Merasa Nama Baiknya Dicemarkan, Pengusaha Ini Laporkan Abdi Property ke Polda Jabar

BogorPolitan – Kota Bogor,

Seorang pengusaha properti Kota Bogor Wawan (40) merasa dirugikan dengan gugatan yang dilayangkan Abdi Properti Indonesia (Abdi Pro) dengan nomor laporan 100/pdt.G/2020/PN Bogor. Bukan tanpa alasan, Wawan merasa nama baiknya dicemarkan. “Tanpa ada undangan, pemberitahuan, saya ternyata sudah berstatus tergugat dilaporkan atas dugaan upaya melawan hukum. Dianggap merugikan Abdi Property Indonesia. Lucunya, saya mengetahui hal ini justru dari konsumen PT Abdi Property Indonesia,” imbuhnya.

Atas dasar tersebut, lanjut dia, pihaknya langsung menggandeng Kantor Hukum Kusnadi and Partner sebagai kuasa hukum untuk melakukan upaya hukum balik terhadap lapporan tersebut. “Saya sudah keluar dari Abdi Properti sejak 2018. Lah kok sekarang saya diseret seret atas kasus yang saya tidak ketahui sama sekali. Ini kan ngaco,” ketusnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Wawan, Kusnadi mengaku, tak hanya melakukan upaya hukum balik terhadap Abdi Property Indonesia di Pengadilan Negeri (PN) Bogor. “Bahkan kami juga telah melakukan laporan ke Polda Jabar terkait adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan Abdi Property Indonesia. Yakni dugaan melakukan pemalsuan tandatangan dokumen atas nama klien kami,” tegas Kusnadi.

Terkait laporan ke Polda Jabar, lanjut Kusnadi, tepat pada Senin 28 September 2020 pihaknya resmi melakukan laporan dengan nomor LP/B/1065/IX/2020/JABAR/28 September 2020. “Kita akan buktikan siapa yang sebenarnya melawan hukum di sini. Kami mengantongi semua bukti, justru pihak Abdi Properry Indonesia yang melawan hukum karena sudah memalsukan tandatangan klien kami,” jelasnya.

Sementata itu, Manajer Lapangan Abdi Property Indonesia (Abdi Pro), Moko mengaku belum memahami gugatan balik yang dimaksud. “Maaf saya kurang faham maksud gugatan balik. Secara detailnya seperti apa,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Hal yang sama saat dikonfirmasi Dirut Abdi Property Indonesia, Ade Abdurahman, hingga berita ini dilansir tidak bisa dihubungi melalui sambungan telepon. (And/Suf)

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!