Warga RW 05 Tolak Rencana Pembangunan Jalan di Tanah Fasum, Sentul City Diminta Patuhi Site Plan Awal

0
729 views

Kab.Bogor, Bogorpolitan.com ||

Warga RW 05 di Perumahan Venesia, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, menyatakan keberatan atas rencana pembangunan jalan di atas lahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) yang seharusnya menjadi Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) bagi warga.

Lahan tersebut, yang berada di Cluster Venesia, Mountain View, Sakura, dan Pasadena, telah lama digunakan warga sebagai area hijau dan tempat olahraga.

Hendro, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa tanah Fasum tersebut telah dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar selama lebih dari 25 tahun.

“Tempat ini sudah menjadi fasilitas sosial dan umum bagi warga. Selama ini, kami menggunakan tanah tersebut untuk berbagai kegiatan olahraga dan acara perayaan hari besar nasional. Banyak pepohonan besar yang membuat lingkungan sejuk,” ujarnya saat ditemui, Senin (28/10/2024).

Kejadian yang memicu protes warga terjadi saat sekelompok orang, yang mengaku dari pihak Sentul City, mendatangi lahan Fasum RW 05 untuk melakukan pengukuran.

“Sekitar 20 orang datang tanpa pemberitahuan kepada RT-RW setempat, didampingi oleh orang-orang yang terlihat seperti preman. Mereka langsung melakukan pengukuran, tanpa ada pihak pemerintah setempat,” jelasnya.

Warga RW 05 merasa bahwa pembangunan jalan di lokasi tersebut akan menghilangkan area hijau serta fasilitas yang sudah dinikmati oleh warga selama ini.

Mereka menuntut agar Sentul City segera menyerahkan Fasos dan Fasum tersebut sesuai kewajiban pengembang dalam site plan awal.

“Selama ini, kami membeli rumah bukan hanya untuk tempat tinggal, tapi juga untuk lingkungan yang dijanjikan oleh pengembang, termasuk PSU ini,” tegas Hendro.

“Kami meminta Sentul City memindahkan rencana pembangunan jalan ini ke lokasi lain. Kami tidak menolak pembangunan, tapi jangan di tanah yang sudah kami rawat dan hijaukan selama 25 tahun,” tambahannya.

Warga juga telah melayangkan tiga surat kepada Sentul City dan Pemerintah Kabupaten Bogor, namun belum mendapat tanggapan yang memuaskan.

Mereka berharap pertemuan dengan pihak Sentul City dihadiri oleh para pimpinan sebagai pengambil keputusan, agar ada kejelasan mengenai status lahan tersebut.

Dalam pertemuan nanti, warga memiliki tiga tuntutan. Pertama, mereka meminta Sentul City menunjukkan site plan awal pembangunan, termasuk yang mencakup Cluster Mountain View, Venesia, Pasadena, dan Sakura.

Kedua, warga ingin melihat bukti Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang sesuai dengan peraturan, di mana pengembang hanya boleh membangun 60% area dan 40% sisanya untuk PSU.

Ketiga, warga menginginkan pertemuan dihadiri oleh Direksi yang memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan.

Dengan statusnya sebagai pengembang yang telah mendapatkan penghargaan MURI atas luas taman dan penghijauan, warga berharap Sentul City menghormati komitmen tersebut dengan mempertahankan area hijau di RW 05.

Mereka menegaskan siap berdialog dengan pengembang, asalkan tuntutan mereka dipenuhi demi keberlangsungan ruang hijau yang telah mereka rawat selama puluhan tahun.(And)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini