Ujikom SMK Arrahmaniyah Tonjong Berjalan Lancar Terapkan Prokes

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Uji Kompetensi Kejuruan biasa disingkat UKK merupakan salah satu syarat kelulusan yang harus diikuti siswa-siswi SMK. Ujikom atau UKK merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa-siswi SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik.

UKK dilaksanakan diakhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau Satuan Pandidikan yang sudah terakreditasi bersama mitra Dunia Usaha atau Industri (DUDI). Hasil UKK bagi peserta didik akan menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi kelulusan.

SMK Arrahmaniyah Tonjong telah melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian bagi siswa-siswi kelas 12 yang berlangsung selama 4 hari terhitung Senin (22/3) sampai Kamis (25/3).

Sebagaimana disampaikan Abdurrohman Al Fadil Kepala SMK Arrahmaniyah melalui Waka Sarpras Edi Alamsyah yang juga selaku Tim Penilai Internal UKK SMK Arrahmaniyah tahun ajaran 2020-2021, Jum’at (26/3)

Sebelum melaksanakan UKK dengan Tim Penilai dari DUDI, sebelumnya kami melaksanakan Simulasi UKK yang dilaksanakan percis sebagaimana UKK yang sebenarnya hanya saja Tim penilai dari Internal dengan tujuan agar peserta terlatih dan tidak grogi saat melaksanakan UKK yang sebenarnya.

“Tim Penilai dalam Uji Kompetensi Keahlian ini ada 4 orang penilai, 2 penilai eksternal DUDI dari Ramayana Dept. Store dan dari Perguruan Tinggi dan 2 penilai Internal adalah guru SMK Arrahmaniyah yang telah berkompeten menguji Ujikom,” tuturnya.

Sejumlah 100 Siswa-siswi kelas 12 SMK Arrahmaniyah Tonjong dari 2 Jurusan atau Kompetensi Keahlian Bisnis Daring dan Pemasaran dan Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga telah melaksanakan UKK dengan lancar, mudah-mudahan hasil dari UKK ini memperoleh nilai yang baik,” ujar Edi.

“Dalam pelaksanaannya tentu menerapkan Prokes yang ketat, 1 kelas dalam UKK ini kita bagi 2 dan kita hanya menggunakan 2 ruang kelas, 1 ruang untuk UKK Jurusan Akuntansi dan Keuangan Lembaga dan 1 ruang kelas untuk Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, dengan 2 sesi pelaksanaan,” jelasnya.

Karena masih dalam kondisi Pandemi Covid 19, sesuai petunjuk pelaksanaan kami menerapkan Prokes mewajibkan peserta didik menggunakan masker selama Ujikom berlangsung, dengan diawali pengukuran suhu tubuh dengan Thermo gun sebelum memasuki area sekolah, tambah Edi menegaskan.

Yang menarik dalam UKK ini seperti di Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran siswa-siswi peserta Ujikom mulai dari membuat produk berupa makanan ringan juga menanta atau mendisplay produk-produk seperti layaknya display di supermaket-supermaket.

“Untuk produk makanan ringan seperti Combro, Cilok, Burger, Risoles dan makanan ringan lainnya mereka membuat sendiri dengan berbagai kreasi dan menjajakan diarea sekolah dengan maksimal harga Rp. 10 ribu, juga mereka mendisplay produk mulai dari pakaian, makanan ringan dalam kemasan dan lainnya,” urai Edi.

Sedang penilaian UKK Jurusan Akutansi dan Keuangan Lembaga yaitu mengoperasikan myob dengan komputer dan membuat proses pembukuan akuntansi, tambahnya.
Tidak ada kendala dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar dalam Ujikom ini.

Diakhir perbincangan Edi berharap, anak anak didiknya mendapatkan nilai yang memuaskan dalam Ujikom ini, dan lulus dengan nilai yang baik. Bagi yang bekerja sukses dalam karirnya dan bagi yang berwiraswasta sukses menjadi pengusaha menjadi contoh dan promotor bagi teman sebayanya.

Dharmawan

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!