Kab.Bogor, Bogorpolitan.com ||
PT Argha Karya Prima Industry Tbk, yang berlokasi di Kampung Kambing, RW 05, Kelurahan Karang Asem Barat, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, tengah menjadi sorotan.
Pasalnya perayaan Hari ulang tahun (HUT) perusahaan yang diselenggarakan pada Jumat, 13 September 2024, dianggap tidak memperhatikan nilai-nilai moral dan kepedulian terhadap kegiatan di lingkungan sekitarnya.
Salah satu tokoh masyarakat Citeureup, Andry Yana, menyampaikan kritik terhadap pihak manajemen PT Argha Karya.
Ia menyoroti perayaan ulang tahun yang mengundang penyanyi terkenal Gea Youbi di tengah persiapan warga RW 05 untuk menyelenggarakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW pada Minggu, 15 September 2024.
“Seharusnya, manajemen lebih memperhatikan kegiatan masyarakat sekitar. Undangan kepada artis di acara ulang tahun perusahaan ini berlangsung berdekatan dengan acara Maulid Nabi yang akan diadakan oleh warga sekitar. Hal ini tentu saja memicu ketidaknyamanan,” ujar Andry Yana. Kepada Wartawan. Jumat (13/09).
Sementara Pengurus Masjid Jami Nurul Falah, yang menjadi penyelenggara acara Maulid Nabi, juga mengungkapkan kekecewaannya. Gugun, salah satu tokoh pemuda setempat, menyoroti perbedaan perhatian perusahaan terhadap acara perayaan HUT dan acara keagamaan masyarakat sekitar.
Ia menyebutkan bahwa PT Argha Karya hanya memberikan sumbangan sebesar Rp 500.000 rupiah untuk acara Maulid, namun di saat yang sama, perusahaan mampu mengundang artis dengan skala besar untuk perayaan HUT-nya.
“Pihak manajemen tampaknya kurang peduli dengan kegiatan keagamaan masyarakat. Sumbangan yang diberikan sangat tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan untuk mengundang artis sekelas Gea Youbi,” ujar Gugun.
Warga berharap agar ke depannya, PT Argha Karya lebih memperhatikan keseimbangan antara kegiatan internal perusahaan dengan kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai sosial dan keagamaan.
Peristiwa ini harus membuka diskusi lebih luas tentang tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan bagaimana seharusnya perusahaan besar seperti PT Argha Karya berperan dalam mendukung kegiatan masyarakat sekitar, bukan hanya dalam skala ekonomi, tetapi juga sosial dan moral.(Kusnadi)






