipis wajah, tangan dan punggung,” ujarnya.

Kemudian setelah puas melakukan pembacokan, maling tersebut kemudian pergi disusul masyarakat yang berhamburan datang.

“Itu maling satu lagi rekannya bilang agar cepat-cepat karena takut warga datang,” terangnya.

Wawan menjelaskan, 2 orang pelaku memiliki ciri-ciri yang berbeda dengan persamaan menggunakan topeng untuk menutupi wajahnya.

“Ciri-ciri pelaku yang pertama berusia dewasa dengan perawakan kecil mengenakan topeng dan yang satu kira-kira masih remaja agak gemuk di dengar dari suaranya,” jelasnya.

Menurutnya, saat ini keluarga korban belum melaporkan kepada pihak berwajib karena tengah sibuk mengurusi operasi yang dilakukan di salah satu rumah sakit di Kota Sukabumi.

“Korban awalnya dibawa ke RSUD sayang Cianjur hanya saja di rujuk ke RS Bunut Sukabumi. Keluarga korban belum melapor karena masih di sukabumi mengurusi untuk keperluan operasi,” pungkasnya.

Laporan : Byu/red*

250 Pelajar SLTP 4 Cianjur Dapat Serbuan Vaksin Dari Kodim 0608/Cianjur

BogorPolitan – Cianjur,

Kembali Kodim 0608/Cianjur melaksanakan serbuan vaksin terhadap pelajar. Kali ini, sebanyak 250 pelajar siswa dan siswi SLTP 4 Cianjur, mendapat serbuan vaksin di sekolah, Kamis (23/09/2021).

Komandan Kodim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi,S.H., M.M, yang meninjau langsung pelaksanaan serbuan vaksin di SLTP 4 Cianjur mengatakan, kegiatan vaksinasi kepada pelajar tersebut untuk mendukung program nasional.

“Mendukung program vaksin nasional, agar Indonesia cepat menjadi Negara yang lebih sehat,” ujarnya.

Saat ini, kata Dandim, Kodim 0608/Cianjur telah melaksanakan serbuan vaksin kepada pelajar sebanyak 38 sekolah, baik SMP, SMA/SMK dan Madrasah se Kabupaten Cianjur, termasuk sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Cianjur.

“Untuk SLTP 4 Cianjur ini sekolah yang ke 38,” katanya.

Untuk stok vaksin di Kabupaten Cianjur, sampai saat ini dirinya terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, meminta agar vaksin ke Cianjur lebih banyak.

“Kita terus koordinasi dengan pusat, dan meminta agar vaksin ke Cianjur lebih banyak,” pungkasnya.

Laporan : Eka

Danrem 061/Sk Suport Vaksinasi Kolaborasi MUI Kab Bogor Dengan Satgas Covid 19

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Percepatan Vaksinasi Covid-19 terus dilakukan oleh Forkopimda Kabupaten Bogor bersama jajarannya dan juga bersama dengan Korem 061/SK, itu adalah langkah yang diambil untuk mendukung Pemerintah dalam percepatan penanggulangan wabah Covid-19.

Tersebut disampaikan Brigjen. TNI Achmad Fauzi S.I.P.M.M. selaku Komandan Korem 061/Sk pada kegiatan Launhcing Vaksinasi Massal di Pondok Pesantren Darussalam Kp. Bubulak Rt. 07/ 02 Kel. Padasuka Kec. Ciomas Kab. Bogor, Kamis (23/9).

Lanjut Danrem bahwa kunjungannya ke Ponpes Darussalam untuk menjalin silaturahmi juga untuk mendukung kegiatan percepatan serbuan vaksinasi covid-19. Yang mana upaya percepatan vaksinasi tersebut adalah salah satu kepedulian seluruh komponen ataupun elemen masyarakat dan rasa cinta kepada tanah air, ini untuk keselamatan semua.

” Saat ini Vaksinasi sangat penting, dimana vaksin selain untuk meningkatkan imunitas tubuh yang dapat meminimalisir penularan Covid19, vaksin juga merupakan salah satu persyaratan untuk proses administrasi berbagai hal misalnya umroh atau berhaji. Oleh karena mari kita sama-sama mendukung program Vaksinasi ini,” ujar Danrem.

” Wabah pademi belum berakhir, Vaksinasi ini adalah usaha kita untuk mencegah penyebaran covid 19. Selain itu
kita juga harus selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Mari kita sama-sama saling menjaga, saling melindungi dan saling mengingatkan,” tegas Danrem.

Ditempat yang sama KH. Mukri Aji Ketua MUI Kab. Bogor dalam sambutannya menyampaikan bahwa Vaksinasi Massal Nasional dilaksanakan secara massif oleh pemerintah dan melibatkan unsur di beberapa daerah. Percepatan vaksinasi juga dilakukan Gerakan Nasional Majelis Ulama Indonesia (Gernas MUI) untuk Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Umat dengan menggandeng Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan Dompet Dhuafa. Dan Untuk mendukung percepatan vaksinasi pemerintah pusat, Gernas MUI-ACT-DD melalui Program Gerai Vaksinasi melaksanakan vaksinasi Covid-19 secara massal kepada sekitar 2.000 warga. Program Vaksinasi kali ini digelar dengan sasaran penerima vaksin dari semua santri Ponpes Darussalam dan warga sekitarnya. Pelaksanaan program vaksinasi di Kab Bogor bersama dengan Dinas Kesehatan Kab, kemudian TNi-Polri-Dinkes Kab Bogor dan dibantu tim relawan dari Dompet Dhuafa dan Ketua MUI, Vaksinasi itu halal dan diiktiar untuk sehat.

Bupati Bogor selaku Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 mengajak seluruh komponen/elemen masyarakat turut serta melakukan percepatan vaksinasi di Kab. Bogor. Dan hal yang sama seperti yang disampaikan oleh Danrem 061, Bupati juga mengatakan bahwa Vaksinasi selain untuk kesehatan masyarakat juga menjadi kebutuhan semua orang dikarenakan hampir semua kegiatan diluar rumah akan membutuhkan bukti vaksin.

“Vaksinasi adalah tugas kita semua karena ini tugas negara untuk kesehatan dan keselamatan warga masyarakat Indonesia. Vaksinasi aman untuk masyarakat dan juga para santri. Saat ini ada beberapa pondok pesantren yang santrinya tertular Covid-19, oleh karena itu saat ini fokus program vaksinasi massal di 40 Kecamatan, termasuk Ponpes.” tutur Bupati.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Letnan Kolonel Inf. Sukur Hermanto Dandim 0621/Kab Bogor, AKPB Harun S,I,K. S.H Kapolres Kab. Bogor, Kajari Kab bogor, Ketua Pengadilan Negeri Kab. Bogor, Hadi Jana Asisten Pemerintahan & Kesra Kab. Bogor, Kadis Kesehatan Kab. Bogor, Mayor Inf Ratno Sudarmadi Danramil 0621-13/Ciomas, Kompol Yudi Kusnadi Kapolsek Ciomas, Drs. Chairuka J. Nugroho M.Si Camat Ciomas, KH. Drs. Mu’tasim Billah M.Si Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam, Budi Soleh Kurniawan S.E, Lurah Padasuka, para Kades se-Kecamatan Ciomas serta Perwakilan Tokoh Masyarakat.

Kegiatan Vaksinasi Massal ini untuk mendukung dan mensukseskan Bulan Vaksinasi yang telah di canangkan oleh Bupati Bogor selaku Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19. Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Satgas Kabupaten melaksanakan Vaksinasi Massal di 40 Kecamatan selama bulan September dan Oktober  2021.

Dharmawan
Sumber: Penrem 061/SK

Pemdes Sukamantri Vaksinasi Warga Berjalan Lancar Dengan Prokes

BogorPolitan – Tamansari,

Pemerintah Desa Sukamantri Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor bekerjasama dengan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas setempat melaksanakan Vaksinasi Dosis Pertama Jenis Sinovac dihalaman Kantor Desa Sukamantri, Rabu (22/9/2021).

Vaksinasi yang dilaksanakan untuk ke 4 kalinya ini sangat antusias diikuti warga Desa Sukamantri yang kini semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan meningkatkan imunisasi agar terhindar dari paparan Virus Covid 19.

Vaksinasi berlangsung dengan kondusif dan lancar atas dukungan berbagai pihak, yang juga turut dipantau dan dibantu oleh Linmas, Satpol PP Kecamatan, Babinsa Bhabinmas.

Kepada pewarta Kepala Desa Sukamantri Hendi Haerudin melalui Sekretaris Desa Puja Aditya S. mengatakan hari ini merupakan yang 4 kalinya kami melaksanakan Vaksinasi bagi warga Desa Sukamantri dengan Vaksin Sinovac khusus untuk Dosis 1.

“Gelaran Vaksinasi Massal ini sebagai dukungan kepada Pemerintah dalam rangka Percepatan Vaksinasi untuk memutus mata rantai Penyebaran Corona Virus Disease 19 atau Covid 19. Alhamdulillah warga semakin antusias untuk ikut Vaksin melalui proses dan tahapan pendaftaran mulai dari skrining, vaksinasi hingga observasi berjalan dengan tertib dan terkendali,” ujar Puja.

Terdaftar sejumlah 1712 dari Dusun 1 hingga Dusun 4 Desa Sukamantri yang terdiri dari warga dusun 1 hingga dusun 4.
“Sampai saat ini ada 1393 peserta yang sedang diinput dan masih berjalan, bila sudah tidak ada lagi kita close karena input data ini bisa sampai malam,” jelas Puja.

Target Harian 1000 peserta sudah melewati lanjutnya, dari total jumlah warga Desa Sukamantri 13.000 jiwa 50 persennya sudah tervaksin. Kalau dihitung dengan anak yang divaksin disekolah kita mencapai 60 persen artinya 6000 lebih warga Desa Sukamantri telah tervaksin.

“Mayoritas saat ini warga antusias luar biasa, yang belum vaksin biasanya terkendala penyakit bawaan atau kondisi fisiknya yang tak mengijinkan atau juga waktunya. Bagi yang ingin divaksin silahkan daftar ke RT/RW setempat atau ke Kadusnya untuk didata nanti akan kita agendakan lagi untuk vaksinasi,” paparnya.

Wawar terus kita laksanakan, bagaimana caranya vaksin ini terus berjalan dengan baik dan musibah pandemi ini segera berakhir.

“Saat ini Desa Sukamantri Zone Kuning harapannya menjadi Hijau,” pungkasnya.

Dharmawan

Tasyakuran Memperingati Milad ke 28 Yayasan Bina Bangsa Sejahtera

BogorPolitan – Kota Bogor,

Mengambil tema “Manapak Masa Depan Dengan Kebersamaan, Kreativitas dan Kemandirian” Yayasan Bina Bangsa Sejahtera yang menaungi Sekolah Islam Terpadu TK SD SMP dan SMA Bina Bangsa Sejahtera (BBS) laksanakan Tasyakuran Memperingati Milad ke 28 di Gedung Serba Guna Hidayat Syarief Jl. Batuhulung Kel. Margajaya Bogor sekaligus peresmian penggantian nama Gedung Serbaguna Al Hikmah menjadi Gedung Serbaguna Hidayat Syarief pada Rabu 22/9/2021.

Mengingat saat ini masih dalam kondisi Pandemi Covid 19, acara dilaksanakan dengan sederhana dan menerapkan Prokes yang ketat.
Hadir dalam acara tersebut diantaranya Ketua Pengurus Yayasan Bina Bangsa Sejahtera Prof. Dr. Ir. H. Asep Saefudin MSc, Anggota Pembina Yayasan BBS Ir. H. Abidin Said, H.M Fadhil Hasan PHD, Kepala KCD Pendidikan Wilayah 2 Kota Depok dan Kota Bogor, Para Pengawas Pembina, Para Kepala Sekolah TK, SD, SMP dan SMA IT Plus BBS para guru dan undangan lainnya.

Ketua Panitia Penyelenggaran Milad BBS Ke 28 th. Eddy Sukmara yang juga selaku Kepala SMA IT Plus BBS kepada para pewarta mengatakan rasa syukur atas berkah Allah sampai 28 tahun Yayasan BBS tetap eksis di Kota Bogor bahkan menjadi leader baik untuk sekolahnya juga kepengurusan yayasan, para guru dan para kepala sekolah.

“Alhamdulillah atas kerjasama seluruh elemen kami selesai merehab gedung, kedepan Insya Allah ada program untuk kemajuan Yayasan BBS diantaranya sebagaimana disampaikan Ketua Pembina Yayasan ada keinginan untuk mendirikan Rumah Tahfizd, juga kedepannya BBS mempunyai Perguruan Tinggi,” ucap Edy.

Harapannya BBS ini makin bisa meningkatkan kualitas, sehingga menjadi pilihan khususnya warga Kota Bogor.

“Kami juga punya tekad sesuai Moto “Berprestasi Dalam Ridho Illahi” jadi kebaikan atau prestasi yang kita lakukan itu semua tidak hanya masalah dunia tapi untuk dunia dan akhirat,” ucapnya.

Sementara Prof. Dr. Ir. H. Asep Saefudin, M.Sc. selaku Ketua Pengurus Yayasan BBS mengatakan ini momentum dalam rangka menapak masa depan karena kita sudah 28 tahun yang sudah mempunyai pondasi yang sudah cukup sebagai dasar bagi BBS dengan Unit-unitnya.

“BBS bisa membawa Generasi Muda kedepan lebih baik lagi, generasi yang memahami apa yang disebut dengan perpaduan antara kemanusiaan yang kuat dengan IMTAQ dan IPTEK tentunya Akhlakul Kharimah menuju ke Rahmatan Lil alaamiin tetap menjadi Pondasi,” jelas H. Asep.

Ditempat yang sama Ir. H. Abidin Said Pembina Yayasan BBS mengatakan perjalan 28 tahun dalam ukuran manusia itu sudah dewasa, maka harapannya BBS lebih bagus lagi, tadi saya sampaikan perkembangan supaya merata, kualitas SDM yang dihimpun BBS bisa ditebar ditempat lain juga.

“Jadi Program 5 tahun kedepan saya kira bisa digagas jadi BBS bukan satu disini saja, tapi ada BBS 1, BBS 2, BBS 3, karena ketika muncul SMA Plus itu sangat luar biasa apalagi didukung oleh fasilitas yang plus juga. Oleh karena itu dengan usungan SDM supaya bisa lebih berprestasi lagi maka semua harus bersatu. Selamat Milad dan Jayalah BBS, kedepan lebih Jaya lagi,” imbuhnya.

Dalam acara ini juga sekaligus dilaksanakan penggantian nama Gedung Serbaguna Al Hikmah BBS menjadi Gedung Hidayat Syarief sekaligus Peresmian Gedung Hidayat Syarief untuk mengenang Pendiri Yayasan BBS Prof. Hidayat Syarief (alm) yang selama ini telah mencurahkan pemikiran dan waktunya dalam memastikan Yayasan BBS tetap bisa berkembang.

Peringatan Tasyakuran Milad ke 28 Yayasan BBS diakhiri dengan Pemotongan Tumpeng dan Kue Ulang Tahun oleh Prof. Dr. Ir. H. Asep Saefudin MSc yang didampingi Ir. H. Abidin Said, M. Fadhil Hasan, Edy Sukmara M.Si dan lainnya.

Dharmawan

Akhirnya Rizky Saputra Warga Desa Pangkal Jaya Dapat Kursi Roda

Bogorpolitan – Cibinong,

Akhirnya Rizki Saputra (6) penderita hydrosipalus, hingga mengakibatkan tidak mampu berjalan, Warga Desa Pangkal Jaya Kecamatan Nanggung, kini sudah mulai bernafas lega, karena kursi roda yang diharapkannya, sudah terpenuhi, melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Kamis, 23/09/2021.

Dinsos melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Elfi Nila Hartani, mengatakan, bantuan kursi roda nantinya  akan diberikan langsung bagi masyarakat penyandang disabilitas di Wilayah Kecamatan.

“Sebanyak 7 kursi, yang akan diberikan kepada anak – anak disabilitas, di Kecamatan Rumpin dua unit Kursi roda, Citeureup, Cigombong, Cileungsi, termasuk pemberian kursi roda untuk wilayah Kecamatan Nanggung atas nama penyandang disabilitas Rizki Saputra,” ujarnya.

Lebih lanjut Elfi Nira Hartini menyatakan bahwa, saat ini pihaknya tengah mempersiapkan bantuan kursi roda bagi warga yang sangat membutuhkan.

“Bantuan kursi roda tersebut merupakan hasil kerjasama antara PT. Wapcai Indonesia dan PT. Denso Grup, kendati demikian, pihaknya  mengaku berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yakni Bupati serta Kepala Dinas yang sudah memfasilitasi masyarakat penyandang disabilitas,” terangnya.

Masih kata Elfi Nira Hartini, sejauh ini Dinsos sedang berupaya untuk mengajukan tongkat netra dan alat bantu dengar sebanyak 33 unit ke Balai rehabilitas penyandang disibalitas (RPTD), serta mengajukan ke Recana induk penyandang disabilitas (RIPD) yang saat ini masih dalam di proses.

“Mohon doanya, secara berkala mudah mudahan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat disabilitas kabupaten Bogor semua bisa terealisasi.” harapnya. (IPay).

Album Kompilasi Komunitas Musik Parlemen Jalanan Siap Rilis

Bogorpolitan – Mega Mendung,

Acara Shooting video klip Sumpah Serapah, sebuah lagu baru yang akan dirilis, dalam album Kompilasi Komunitas Musik Parlemen Jalanan (KMPJ), bersama yang lainya, masih dalam proses Arransement, di Village Saung Cemara Mega mendung, Kamis 23/09/2021.

Dalam kesempatan itu, Ketua umum (Ketum) KMPJ Maman Piul mengaku bahagia, akhirnya bisa menandai perjalanan karier Komunitas musiknya, “Lewat sebuah album perdana ini, menurut saya, album musik ibarat sebuah Ijazah, bagi Komunitas musik utamanya penyanyi, Arrangger, pecinta lagu, tanpa itu belum bisa di bilang seniman musik, mau tak mau harus dimiliki dalam perjalanan kariernya,” ungkapnya.

Dengan rillisnya lagu Sumpah Serapah, yang diciptakan Solihin GP / Abah Ukam, Maman Piul melanjutkan, “Vokal Abah Ukam Sitara Balaga / Yudira, Arransement saya sendiri, membuktikan kita Komunitas Musik Parlemen jalananan sudah Lulus ujian, dengan mendapatkan ijazah, tinggal bagai mana memanfaatkan ijazah tersebut, kedepannya agar karyanya bisa di terima di semua kalangan masyarakat, bernilai ekonomi tinggi, agar dapat terus bisa membina para seniman musik jalanan,” pungkasnya optimis (Ipay).

Wujudkan Program Ketahanan Pangan, Dandim 0608/Cianjur Panen Raya Demplot Padi di Cugenang

BogorPolitan.com – Cianjur,

Guna memenuhi ketersediaan beras dalam rangka ketahanan pangan, Kodim 0608/Cianjur melakukan panen raya demplot di Kampung Pasir Angin, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Rabu (22/09/2021).

Pelaksanaan panen raya tersebut dihadiri Dandim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi, S.H., M.M dan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Dr.Ir.Parwinia MM. Serta, Kasdim 0608 Mayor CHB R. Khoirul Amin, Forkopimcam Cugenang, Kades dan Tokoh Masyarakat setempat.

Komandan Kodim 0608/Cianjur, Letkol Kav Ricky Arinuryadi, S.H., M.M mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program ketahanan pangan TNI AD di tengah pandemi Covid-19 dan pemberdayaan lahan agar tetap produktif.

“Ini adalah program nasional untuk mendukung ketahanan pangan dan juga kepedulian dari TNI AD terhadap kebutuhan pangan masyarakat khususnya beras”, ujarnya.

Selain itu, juga ada program Bupati Cianjur dan berharap mengembalikan lumbung-lumbung yang ada di Wilayah Kabupaten Cianjur.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Dr. Ir. Parwinia mengucapkan terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 0608/Cianjur yang sudah membantu Pemerintah dalam ketahanan pangan.

“Karena ini memang teladan untuk kita semua bahwa Kabupaten Cianjur awalnya lumbung padi, dan kita sekarang mengembalikan lagi seperti itu. Dan kita bekerja sama dengan pihak BUMD,” ujarnya.

Laporan : Eka

Kebakaran di Kampung Pasir Gudang Ciranjang Kabupaten Cianjur, 2 Unit Kios Beserta 4 Unit Motor Ludes

BogorPolitan – Cianjur,

2 unit kios bengkel motor milik warga kampung Pasir Gudang RT 01 RW 07 Desa Cibiuk Kecamatan Ciranjang, ludes terbakar pada hari Rabu, (22/09/2021) sekitar pukul 20.30 WIB.

Dugaan sementara kebakaran dan titik api berasal dari hubungan arus pendek (Korsleting listrik) salah satu kabel.

Informasi yang dihimpun, awalnya kobaran api sudah terlihat tinggi diatas bengkel motor milik sewaan Jajang Rohidin yang kerap disapa pak Wayang.

Seluruh warga yang panik kemudian berusaha untuk memadamkan kobaran api dengan alat seadanya dan menghubungi Pemadam Kebakaran.

Tak berselang lama 10 menit kemudian 2 unit mobil Damkar datang dan langsung berupaya untuk memadamkan kobaran api.

Pemilik Kios bengkel tersebut Neng Ratu Tiara (37) mengatakan, api dengan cepat membakar bangunan yang berisi beberapa unit motor.

“Hanya dalam waktu 30 menit saja dua kios milik saya habis terbakar, termasuk 4 unit motor juga ikut terbakar yang tersisa hanya rangka besinya saja, karena saat itu pintu kios digembok jadi kesulitan untuk menyelamatkan barang-barang,” katanya.

Sementara itu, Komandan Regu Mako 2 Damkar Ciranjang, Nanang Junaedi menambahkan, pihaknya mengetahui terjadinya kebakaran kios bengkel motor setelah adanya informasi dari warga setempat.

“Hanya berselang 10 menit dua unit Damkar kami terjunkan dan tiba di lokasi kebakaran kemudian langsung melakukan antisipasi pemadaman api,” ujarnya.

Nanang menuturkan, pada kejadian kebakaran yang menghanguskan 2 unit kios tersebut nihil korban baik luka maupun jiwa

“Dalam kejadian nahas tersebut alhamdulillah tidak mengakibatkan korban luka maupun jiwa,” ungkapnya.

Namun sang pemilik ditaksir mengalami kerugian ratusan juta rupiah

“Untuk total pemilik kios menderita kerugian kurang lebih senilai Rp 175 juta,” pungkasnya.

Laporan : Eka/byu