Aming : Biaya Perpisahan Kami Kembalikan 100%

BogorPolitan – Kab. Bogor,

Lulusan Tahun Ajaran Baru 2019-2020 merupakan Angkatan Lulusan yang mempunyai catatan tersendiri, dikarenakan dengan adamya Pandemik Corona Covid 19 yang melanda dunia termasuk Indonesia, segala kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan pembelajaran khususnya dilaksanakan dirumah melalui aplikasi on line. Bahkan ditahun ini ditiadakan Ujian Nasional dan tidak ada Uforia kelulusan sebagaimana tahun tahun sebelumnya.

Aming Budiawan SPd, Kepala SMP Tonjong kepada pewarta belum lama ini mengatakan, oleh karenanya dengan tidak dilaksanakannya Ujian Nasional Berbasis Komputer dan tidak adanya kegiatan Perpisahan maka biaya tersebut kami kembalikan 100%.

“Perpisahan kita batalkan, yang tadinya kita rencanakan di Dufan Ancol kita tiadakan. Pertama kita tidak ingin ambil resiko karena Jakarta Zona Merah dan kedua kita ikuti aturan Pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid 19 dengan tidak ada acara yang sifatnya berkumpul atau berkerumun, tentu karena tidak jadi perpisahan maka uang tersebut selayaknya kita kembalikan begitupun untuk Biaya UNBK juga dikembalikan pada orang tua siswa,”papar Aming.

Aming menambahkan bahwa sebanyak 167 siswa kelas 9 tahun ajaran 2019-2020 dimasa Pandemik ini Lulus 100%.

“Pengumuman kelulusan tidak disekolah tapi kita umumkan melalui Virtual dan Surat Tanda Kelulusan hanya bisa diambil Orang tua siswa kesekolah, secara bergilir perkelas perjamnya,”ucapnya.

Tentu kita terapkan Protokoler Kesehatan Covid 19 sebagaimana anjuran Pemerintah dalam pembagian SKL ini, selain perkelas perjamnya dari 4 kelas (kelas 9 yang ada) juga dengan berjarak dan orangtua diwajibkan memakai masker dan cuci tangan sebelum memasuki area sekolah, sambung Aming.

Lebih lanjut Aming mengatakan bahwa selama 3 bulan ini pembelajaran dilaksanakan dengan daring namun ada sedikit siswa yang melaksanakan luring.

“Dari total siswa kelas 7 hingga kelas 9 KBM 80% kita laksanakan dengan daring hanya sekitar 20% yang mengambil tugas/soal ke sekolah termasuk PAT dilaksanakan dengan daring, namun ada beberapa siswa karena hpnya tidak mendukung maka dalam PAT mengambil soal kesekolah,”terangnya.

Aming mengatakan tadinya pelaksanaan KBM daring dengan Aplikasi Google Form, namun siswa banyak yang megeluh karena menyedot Quota maka kita memakai WA Group.

Terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Tonjong ada yang on line ada juga yang langsung, namun lebih banyak yang langsung mendaftar kesekolah.

Pendaftar yang datang setiap harinya tidak banyak, namun tetap kita menerapkan Protokoler Covid 19, baik pendaftar maupun panitia.

“Alhamdulillah sampai dengan saat ini pendaftaran berjalan dengan lancar, mudah-mudahn target kita untuk siswa baru 5 kelas dapat tercapai dan terpenuhi dan kita masih menerima pendaftaran hingga menjelang masuk tahun ajaran baru,”ucapnya.

Dengan Covid 19 Aming menuturkan semoga ini ada hikmahnya, orangtua siswa akan menyadari betapa beratnya tugas guru disekolah yang membimbing ratusan anak, orangtua yang anaknya dikit saja selama pembelajaran daring ini dirumah kewalahan.

“Keluhan bukan orang tua siswa saja betapa susahnya pembelajaran seperti ini, begitupun guru yang setiap harinya harus memberi tugas Via WA namun sudah tugas sebagai guru kita laksanakan sesuai dengan arahan pemerintah,”ujar Aming.

Aming berharap Pandemik ini segera berlalu agar bisa melaksanakan KBM sebagaimana mestinya. Dan pada Pemerintah Aming berharap pemerintah lebih peduli pada sekolah swasta.

“Jangan sampai sekolah negeri ditambah terus Quotanya sementara sekolah swasta banyak yang kekurangan murid,”harapnya.

Kemudian, sambungnya dengan rencana perubahan Kurikulum dimasa Covid 19 mohon disesuaikan dengan situasi keuangan yang ada, jangan mangandalkan BOS karena BOS sudah ada pos-posnya.

“Berharap ada Dana Penanganan Khusus Bantuan Covid di sekolah sehingga tidak mengganggu anggaran yang sudah direncanakan. Ada anggaran tambahan khusus untuk penanganan Covid disekolah,”tutupnya.

Dharmawan

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!