Polda Jabar Sambangi Koperasi Agra Salaka Nusantara

Bogorpolitan – Nanggung,

Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat (Jabar), diwakili oleh Subdit Ekonomi Dit Intelkam beserta anggotanya mengunjungi Koperasi Agra Salaka Nusantara (ASN) yang berafiliasi dengan Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Kabupaten Bogor, Minggu 19/09/2021, Jl. Kp. Cihiris RT.001/001 di Desa Cisarua.

Kedatangan Subdit Ekonomi Dit Intelkam Polda Jabar dan rombongan disambut oleh para pengurus Koperasi ASN setelah melakukan protokol Kesehatan, pada kesempatan itu rombongan dari Polda Jabar tersebut menyampaikan maksud kunjungannya ke Koperasi ASN yaitu untuk silahturahmi dan melakukan pengawasan Pertambangan Rakyat yang tergabung dalam Koperasi ASN,

Selain itu kegiatan silaturahmi tersebut dilanjutkan dengan dialog & diskusi dengan para anggota Koperasi ASN, selain itu mereka juga ingin mengawal proses pengurusan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang telah diajukan oleh Koperasi ASN.

Dalam pemaparannya, team Subdit Ekonomi berpesan kepada para pengurus Koperasi ASN, agar dapat menyampaikan kepada anggotanya, yaitu para penambang rakyat agar dapat menjaga, serta mengamankan lingkungannya, tetap kondusif juga bersabar sampai dengan diterbitkannya Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR),

Disela diskusi tersebut, Subdit Ekonomi Dit Intelkam Polda Jawa Barat membagikan masker, kepada Koperasi ASN secara simbolis dengan pesan untuk tetap menjalankan 3M dan ikut serta mendukung Vaksinasi serta kebijakan Pemerintah dimasa pandemi Covid-19.

Ketua Koperasi ASN, Asep merasa terharu dan bangga atas kedatangan rombongan dari Polda Jawa Barat tersebut.

“Kami sangat senang, bangga, terharu juga berterima kasih terhadap Bapak2 dari Polda Jawa Barat yang mau berkenan mampir ke sekretariat kami dan berharap banyak agar Bapak2 tetap komitmen dalam menjalankan pengawalan WPR ini, tidak lupa juga kepada Pemerintah Kab. Bogor yang telah menandatangani Rekonedasi Pengajuan WPR,” ungkapnya.

Suasana yang hangat ini, ditutup dengan secara bersama-sama menyantap hidangan singkong, dan makanan tradisional lainnya, untuk kemudian mereka memantau kembali ke salah satu lokasi WPR, yang Koperasi ASN ajukan.(IPAY).

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!