MPLS SMP Bani Abdillah dan SMK Al Bana Dilaksanakan Via Online

BogorPolitan -Sukaraja,

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sebelumnya dikenal dengan istilah MOS (Masa Orientasi Sekolah) atau MOPD (Masa Orientasi Peserta Didik) adalah kegiatan rutin yang dilakukan sekolah diawal tahun ajaran baru baik ditingkat SMP/SMA sederajat negeri maupun swasta.

MPLS dilaksanakan dalam rangka menyambut kedatangan siswa baru sekaligus menjadi ajang perkenalan siswa terhadap lingkungan sekolah yang baru, sesama siswa baru juga pada kakak kelasnya dan para guru. Plus pengenalan pengenalan kegiatan yang ada disekolah.

SMP Bani Abdillah dan SMK Al Bana yang berada dalam satu naungan Yayasan Bani Abdillah yang berada di Jl. Raya Batu Gede Desa Cilebut Barat Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor di awal tahun ajaran baru melaksanakan MPLS dengan Virtual atau melalui Jaringan Online.

Arifin SP.d, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Bani Abdillah dan SMK Al Bana, dijumpai diruang kerjanya, Rabu (21/7) mengatakan sejumlah 180 Siswa kelas 7 SMP Bani Abdillah dan 95 siswa kelas 10 mengikuti MPLS melalui Online.

“MPLS tahun ajaran 2021-2022 berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya, karena masih dalam kondisi Pandemi maka kita laksanakan dengan sistem online. Materi MPLS dari Dinas Pendidikan kita kolaborasikan dengan bahan dari sekolah,” jelas Arifin mengawali perbincangan.

Sebelumnya kita sampaikan pada orangtua siswa terkait kegiatan sekolah setahun kedepan melalui pdf, kita buat undangan dan kita share ke orangtua siswa.

MPLS dilaksanakan selama 4 hari sejak Rabu (21/7) hingga Sabtu (24/7) siswa baru SMP Bani Abdillah maupun siswa SMK Al Bana wajib mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah melalui virtual ini.

Materi MPLS disampaikan oleh Kepala sekolah dan guru intern, kita tidak mengundang pemateri dari luar, dimasa pandemi ini kawatir kalau mengundang pemateri dari luar.
Adapun Materi MPLS antara lain Pengenalan lingkungan sekolah, mulai dari struktur sekolah, tenaga pendidik dan kependidikan dan semua komponen yang ada disekolah, Wawasan Kebangsaan dan Wiyata Mandala kemudian program-program sekolah, perkenalan dilaksanakan via Video Conference.

Diakui Arifin sebagian kecil kurang lebih 50 siswa baru kelas 7 SMP Bani Abdillah ada yang melaksanakan MPLS disekolah, karena siswa baru ini tidak mempunyai saran pendukung, sama sekali tidak memiliki HP, maka kami perkenankan untuk mengikuti MPLS disekolah.

“Untuk siswa baru SMK Al Bana masih dalam pendataan, bila ada siswa yang tidak mampu tidak memiliki HP atau aplikasi HPnya tidak mendukung maka akan diberlakukan hal yang sama, MPLS disekolah tentunya dengan mengacu pada Protokoler Kesehatan yang ektra ketat, terpenting Prokes dijalankan, dan kami bagi menjadi 4 shift perkelas sekitar 15 hingga 20 siswa, 1 kali pertemuan hanya berlangsung 60 menit,” tegasnya.

Arifin menambahkan kegiatan MPLS di sekolah sudah diketahui pemerintahan desa setempat juga oleh Babinsa dan Babinkamtibmas, kita kondisikan tidak banyak anak-anak disekolah.

Terkait penutupan di masa MPLS tidak bisa dilakukan semeriah dimasa normal dengan menampilkan kreatifitas para siswa dengan Demo Ekskul tapi kita tampilkan secara Virtual ekskul-ekskul yang ada dengan harapan anak dikemudian hari akan tertarik untuk mengikuti ekskul sesuai dengan minat dan bakatnya.

“Walau kondisi seperti ini anak-anak tetap semangat, bila ada siswa/siswi kekurangan quota atau pembiayaan dalam hal PJJ jangan berdiam diri, sekolah berupaya mempersiapkan fasilitas yang bisa digunakan untuk kegiatan belajar, artinya jangan sampai tertinggal pelajaran, kemudian tentunya kami berharap pandemi segera berakhir, karena apa ? dimasa pandemi pembelajaran dalam PJJ sebagus apapun programnya tetap akhlak anak-anak hilang tidak terbentuk, karena salah satu tujuan kami adalah memiliki siswa siswi yang “Berakhlak”, PJJ Online anak-anak tidak terpantau jauh berbeda dengan PTM anak bisa lebih terpantau jadi Guru tidak hannya mengajar tapi juga mendidik,” pungkas Arifin.

Dharmawan

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!