Tentang Kemacetan Bogor Barat, Ki Jalu : Presiden Saja Tidak Mampu Apalagi Bupati

BogorPolitan – Leuwiliang.
Laporan M. Ilyas (Ipay),

Hasil pertemuan diakhir tahun 2021, antara Forecast bersama para aktivis Bogor Barat, yang juga dihadiri dari Bogor Timur sebagai Repleksi evaluasi kinerja Kabupaten Bogor tentang adanya kemacetan jalur Jasinga – Bogor.

Wacana adanya jalur alternatif yang direncanakan Pemda Kabupaten Bogor, hanya sebuah retorika belaka, nyatanya Jalan yang dipergunakan masih warisan Belanda.

“Kendala kemacetan yang selalu terjadi di wilayah Bogor Barat, sampai saat ini dari mulai jaman Sukarno Presidennya, sampai dengan Bapak Jokowidodo, belum mampu merealisasikan jalan ataupun pelebaran, ataupun jalan alternatif dari Jasinga ke Bogor,” katanya.

Menurut Ki Jalu Jalan Nasional yang saat ini di gunakan masih warisan Belanda pada masa Gubernur Jenderal Daendels.

“Jalan ini satu satunya akses ke Bogor Barat itu warisan dari kolonial Belanda Gubernur Jenderal Daendels, jadi kalau masyarakat kiblatnya ke Belanda wajar karena warisannya masih dipergunakan oleh masyarakat Bogor Barat,” lanjutnya.

Masih kata Ki Jalu, “sekelas presiden saja tidak mampu, apalagi sekelas Bupati, bagaimana mau mampu, merdeka saja tahun 1945 sampai dengan sekarang sudah di usia 76 tahun, belum terlihat di Wilayah Bogor Barat terutama terkait jalan. Semoga suara saya bisa di dengar Bapak Presiden Joko Widodo, semoga sehat, karena beliau ini Presiden yang kerjanya nyata, aspirasi dari masyarakat Bogor Barat, yang diwakili oleh AMPB, Forecast, bisa sampai kepada penentu kebijakan,” tegasnya.

Apel Persiapan Tahun Baru, Kapolres Cianjur Harap Kondusifitas Dan Keamanan.

Laporan : Eka rufa

Cianjur – BogorPolitan.com,

Jaga Kondusifitas pengamanan malam tahun baru, Polres Cianjur adakan apel pasukan yang digelar di halaman Mapolres Cianjur, Kamis (31/12/2021) sore.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri TNI, BPBD, Dishub, Satpol PP dan instansi-instansi pemerintah Kabupaten Cianjur lainnya.

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan mengatakan, apel yang dilakukan demi kesiapan pengamanan malam Tahun Baru.

“Jadi hari ini kami menggelar apel, dari kesiapan kita sudah cek kelengkapan baik persenil maupun sarana prasarana dengan cara bertindak yang telah kita satukan bersama,” katanya kepada Wartawan.

Nantinya pada pelaksanaan pengamanan pihaknya telah menerjunkan 620 personil yang tersebar diberbagai titik termasuk Cianjur Selatan.

“Personil yang terdiri dari TNI, BPBD, Dishub, Satpol PP,” ujarnya.

Kegiatan pengamanan juga digelar dengan sistem Rekayasa Lalu Lintas di seputaran jalur pucak pada pukul 18.00 WIB dan di Pos PJR Botol Kecap pukul 20.00 WIB mendekati malam pergantian Tahun Baru 2022.

Pihaknya berharap dengan pengamanan yang dilakukan tim gabungan, akan tercipta kondusifitas dan tak terjadi kluster penularan Covid 19.

“Pelaksanaan Tahun Baru ini harus berjalan aman, kondusif dan tidak ada kerumunan yang menyebabkan penyebaran virus Corona,” pungkasnya.

Deklarasi BOSS Tekankan Kemajuan Masyarakat Kota Bogor

BogorPolitan – Kota Bogor
Laporan : Budi Lukito,

Deklarasi paguyuban Bogor Sehat Sejahtera yang diadakan di Hotel Sahira, Jl. Ahmad Yani yang dihadiri Ketua Umum, Ketua Harian, Dewan Pembina, Tokoh Masyarakat Bogor, Tokoh Agama dan para tamu undangan 300 orang, Kota Bogor 30/12/2021.

Lukman Hakim sebagai Ketua Harian serta salah satu pengurus KNPI Kota Bogor mengatakan, Alhamdulilah acara deklarasi berjalan dengan lancar dan pengurus kami merupakan gabungan dari berbagai macam profesi. Dari mulai pedagang, pendidik, budayawan, dokter, ulama, pendeta, sampai praktisi hukum.

“Insya Allah kedepan BOSS akan melakukan terobosan inovatif dalam berbagai sektor saat ini di Kota Bogor dulu, sebagai contoh sektor kesehatan salah satunya. Kami juga akan melakukan banyak penyuluhan tentang penyakit kanker, jantung dan lain-lain melalui media daring ke semua komunitas masyarakat Kota Bogor dan diikuti sektor-sektor lain yang sudah kami buatkan untuk program jangka pendek menengah dan panjang,” jelasnya.

Dirinya melanjutkan, sebagai wadah organisasi non profit kami ingin menjadi tolak ukur semua elemen masyarakat untuk sama-sama berbuat yang terbaik bagi Kota Bogor.

“Kami harap Pemda Kota Bogor bisa memberikan ruang yang luas dan bersinergi dengan kami dalam membangun Kota Bogor dengan penuh keikhlasan dan keterbukaan, sehingga Kota Bogor kedepannya masyarakat Bogor akan selalu sehat, sejahtera dan bisa menekan angka kemiskinan di Kota Bogor,” harap dan tutup Lukman.

Danrem 061/Sk Berbagi Kasih dan Berkah Kepada Ratusan Yatim Piatu dan Dhuafa Menyambut Pergantian Tahun

Bogorpolitan : Kota Bogor
Laporan : Dharmawan

Bogorpolitan. Saat seorang anak menjadi yatim, sejatinya Allah SWT sedang menguji ketakwaannya. Karena itu, tetaplah menjadi anak yang kuat, bersemangat, dan tidak berkecil hati. Kejarlah cita-cita setinggi langit, karena kesuksesan adalah milik siapapun tanpa terkecuali.

Tersebut disampaikan Danrem 061/Sk Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P. M.M. pada kegiatan santunan tali asih yang digelar di Makorem 061/Sk di Kelurahan Ciwaringin Bogor Tengah Kota Bogor, Jum’at (31/12).

Santunan Sembako dan Tali Kasih Korem 061/Sk kali ini adalah santunan yang diberikan kepada 100 anak yatim-piatu dalam rangka menjelang pergantian tahun dari tahun 2021 ke tahun 2022, santunan dan paket sembako yang diberikan diharapkan dapat membantu anak-anak yatim piatu yang menerimanya.
Dan santunan ini merupakan santunan ke-48 kalinya yang diserahkan oleh Brigjen TNI Achmad Fauzi selama ia menjabat sebagai Komandan Korem 061 Sk.

Pelaksanaan Jumat berkah ini selain untuk mendekatkan diri dan silaturahmi ke masyarakat khususnya kepada anak-anak yatim piatu, ini juga menjadi salah satu rutinitas tanggung jawab Korem 061/Suryakancana kepada anak-anak yatim piatu yang tentunya memang membutuhkan bantuan dari berbagai pihak salah satunya Korem 061/Suryakancana, yang dilaksanakan setiap minggunya.

“Ditinggal oleh kedua orang tuanya tidaklah membuat Nabi Muhammad SAW berkecil hati, hanya bersama pamannya, beliau tetap menjadi anak yang sabar dan bercita-cita tinggi. Dengan semangat yang tinggi beliau hidup membangun harapan hingga menjadi sosok yang sukses,” ujar Danrem.

“Karena itu kalian harus juga lebih semangat lagi dalam belajar dalam menggapai cita-cita masa depan kalian masih panjang masih terbentang waktu yang sangat panjang teruslah berusaha semoga kalian menjadi anak-anak yang berprestasi dan semoga negara Indonesia nantinya akan lebih baik lagi di tangan kalian sebagai generasi penerus bangsa, akan tetapi jangan lupa selain usaha teruslah berdoa yang rajin perbanyaklah beribadah. Dan mari kita syukuri apa yang telah kita miliki,” tambahnya.

Selain itu Danrem mengingatkan agar semua warga masyarakat baik orang tua maupun anak-anak selalu mematuhi Protokol kesehatan dengan menerapkan 5 M hal tersebut tentunya untuk mencegah penularan Covid 19. Dan juga diharapkan bagi yang belum melaksanakan vaksinasi untuk segera mengikuti vaksinasi di mana saat ini vaksin di wilayah Kota Bogor untuk level pertama sudah mencapai 98%, oleh karena itu maka Kota Bogor memiliki kesempatan untuk mendapatkan pelayanan vaksinasi bagi anak-anak usia 6 hingga 11 tahun dimana capaian vaksinasi untuk umum 70% adalah salah satu persyaratan bisa mendapatkan pelayanan vaksinasi untuk anak-anak usia dini.

Oleh karena itu kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh anak usia 6 hingga 11 tahun, buat yang usia tersebut diharapkan segera melaksanakan vaksinasi dan bagi para orang tua yang memiliki anak usia 6 – 11 tahun diharapkan segera mengajak anak-anaknya untuk melaksanakan vaksinasi.

Vaksinasi sangat penting bagi tubuh manusia dimana Vaksinasi adalah salah satu imunitas untuk meningkatkan kekebalan tubuh manusia yang dapat meminimalisir penularan Corona Virus Disease 19, yang sampai saat ini virus tersebut masih terus mewabah hampir di semua wilayah termasuk di Kota Bogor walaupun status penyebarannya sudah mulai melandai.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan saling mengingatkan serta saling melindungi terutama kepada ada anak-anak kita gimana mereka adalah generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan cita-cita dan harapan bangsa,” pungkas Danrem.

Sumber: Penrem 061/Sk.

Dapat Assesment Dari BNN , Pengguna Narkotika Malah Divonis 5 Tahun Penjara

BogorPolitan – Bogor

Laporan : Retno Handayani,

Secara kebijakan, Indonesia mempunyai opsi untuk memberikan rehabiltasi bagi Pengguna Narkotika dan seharusnya tidak selalu untuk dipenjara, hal ini dipertegas dengan frasa diwajibkan untuk direhabilitasi, sebagaimana tertuang dalam Pasal 54 Undang-Undang Narkotika (UU Nomor 35 Tahun 2009) yang menyebutkan Pecandu Narkotika dan korban penyalahgunaan Narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

Rabu, 29 Desember 2021, pengacara publik Aksi Keadilan Indonesia (AKSI) mendampingi seorang klien yang terjerat kasus narkotika di Pengadilan Negeri Kota Bogor dengan nomor perkara 275/Pid.Sus/2021/PN.Bgr.
Agenda persidangan yang berlangsung adalah pembacaan putusan atau Vonis oleh Majelis Hakim, dalam putusannya Hakim menjatuhi vonis kepada klien kami yakni pidana penjara 5 tahun dan Pidana Denda sebesar Rp. 800.000.000 (delapan ratus juta) Subsidair 3 (tiga) bulan penjara.
Setelah sebelumnya Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa dengan pidana penjara 5 tahun 6 bulan dan Pidana Denda sebesar Rp. 2. 000.000.000 (dua miliyar rupiah) Subsidair 6 (enam) bulan penjara (Pasal 112 (1) UU 35 tahun 2009 tentang Narkotika).

Muhammad Irwan, SH. berpendapat jika keputusan Majelis Hakim terlalu sempit dalam menjatuhi putusan terhadap klien kami, dimana Majelis Hakim menjadikan unsur menerima, dan menguasai narkotika dijadikan dasar untuk mempidanakan Klien Kami.
Padahal fakta persidangan terungkap jika klien kami tertangkap pada saat mau menggunakan shabu, jelas Secara Mens Rea (niat batin) klien kami menguasai shabu (untuk digunakan bagi dirinya sendiri), secara logika, bagaimana mungkin klien kami dapat menggunakan shabu tanpa harus menerima dan menguasai narkotika tersebut.
Berdasarkan hal ini Aksi Keadilan Indonesia (AKSI) menyatakan banding terhadap putusan tersebut agar diuji kembali oleh Majelis Hakim Tingkat Tinggi (Pengadilan Tinggi Bandung). Sebab terdapat beberapa bukti yang seharusnya menguatkan posisi klien kami untuk mendapatkan putusan rehabilitasi disamping putusan penjara.

Salah satunya adalah proses asesmen terpadu yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor kepada klien kami yang dilakukan pada 11 Agustus 2021, Asesmen ini dilakukan berdasarkan Peraturan Bersama 2014 tentang Penanganan Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Dalam Lembaga Rehabilitasi yang ditandatangi oleh kepala 7 lembaga negara.
Asesmen tersebut memberikan kesimpulan jika klien kami hanyalah pengguna narkotika ringan. Hal ini dapat dilihat dari barang bukti yang didapati dalam keterangan pemeriksaan Kepolisian, dimana klien kami memiliki narkotika (jenis Shabu) dibawah angka gramatur, yakni dengan berat netto 0,3491 gram.
Jika melihat peraturan lainnya yakni Surat Edaran Mahkamah Agung No 4 tahun 2010, bahwa barang bukti klien kami masuk kedalam kategori narkotika di bawah gramatur, selain itu tidak ada fakta yang membuktikan bahwa Klien terilibat dalam peredaran gelap narkotika.

Koordinator Bantuan Hukum Aksi Keadilan Indonesia, Bambang Yulistyo mengatakan jika putusan Majelis Hakim masih jauh dari rasa keadilan dan kemanusiaan.
Padahal menurut World Health Organization (WHO), adiksi merupakan sebuah penyakit. Sayangnya, Aparat Penegak Hukum (APH) kita belum memiliki prespektif yang sama dalam memandang adiksi dan pengguna narkotika.
Akibatnya, APH masih sering mengirimkan seseorang yang membutuhkan pertolongan medis ke dalam penjara dibanding layanan kesehatan. Padahal penjara kita saat ini sedang mengalami overcrowding penjara yang sudah parah.
Oleh karena itu Aksi Keadilan Indonesia (AKSI) memohon kepada Pengadilan Negeri Kota Bogor Untuk:

  1. Aparat Penegak Hukum kuhsusnya Lembaga Yudikatif dibawah lingkup Mahkamah Agung tidak lagi mudah menjatuhi vonis penjara terhadap tersangka pengguna narkotika maupun korban penyalahguna narkotika yang terjerat dalam pasal-pasal yang dianggap sebagai “pasal karet”. Sebab hal itu dapat melanggar hak asasi mereka yakni hak atas kesehatan.
  2. Permohonan untuk Majelis Hakim Pengadilan Tinggi kedepannya dapat melihat fakta-fakta temuan dilapangan sebagaimana tertuang dalam dokumen-dokumen hukum yang sudah dilampirkan secara cermat. Sebab pengguna narkotika atau dalam hal ini klien kami merupakan seorang korban dari peredaran gelap narkotika.

BNN
MahkamahAgung
Pengadilan Negeri Bogor
Kejaksaan RI
Pengadilan Tinggi Bandung
Kejaksaan Negeri Kota Bogor

Salam Hormat,
Aksi Keadilan Indonesia (AKSI).
Narahubung:
Bambang Yulistyo (Koordinator Bantuan Hukum AKSI) – 0817535127
Muhammad Irwan (Pengacara Publik AKSI) – 081564642127

LPM GMA dan LAKI-45 Ciptakan Petani Milenial Ditengah Alih Fungsi Lahan

BogorPolitan – Pamijahan
Reporter : Mohamad Ilyas (Ipay),

Dewan Pimpinan Daerah, Lembaga Pangan Mandiri, Gentra Macan Asia (DPD LPM GMA) bergerak bersama Lembaga Anti Korupsi – 45 (Laki 45) dalam bidang Pertanian,di Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Rabu, 29/12/2021.

Kegiatan guna mendukung program Pemerintah, dengan mengoptimalkan lahan dan meningkatkan perekonomian Masyarakat Tani Desa Gunung Sari dalam ‘Gerakan Tanam Cabai’.

Dalam sambutannya Ketua DPD LPM GMA Rahmat Hidayat berjanji akan merangkul Petani dalam mengatasi kesulitannya dalam mencapai harapannya.

‘”Petani kurang mendapat perhatian pemerintah, mulai dari bibit, pupuk serta pemasarannya, oleh sebab itu LPM GMA melakukan terobosan, merangkul seluruh petani dengan tujuan para petani tidak kesulitan mendapatkan bibit, pupuk maupun pemasarannya, sehingga kesejahteraan petani tertata dengan baik, lebih tepat sasaran dan bersinergi. Terselamatkan dengan mutu dan kualitas,” ungkapnya.

Dengan Optimis Rahmat Hidayat mengatakan, “kedepannya petani sudah tidak pusing lagi memikirkan bibit, pupuk juga pemasaran hasil panennya, jalinan kerjasama lpm gma dan laki 45, bersama dengan petani serta didorong oleh dinas pertanian provinsi jawa barat, akan berjalan sesuai yang diharapkan,” semangatnya.

Hal itu disambut baik Kabid Dinas Tanaman Holtikultura Provinsi Jawa Barat Jeni Maruta, melalui kegiatan yang sama.

“Hadirnya lpm gma sangat perduli dengan petani, walaupun baru hadir tiga tahun kebelakang, tapi sudah membuktikan terhadap petani dengan kegiatannya, untuk sementara lahan yang digarap di desa gunung sari kecamatan pamijahan baru enam hektare, kedepannya akan diperluas lagi sampai se kabupaten bogor,” terangnya.

Masih di acara yang sama, Camat Pamijahan melalui Kabag Sospol Endang Setyawati, SP, menyampaikan dengan banyaknya alih fungsi lahan di Wilayahnya, merupakan solusi tepat yang dilakukan oleh LPM GMA bersama Laki-45.

“Sudah banyak lahan pertanian di kabupaten bogor yang sudah beralih fungsi, menjadi perumahan dan obyek lainnya, keperdulian ini mendorong petani untuk bergerak, empat sampai lima tahun ke depan, jika kondisi seperti ini tidak akan bisa menciptakan petani milenial, tetapi dengan bekerja sama lpm gma bersama laki-45 yang di ketua Zaenal ( Joy) kedepannya bisa menciptakan para petani milenial,”ucapnya.

Untuk diketahui : Acara dihadiri Kabid Dinas Tanaman Holtikultura Provinsi Jawa Barat Jeni Maruta, Ketum Laki – 45 Zaenal Arifin (Joy), Perwakilan Kecamatan Pamijahan Kanit Pol PP Asep, Kabag Sospol Endang setiawati, S.P serta Kepala Desa Gunung Menyan.

Desa Ciomas Vaksinasi Capai Angka 90 Persen

Bogorpolitan : Ciomas
Laporan : Dharmawan,

Capaian Vaksinasi Covid 19 Per 28 Desember 2021 Desa Ciomas Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor telah mencapai diangka 90 Persen.

Tersebut disampaikan Kasi Pemerintahan Desa Ciomas Rifki Desa yang didampingi Karang Taruna Desa Ciomas Yeri dan Yumi Ketua RW. 05.

Lebih lanjut Kiki sapaan Rifki menuturkan capaian angka 90 persen itu sudah masuk dosis 1 dan dosis 2.

Saat ini yang kita lakukan bersama dengan elemen masyarakat langsung terjun ke lapangan untuk door to door meminimalisir data masyarakat yang memang belum divaksin.

“Bersama Babinsa, Babinmas, Puskesmas, Nakes dari Kepolisian, Bidan Desa Karang Taruna dan Kades langsung terjun kemasyarakat,” jelas Kiki.

Sejak awal Desember 2021 kita sudah mulai dan Alhamdulillah setelah kita beri edukasi sasaran Vaksin terus meningkat, untuk lansia sendiri juga sudah mencapai 90 persen yang tervaksin. Karena mereka banyak yang mendapat bantuan sosial jadi sudah banyak yang divaksin.

“Sekarang kita sedang koordinasi dengan Puskesmas dan Pemdes mewajibkan Rt. Rw. untuk mendata anak usia 6-11 tahun, kita input data mereka, apa sudah ada yang divaksin disekolah (sekolah di Kota Bogor), sudah terdata 928 anak usia 6-11 tahun dan kita siap jemput manakala nanti Vaksinasi anak 6-11 tahun dilaksanakan,” bebernya.

Mudah-mudahan dalam pelaksanaanya lancar anak-anak sehat, Pandemi Covid 19 segera berakhir dan kita bisa hidup normal, pungkasnya.

Tahap ke 1 Program Sami Sade Desa Ciherang Mulai Dikerjakan

Bogorpolitan : Dramaga
Laporan : Dharmawan,

Program Sami Sade bertujuan dalam rangka untuk mendongkrak perekonomian desa dan upaya peningkatan infrastruktur desa.

Desa Ciherang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor realisasikan Program Sami Sade untuk Betonisasi Jalan di dua titik dengan total panjang 2170 meter. Ditahap pertama mulai dilaksanakan pengecoran atau betonisasi jalan, diawali pada tanggal 11 Desember dengan pembersihan lokasi dan pemadatan jalan. Untuk Pengecoran awal dimulai pada Senen 13 Desember 2021 di Kp. Ciherang Pentas Rw. 05.

Demikian disampaikan Ketua TPK Sami Sade Desa Ciherang Nanang Junaedi yang juga selaku Kasi Ekbang Desa Ciherang Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor, Selasa (28/12).

“Untuk betonisasi jalan di Kp. Ciherang Pentas sepanjang 1650 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi/ketebalan 0,12 meter, sedang dititik ke 2 di Ciherang Rawa Kalong panjangnya 520 meter lebar 2,5 meter dan tebal 0,12 meter,” papar Nanang.

Ia menyebut Realisasi Sami Sade untuk Wilayah Kecamatan Dramaga, Desa Ciherang baru melaksanakan ditahap pertama dengan anggaran 40 persen dari total dana yang bersumber dari APBD sejumlah Rp. 911.946.000,-.

Untuk tahap pertama ini, lanjutnya betonisasi difokuskan disatu titik dulu (di Ciherang Pentas) biar lebih mudah dalam pengerjaannya, sementara di Ciherang Rawa Kalong perapihan atau pengerasan jalan dulu.

Dalam pelaksanaanya Nanang mengatakan selain melibatkan tenaga ahli juga warga sekitar diikutsertakan melalui program PKT (Padat Karya Tunai).

“Yang ikut serta dalam pengerjaan ini saya mengutamakan pada HOK (Hak Orang Kerja) bukan perseorangan, artinya bisa menjaring PKT, kita bagi mau berapapun orangnya kita roling yang jelas warga sekitar bisa ikut dalam PKTnya,” jelasnya.

Melihat kondisi cuaca yang ekstrem akhir-akhir ini dengan curah hujan yang cukup tinggi, Nanang mengantisipasi dengan menyiapkan Plastik untuk menutup coran bila terjadi hujan.

“Mudah-mudahan saat pengerjaan tidak ada hambatan,” harapnya.

Pemdes Ciherang telah mensosialisasikan terkait dengan betonisasi khususnya bagi warga setempat, selama pengerjaan sementara jalan ditutup selama 3 minggu sampai 1 bulan untuk hasil yang maksimal.

“Sudah kita sosialisasikan bahkan ada Bannernya bahwa jalan ditutup tidak boleh dilintasi sampai batas waktu yang telah ditentukan,” terangnya.

Estimasi untuk pengerjaan betonisasi jalan desa ditahap pertama ini, dalam minggu ini Insya Allah sudah selesai, sambungnya.

Dalam kesempatan ini saya atas nama Pemerintahan Desa Ciherang dan atas nama Warga Desa Ciherang mengucapkan terimakasih pada Bupati Bogor Ade Yasin, kami diberi kepercayaan untuk mengelola Pembangunan Infrastruktur melalui Program Sami Sade. Mudah-mudahan dengan adanya Infrastruktur ini perekonomian masyarakat semakin meningkat, Kabupaten Bogor lebih maju dan terdepan dibanding kabupaten lain. Sehingga menjadi Bogor yang mandiri, pungkasnya.

E Warung Edy Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai Kepada 1132 KPM

Bogorpolitan : Ciomas
Laporan : Dharmawan

Pemdes Ciapus melalui E Warung Edy salurkan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT diakhir tahun 2021 kepada sejumlah 1132 KPM.

Hal tersebut disampaikan Evi selaku agen dan pemilik E Warung Edy, didampingi Utar Kasi Kesejahteraan Desa Ciapus Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor, Senen (27/12).

Lebih lanjut ia menuturkan walau PPKM Kabupaten Bogor kini sudah berada di Level 2, dalam pelaksanaan penyaluran BPNT diatur sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kerumunan dan tetap menerapkan Prokes serta turut dipantau dan diawasi Babinsa, Babinmas serta Linmas Desa Ciapus.

“Pembagian atau penyaluran sembako dalam Program BPNT ini kita laksanakan selama 5 hari terhitung Minggu (26/12) hingga Kamis (30/12) agar tertib dan kondusif per hari kita layani sejumlah 250 KPM, dimana para KPM menunjukan Undangan kehadiran jadi mereka yang datang sesuai jadwal dan dihari ke Jum’at (31/12) kita juga salurkan bantuan kepada PKH sejumlah 228 KPM,” jelas Evi.

Evi menambahkan bahwa bantuan ini per KPM rata-rata untuk 4 bulan sesuai nilai nominal KKS yang digesek dimesin EDC, iapun menyebut ada juga KPM yang mendapat bantuan untuk 2 bulan.

“Diakhir tahun 2021 ini Penyaluran BPNT terhitung Bulan September sampai dengan Desember 2021 jadi bagi KPM yang nilai nominal KKS nya Rp. 800 ribu (untuk 4 bulan) maka komoditi yang didapat yaitu Beras 4 karung (40 kg, Ayam 4 ekor, Telur ayam 4 kg, buaj jeruk 2 kg dan kacang ijo 2 kg,” jelasnya.

Evi berharap semoga para KPM merasa puas dengan komoditi yang kita siapkan, kita berusaha yang terbaik buat KPM walau di akhir tahun ini harga sembako sedang naik.

Utar Kasi Kesejahteraan Desa Ciapus menambahkan semoga Program Bantuan Pangan Non Tunai ini terus berlanjut di tahun 2022 sehingga dapat membantu meringankan kebutuhan hidup warga sehari hari.

“Alhamdulillah pelaksanaan berjalan tertib dan lancar dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan Covid 19. Selain dipantau Kades Ciapus juga turut memantau dari Babinsa dan Babinmas,” tandasnya.

Vaksinasi Jemput Bola Kapolsek Gunung Putri di Desa Bojongnangka

BogorPolitan – Gunung Putri

Laporan : Solihin G P / Ipay.

Kapolres Bogor, melaui Kapolsek Gunung Putri menggelar vaksinasi Covid-19, secara jemput bola atau door to door kepada Warga di Desa Bojong Nangka, Rabu, 29/12/2021.

Kegiatan di lakukan bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa Sulistyo, Tim Nakes serta Ketua Rt 31/14 Kampung Cikuda, berkeliling langsung menyasar warga yang belum mendapatkan Vaksinasi.

Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas Desa Bojong Nangka R Budiantoro, menyatakan bahwa vaksinasi door to door ini merupakan bentuk pelayanan Kepolisian, dalam upaya Pemerintah mempermudah Masyarakat mendapatkan vaksin.

“Kegiatan ini dilaksanakan sesuai intruksi langsung pimpinan, agar vaksinasi ini dapat menyeluruh didapatkan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, banyak kesibukan warga, sehingga belum mendapatkan vaksinasi, dengan ini kami selaku pelayan dan pengayom hadir langsung ke lingkungan Masyarakat.

“Sebagian warga belum sempat datang ke sentra vaksin yang ada, karena kesibukan kerja dan lainnya. Kami turun langsung datangi warga, ke rumah-rumah,” terangnya.

Sementara Abdul Saleh saleh Ketua RT 31 RW 14 saat mendampingi langsung kegiatan vaksinasi door to door, mengapresiasi kegiatan yang di lakukan pihak Kepolisian.

“Apresiasi dengan kegiatan vaksinasi door to door karena petugas datang langsung berikan vaksin. kalau ini. Ini saya kita berikan langsung door to door dosis kesatu dan kedua langsung dateng menyapa warga,” katanya.

Kapolri Tekankan Vaksinasi Hingga Waspadai Pintu Masuk Negara

Laporan : Eka rufa

Bogor – BogorPolitan.com,

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh wilayah yang belum mencapai target vaksinasi sebesar 70 persen sebagaimana target Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk terus melakukan akselerasi. Mengingat, saat ini varian baru Covid-19, Omicron telah masuk di Indonesia, sesuai data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Pernyataan itu disampaikan Sigit saat menghadiri acara puncak 20 tahun bakti untuk negeri Akabri 2001 ‘Dwipa Arya’ yang menggelar vaksinasi massal, pemberian bantuan sosial, pembangunan dan renovasi tempat ibadah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/12/2021).

“Bagi wilayah-wilayah yang saat ini pencapaian vaksinnya belum maksimal. Laksanakan akselerasi,” kata Sigit usai meninjau acara puncak tersebut.

Demi mengantisipasi penyebaran Omicron yang sangat cepat, Mantan Kapolda Banten itu menekankan, percepatan vaksinasi harus segera dilakukan khususnya kepada masyarakat lanjut usia (lansia) dan para remaja.

“Akselerasi vaksinasi harus terus kita tingkatkan. Karena saat ini kita tahu bahwa varian baru Omicron, sebagaimana tadi disampaikan telah ada 48 orang terpapar. Satu sedang dilaksanakan tracing dan testing karena yang bersangkutan lolos dari karantina. Ini menjadi perhatian kita semua,” ujar eks Kabareskrim Polri itu.

Akselerasi vaksinasi yang harus terus dilakukan, kata Sigit, hal itu juga sebagai bentuk kesiapan dan antisipasi menyambut Tahun Baru 2022, yang mana berpotensi terjadinya peningkatan mobilitas dan kerumunan masyarakat.

Terkait hal itu, Sigit mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari ataupun tidak berkerumun. Karena, dikhawatirkan terjadi lonjakan covid-19 seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya.

“Saat ini kita mendekati akhir tahun, akan ada potensi mobilitas masyarakat dan potensi kerumunan di akhir tahun yang biasa dilakukan. Dalam kesempatan ini sebaiknya dihindari dan laksanakan apa yang menjadi ketentuan di dalam surat edaran Inmendagri. Jadi ikuti. Hindari kerumunan karena kita tidak ingin terjadi transmisi penularan pada saat terjadi kerumunan tersebut,” ucap Sigit.

Disisi lain, Sigit menjelaskan, bagi masyarakat yang sudah mendapatkan suntikan vaksin, hal itu akan menambah imunitas dan mengurangi fatalitas dari penyebaran virus Covid-19, termasuk dalam hal ini Omicron.

Karenanya, Sigit sangat memberikan perhatian lebih bagi masyarakat yang belum menerima vaksinasi. Ia mengajak, seluruh warga agar datang ke gerai-gerai vaksinasi yang telah disediakan oleh TNI-Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

“Dengan vaksin yang ada dalam tubuh, maka efek atau fatalitas bisa diatasi. Namun yang belum vaksin tolong harus waspada dan segera laksanakan vaksinasi.
Kita sudah membuka gerai di seluruh wilayah Pemda, TNI, Polri buka gerai. Yang belum vaksin silahkan untuk segera vaksin supaya kita siap hadapi varian baru Omicron,” tutur Sigit.

Selain vaksinasi, Sigit juga meminta kepada wilayah yang memiliki akses pintu masuk negara, seperti Bandara, Pelabuhan dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) untuk betul-betul dengan maksimal melaksanakan penegakan protokol kesehatan (prokes), khususnya terhadap Pelaku Perjalanan Internasional (PPI).

Sigit menginstruksikan kepada personel TNI, Polri dan aparat terkait lainnya, untuk melakukan pengawasan ketat terkait dengan masa karantina wajib.

“Dalam kesempatan ini saya pesan, kepada wilayah yang memiliki pintu masuk, Bandara Internasional, PLBN, kemudian wilayah Pelabuhan, yang jadi pintu masuk bagi warga kita yang datang dari luar negeri tolong pelaksanaan pemeriksaan terkait protokol kesehatannya betul-betul dimaksimalkan. Ketentuan karantina 10-14 hari harus betul-betul dilaksanakan. Jangan ada yang lolos, jangan ada yang tiga hari kemudian sudah keluar,” papar Sigit.

Penegakan protokol kesehatan dengan kuat khususnya kepada PPI, kata Sigit, sebagai upaya untuk melindungi dan menjaga masyarakat lainnya dari potensi penularan varian baru Covid-19, Omicron. Karena dalam masa Pandemi saat ini, menurut Sigit, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi atau Salus Populi Suprema Lex Esto.

“Jadi tentunya harapan kita bersama bagaimana penguatan kembali protokol kesehatan, mulai dari penggunaan masker, yang belum vaksin segera vaksin, akselerasi vaksin ditingkatkan, dan terhadap yang melaksanakan karantina betul-betul diawasi. Yang melanggar saya minta untuk diberikan sanksi. Itu untuk jaga kita. Kita tegakkan Salus Populi Suprema Lex Esto, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi yang harus kita jaga,” kata Sigit.

Tak lupa dalam kesempatan ini, Sigit mengapresiasi sinergitas dari Akabri 2001 yang telah melakukan akselerasi vaksinasi, menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak Pandemi Covid-19 serta melakukan pembangunan terhadap tempat ibadah.

“Saya memberikan apresiasi pada Akabri tahun 2001. Yang hari ini laksanakan kegiatan puncak dari rangkaian kegiatan yang telah dilakukan selama 16 hari dimana kegiatannya membantu melakukan akselerasi vaksinasi. Sehingga dari data yang ada sudah tercapai 3 juta lebih. Dan hari ini targetnya kurang lebih 90 ribu vaksinasi. Dan ini tentunya menjadi bagian kontribusi dari Angkatan Akabri 2001 melengkapi kontribusi dari rekan-rekan yang lainnya yang selama ini juga telah laksanakan rangkaian kegiatan akselerasi percepatan vaksinasi,” ujar Sigit.

Sigit yang didampingi oleh Kasum TNI Letjen Eko Margiyono juga menyempatkan untuk menyapa secara virtual wilayah yang menggelar kegiatan tersebut. Diantaranya adalah, Polda Kalbar, Polda Maluku Utara, dan Polda Jawa Timur.

PPBNI DPAC Cibungbulang Kawal Kades Realisai Banprov Leuweungkolot

BogorPolitan – Cibungbulang,

Laporan : M. Ilyas (Ipay),

Suwardi Kades Leuweungkolot, bersama TPK Samisade dan Banprov dikawal Organisasi Masyarakat (Ormas) PP, BPPKB, PBNI, dalam realisasi pembangunan Hotmix Jalan Poros Desa, Selasa, 28/12/2021, di Kampung Pos Rt 002/006.

Pada Kesempatan itu Kepala Desa menyebutkan, bahwa serapan Anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat, untuk Desa Leuweungkolot sebesar Rp. 69.300.000,- direalisasikan untuk Hotmixisasi Jalan

“Dilaksanakan oleh TPK yang berbeda antara Samisade dan Banprov, tujuannya menghindari image tumpang tindih anggaran, juga bagian dari keterbukaan informasi publik selain banner dan sosialisasi serta musyawarah,” katanya.

Untuk titik pengerjaan ada di Kampung Pos RT 002 RW 006 lanjut Suwardi, “dengan Volume sesuai dengan yang tercatat di banner proyek, dengan waktu pekerjaan selama empat hari,” terangnya.

Masih di tempat yang sama, Elly yang menjadi Ketua TPK Banprov tampak tegang, lantas menghindar ketika hendak di konfirmasi, atas pelaksanaan kegiatan yang sedang didigarapnya.

Sementara itu, menurut Sekretaris DPAC PPBNI Satria Banten Kecamatan Cibungbulang Unang Suryaman Nasrullah, kehadiran Ormas di lokasi pembangunan untuk menghapus citra negatif, bahwa sebenarnya di Cibungbulang semua bersinergi dengan baik.

“Itu tergantung individunya, kalau kita dididik dan diarahkan agar tetap bersinergi dengan masyarakat, atau dengan siapapun, sejauh ini Kepengurusan Ormas yang ada di Kecamatan Cibungbulang sangat solid dan kompak, dengan membantu pemerintah setempat dalam pemberdayaan masyarakat, membantu pengaman lingkungan, termasuk langsung terjun bekerja,” tegasnya.

Menjelang Tahun Baru 2022, Ade Yasin Resmikan Tugu Pancakarsa

BogorPolitan : Sentul
Laporan : Retno Handayani

Bupati Bogor Ade Yasin meresmikan beberapa Tugu Pancakarsa yang sudah di kerjakan. Salah satunya di Jalan Raya Sirkuit Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada Senin (27/12/2021) di Bundaran Sentul.

Tugu Pancakarsa yang nampak sangat indah di malam hari sebab dilengkapi dengan air mancur dan warna warni cahaya lampu ikut menyinari suasana malam.

Ade Yasin mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat dan menjaga Tugu Pancakarsa dari vandalisme atau coretan yang bisa merusak keindahan Tugu Pancakarsa.

Dalam kesempatan yang sama, Ade Yasin juga meresmikan beberapa yang sudah di bangun sejumlah infrastruktur yakni dan lainya itu ada beberapa Alun-alun Leuwiliang, Taman Perubahan Bojonggede, Alun-alun Cariu, Taman Tematik Jasinga, dan Taman Tematik Klapanunggal dan kedepannya taman-taman akan di tingkatkan pembangunannya.

Ade Yasin menjelaskan terkait tugu pancakarsa ini mempersilakan masyarakat untuk ber foto-foto di sekitar Tugu Pancakarsa. “Tugu itu hanya sebagai ikon dan hanya untuk selfie, tidak ada orang makan di situ atau menyampah di situ,” kata Ade Yasin.

Ade Yasin menambahkan adanya tugu ini yang pertama adalah untuk mengurangi kemacetan yang selama ini belum terpecahkan dan ini lah waktu kita sudah tercapai sebelum akhir tahun alhamdulillah sudah selesai sesuai target.

“Kita juga sudah membebaskan tanah di sekitarnya sehingga sistemnya itu satu arah, memutar arah jarum jam sehingga tidak ada lagi kemacetan-kemacetan yang cukup signifikan. Jadi nanti dari tol itu keluar, lewat kiri, terus langsung ke arah Cibinong atau ke arah Jakarta atau ke Bogor, tapi kalau dari Cibinong bisa juga ke kiri dulu jadi muter, jadi flownya seperti arah jarum jam,” ungkapnya.

Lanjut Ade Yasin menjelaskan bahwa filosofi Tugu Pancakarsa adalah tugu yang dibuat dari lima lawang, yaitu Lawang Kori yang berada di depan Cibinong City Mall (CCM) yang sudah dibangun pada saat Pemerintah Daerah pertama di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Edi Yoso.

“Lawang Kori disatukan menjadi lima yang menggambarkan program Pemkab Bogor yaitu Pancakarsa. Pancakarsa terdiri dari Bogor Sehat, Bogor Cerdas, Bogor Membangun, Bogor Maju dan Bogor Berkeadaban,” tutup Ade Yasin.

Aneh… Ketua TPK Desa Pelaksana Banprov Menghindar Ketika Hendak Dikonfirmasi

BogorPolitan – Cibungbulang,

Serapan Anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat, untuk Desa Leuweungkolot sebesar Rp. 69.300.000,- direalisasikan untuk Hotmixisasi Jalan yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan berbeda dengan Samisade.

Menurut Kepala Desa Leuweungkolot Suwardi, hal itu dilakukan sebagai bagian dari terbukanya informasi publik dalam pelaksanaan kegiatan.

“Beda antara TPK Samisade dan kegiatan Banprov tujuannya untuk menghapus image adanya tumpang tindih anggaran yang di terima Desa, juga berdasarkan musyawarah, sama-sama di lakukan oleh TPK dengan tupoksi yang berbeda,” katanya.

Untuk titik pengerjaan ada di Kampung Pos RT 002 RW 006 lanjut Suwardi, “Dengan Volume sesuai dengan yang tercatat di banner proyek, dengan waktu pekerjaan selama empat hari,” terangnya.

Namun ketika hendak diwawancara, Ketua TPK Bantuan Provinsi Elly, tampak tegang lantas menghindar ketika hendak dikonfirmasi, atas pelaksanaan kegiatan yang sedang digarapnya. (Ipay).

Kondisi SDN Bojongrangkas 03 Memprihatinkan, 132 Murid Terampas Hak nya

BogorPolitan – Ciampea,

Kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bojong rangkas 03, Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea sangat jauh dari kata layak, sehat apalagi nyaman bagi sarana pendidikan.

Tampak dengan nyata, Toilet tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya, dengan septictank yang berada disamping ruangan kelas IV rusak dan terbuka. Ironisnya itu baru setahun lalu direnovasi, pagar dibelakang yang membatasi makam umum dengan sekolah roboh.

Hal itu dikeluhkan Bendahara SDN Bojongrangkas 03 Cucu Rukmana yang juga mengajar di Kelas VI, Senin, 27/12/2021, dengan didampingi Warga Peduli Pendidikan Ciampea, Heri Risnanto.

“Tahun 2020 direnovasi, ruang perpustakaan, ruang kelas atas dan bawah karena gentingnya sudah pada hancur, termasuk WC dua ruangan namun pembuangannya tidak layak berada persis di samping ruang kelas 4, dengan kondisi tidak beraturan,” terangnya.

Dengan kondisi demikian lanjut Cucu, 132 Siswa/I nya jika ingin melakukan kegiatan buang air kecil atau besar harus menggunakan Toilet Guru yang ada di dalam Kantor.

Saat ini WC tidak dapat dipergunakan lanjut Cucu, “untuk keperluan buang air kecil dan besar anak-anak menggunakan toilet guru yang ada di kantor, tidak ada lagi kenyamanan bagi siswa, sangat tidak nyaman, yang ada kekhawatiran dari para guru,” keluhnya sedih.

Padahal menurut Cucu, untuk upaya pengusulan pembangunan Sekolah sudah dilakukannya sejak 2004, namun hanya sebatas renovasi pada tahun 2020, yang kini sudah rusak lagi.

“Dari tahun 2004 pihak Sekolah sudah berulang kali mengajukan, termasuk ke anggota DPR pada saat reses, setelah dicek kita dapat dengan anggaran dana sekitar 300 jutaan namun entah kenapa tidak ada datang lagi ke sini,” jelasnya.

Termasuk dari pihak Dinas kita mengajukan namun hanya sebatas control tidak pernah ada realisasinya, padahal survei ada, di gambar ada, dicatat ada diukur ada tapi realisasinya yang enggak ada,” ungkapnya penuh tanda tanya.

Dalam kesempatan yang sama Heri Risnanto, sebagai warga peduli pendidikan yang tinggal di wilayah Kecamatan Ciampea juga menunjukkan rasa keprihatinannya.

“Ini adalah sarana pendidikan putra putri kita, masa kondisinya seperti ini, sangat jauh dari kata layak apalagi nyaman, yang ada kami was-was, dimana kepedulian para pejabat pendidikan, usulan pembangunan sudah, namun faktanya hanya renovasi, itu pun terkesan asal-asalan, sementara dari Dinas ataupun DPR melalui Reses hanya angin surga doang,” tegasnya. (Ipay)

error: Content is protected !!