Ade Munawaroh Yasin, Lounching Kampung Herbal Desa Bojong Nangka

BogorPolitan – Gunung Putri

Laporan : Solihin,

Bupati Kabupaten Bogor Ade Munawaroh Yasin (AMY), Lounching Kampung Herbal Desa Bojong Nangka, karena memiliki fungsi yang luar biasa, sebagai tanaman obat tradisional juga pelestarian budaya tradisi nenek moyang secara turun temurun.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Ketua PKK Kabupaten Bogor Halimatu Sa’diah Iwan, Camat Gunung Putri H Didin Wahidin Msi, Ketua Apdesi Kecamatan Gunung Putri Udin Saputra S H, Kades Bojong Nangka H. Amir Arsyad S.Pd.I, para Kepala Desa, Lembaga Desa LPM, Karang Taruna, serta Ketua TP-PKK Se-Kecamatan Gunung Putri.

“Tanaman herbal selain untuk obat-abatan herbal, juga setidaknya melestarikan budaya tradisi turun temurun dari jaman nenek moyang kita, tradisi ini jangan sampai hilang, yang memang sudah ada sejak jaman nenek moyang kita, karena memang sekarang sudah ada obat pabrikan yang lebih mudah, lebih dipermudah,” urai Ade Yasin dalam sambutannya, di Perumahan Vila Permata mas 2 RW 18 Dusun 05 Desa Bojong Nangka, Rabu, 24/11/2021.

Dalam kesempatan itu pula, Ade mencontohkan obat tradisional yang sudah dikemas oleh pabrik, yang kualitasnya bisa dibuktikan, dengan pemakaian yang mudah.

“Seperti minyak angin, jamu herbal minuman penghangat dan lain – lain, itu pasti lebih baik tapi tetap bahanya dari herbal, saya kira pabrik yang berdiri ini seperti Bintang toejoe, juga melihat dari sejarah bahwa herbal – herbal kita ini sangat bermanfaat untuk kesehatan, namun tidak hanya untuk kesehatan, tapi bisa juga dicampurkan dengan makanan sehari hari,” katanya.

Apresiasi Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin buat Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Desa Bojong Nangka yang sudah berkolaborasi dengan PT. Bintang Toejoe yang menjadikan pilot project pembangunan Kampung Herbal sebagai penyuplai bahan baku Jahe.

Hal ini menurutnya guna meningkatkan produktivitas perekonomian keluarga, saya haraf Kampung Herbal kedepan berkembang terus, menjadi destinasi wisata kebugaran dan kesehatan, mengkombinasikan antara wisata dan kesehatan.

“Semoga ini menjadi percontohan Desa Desa yang lain dan bisa jadi percontohan orang orang luar yang datang untuk Study banding, semakin banyak inovasi semakin banyak orang yang datang pada kita,” pungkasnya.

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!