Lounching Persiapan Pemekaran DOB Kabupaten Cianjur Selatan

BogorPolitan – Cianjur,

Setelah melalui proses yang cukup panjang menanti adanya kesepakatan penandatangan bersama antara eksekutif dan legislatif tentang Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB), kurang lebih memakan waktu hampir 12 tahun lamanya untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Cianjur Selatan. Akhirnya terkabul dan langsung dilaunching bersama pemekaran DOB Cianjur Selatan tepatnya di Alun-alun Kecamatan Sindangbarang, Senin 13/07/2020.

 

Dari pantauan dilokasi launching, Plt.Bupati Cianjur H.Herman Suherman bersama Ketua DPRD Cianjur, yang dihadiri wakil ketua DPRD Provinsi Jawa barat, jajaran Kabupaten Cianjur, para Kapolsek Se-wilayah Cianjur Selatan, para Camat Se-wilayah Cianjur Selatan, para Kepala Desa Se-wilayah Cianjur Selatan, PMCK, RESPECK, juga warga masyarakat Cianjur selatan, adapun wilyah Kabupaten Cianjur Selatan nantinya akan mencakup 14 Kecamatan Diantaranya Kecamatan Naringgul, Cidaun, Sindangbarang, Agrabinta, Leles, Cibinong, Tanggeung, Pagelaran, Sukanegara, Pasirkuda, Cikadu, Cijati, Kadupandak dan terakhir Takokak.

Disampaikan Plt.Bupati Cianjur H Herman Suherman,Tadi sudah kita Saksikan bersama Launching Pembentukan Daerah Persiapan Kabupaten Cianjur Selatan, dihadiri oleh 1500 warga, wakil ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, H Ade Berkah, Kepala OPD, Forkopimda, Anggota DPRD Cianjur, Kapolsek, Camat dan Kades.

“Saya menyerahkan surat persetujuan bersama pemekaran DOB Cianjur Selatan kepada ketua PMCK Ceng Badri. Dan saya pastikan Daerah Otonom Baru menjadi prioritas utama guna akselerasi pembangunan wilayah Cianjur Selatan,” ujarnya kepada awak media.

Plt.Bupati menegaskan, tentunya peroses perjalanan pemekaran Cianjur selatan yang cukup panjang, sehinga saya akan terus mengawal tentang proses pelaksanaan DOB ini sampai tuntas.

“Pemekaran Cianjur Selatan harga mati jadi harus terus dikawal oleh semua pihak, jadi pada saat moratorium dibuka oleh Pemerintah pusat nantinya Cianjur Selatan menjadi prioritas sehingga masuk nominasi menjadi Kabupaten Cianjur Selatan,” tegasnya.

Masih menurut Herman, terkait untuk kantor Pemerintah Kabupaten Cianjur Selatan sudah kita siapkan yang rencananya di Desa Mekarlaksana, akan dibikin perkantoran dan bekas kantor Kecamatan akan di buat Pendopo untuk Kabupaten Cianjur Selatan.

“Insyaallah tahun 2021 untuk infrastuktur akan jadi prioritas baik itu Kantor Pendopo juga infrastruktur akses jalan-jalan yang ada di Cianjur Selatan, mudah mudahan dengan dibagi dua, kedepannya bisa mempercepat pembangunan baik untuk Cianjur Kota dan Cianjur Utara,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Masyarakat Cianjur Kidul ( PMCK) Ceng Badri mengapresiasi kepada eksekutif dan legislatif Kabupaten Cianjur yang sudah menandatangani Surat Nota Kesepakatan bersama Untuk proses pemekaran Cianjur Selatan yang akan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Mari kita bersama sama untuk mengawal proses pemekaran Cianjur Selatan ini, karena proses ingin mendapatkan nota kesepakatan bersama ini cukup memakan waktu hampir 12 tahun lamanya, Ini merupakan awal perjuangan menuju pemekaran yang didamba-dambakan warga Cianjur Selatan,” ujar Ceng Badri.

Ceng Badri menambahkan, Proses Pemekaran ini jangan dikait-kaitkan dengan unsur politik, sebab proses perjuangan kami PMCK murni ingin Cianjur selatan mempunyai kabupaten sendiri dan mandiri. Supaya Cianjur Selatan lebih sejahtera kedepannya.

“Tentunya dengan adanya peristiwa bersejarah ini harapan saya selaku ketua PMCK, mudah mudahan ini akan menjadi semangat untuk serta menjadi sebuah energi besar warga masyarakat Cianjur Selatan. Untuk bagaimana supaya bisa lebih menyemangati, bagaimana membangun kebersamaan, bagaimana mewujudkan persatuan, bagaimana bersama-sama berpartisipasi untuk membangun daerahnya dalam rangka menyambut suatu saat pemekaran kabupaten Cianjur Selatan terealisasikan,” pungkasnya.

Reporter : Eka/Jay

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!