Bupati Bogor Ajak PHRI Perkuat Sinergi Dorong Ekonomi Daerah

0
80 views

Bogorpolitan.com, Cibinong

Pemerintah Kabupaten Bogor membuka pintu lebar bagi para pelaku usaha hotel dan restoran untuk berjalan beriringan.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh pengusaha yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor memperkuat sinergi sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Ajakan itu disampaikan Rudy saat menerima audiensi Pengurus PHRI Kabupaten Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Selasa (13/1).

Hadir mendampingi, Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah, sejumlah kepala perangkat daerah, hingga camat setempat.

Menurut Rudy, PHRI memegang peran penting sebagai penghubung antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, khususnya di sektor pariwisata dan jasa.

Dengan komunikasi yang sehat dan terbuka, kebijakan pemerintah diharapkan bisa lebih tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya secara merata.

“Lewat PHRI, kami ingin memastikan program pemerintah tidak condong ke satu kepentingan saja. Semua pengusaha yang berinvestasi di Kabupaten Bogor harus punya ruang yang sama untuk tumbuh,” ujar Rudy.

Ia menegaskan, Pemkab Bogor berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang adil, transparan, dan ramah terhadap dunia usaha. Kolaborasi dengan PHRI diyakini mampu memperkuat iklim investasi sekaligus meningkatkan daya saing sektor hotel dan restoran.

Dalam pertemuan tersebut, Rudy juga menyoroti penataan kawasan Puncak yang selama ini menjadi ikon pariwisata Kabupaten Bogor.

Menurutnya, pembenahan kawasan Puncak tak bisa hanya dibebankan pada pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha.

“Puncak harus kita tata bersama. Supaya kawasan ini kembali ramah, indah, nyaman, dan berdaya saing, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PHRI Kabupaten Bogor Juju Junaedi menyampaikan, audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya dengan perangkat daerah, khususnya terkait rencana penataan reklame di sepanjang Jalur Puncak.

Ia menyatakan PHRI pada prinsipnya mendukung langkah pemerintah daerah dalam menata kembali wajah kawasan Puncak agar lebih tertib dan berestetika.

“Kawasan Puncak dulu dikenal sebagai destinasi unggulan. Harapannya, setelah penataan dilakukan secara menyeluruh, citra itu bisa kembali,” ujar Juju.

Juju juga menekankan pentingnya kejelasan konsep penataan reklame, mulai dari bentuk, ukuran, model, hingga konstruksi penyangga. Standar yang jelas, menurutnya, akan memudahkan PHRI dalam menyosialisasikan kebijakan kepada para pelaku usaha hotel dan restoran.

“Kalau memang akan ada penyeragaman, kami berharap ada pendampingan dan kemudahan perizinan, agar pelaku usaha bisa menyesuaikan diri tanpa merasa terbebani,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini